UPSCALE LOVE

UPSCALE LOVE
BERTEMU


__ADS_3

Ditengah kesibukan dan menumpuknya pekerjaan malah membuat Ansell Qin bermalas-malasan. Dia datang ke kantor seperti biasanya tapi tidak ada pekerjaan di atas meja di sentuh nya. Dia tengah asik memainkan ponsel dan sekilas menonton tv.


"Oh my...Apa yang kau lakukan setengah jam lagi akan ada meeting" Dion baru saja masuk ke ruang kerja Ansell.


" Batalkan saja, aku sedang tidak mood" Balas Ansell.


" ada apa? patah hati?" Selidik Dion.


" Wanita itu benar-benar menghantui pikiran ku, tapi aku sungguh gila dia sudah menikah"


Dion terkekeh baru pertama kali nya dia melihat wajah kusut sahabat sekaligus bosnya itu hanya karena seorang wanita.


"kalau para rival mu dalam bisnis tau kau selemah ini hanya karena wanita, kau pasti kan di tertawakan" Ucap Diom.


Ansell sama sekali tidak mendengarkan kalimat yang barusan di lontarkan Dion. Dia asik dengan pemikiran nya sendiri.


" apa kau tau, pikiran gila ku ingin merebut wanita itu dari suaminya" Ansell menatap sebuah pulpen di putar-putar nya di atas meja.


"Gila" Celetuk Dion. " lupakan saja masih banyak wanita lain yang tidak kalah cantiknya di banding Nona itu" hibur Dion.


Ansell menarik dalam-dalam nafasnya. " kau benar, sepertinya aku harus mendinginkan tubuh ku" Ansell berdiri dari duduknya.


" Hei mau kemana? Pulang?" Tanya Dion.


" berenang" jawab singkat Ansell Qin.


" Ku temani"


"tidak, kau jaga saja kantor ini dengan baik"


" kau pikir aku security" Ucap Dion dengan kesal.


Ansell pun keluar dari ruangan nya tanpa meedulikan Dion dan meninggalkan Dion seorang diri.


Awalnya dia ingin pulang ke rumah, berenang di rumah di pikirnya akan membuat pikiran nya lebih fresh tapi ketika melintas di depan Hotel tanpa sadar tangan nya sudah memutar stir untuk menuju hotel yang di laluinya.


" Berenang di Hotel juga lumayan" Gumam Ansell.


Ansell dengan leluasa memasuki hotel, bagaimana tidak Hotel Royal yang tidak jauh jaraknya dengan kantor Qin Grup adalah milik Ansell Qin.


Karena mengetahui Presedir Hotel datang dan ingin berenang Manager hotel dan salah satu staf hotel mengikuti nya dari belakang sambari membawa baju renang, kimono handuk serta baju ganti Ansell dan tidak lupa staf lainnya membawa troli yang berisikan minuman seperti Jus Appel kesukaan Ansell dan makanan berasal dari Italia Bruschetta sebuah roti yang telah diolesin bawang putih, minyak zaitun, garam dan lada lalu di panggang kering yang di sajikan dengan potongan tomat cheery, keju dan sayuran.

__ADS_1


" Ada yang berenang?" Tanya Ansell menghentikan langkahnya.


Manager itu terlihat melihat ke arah kolam renang. " Iya Tuan, sudah satu jam yang lalu seorang Nona Muda berenang di sini. Kami tidak tau bahwa Tuan akan be..."


Ansell menaikan salah satu tangan nya agar Manager itu menghentikan bicaranya. " Tidak masalah cuma satu orang, lagian kolam berang ini untuk tamu hotel" Ucap Ansell.


" kalian boleh pergi" perintah Ansell pada Manager dan staf hotel yang mengekor di belakangnya.


Setelah Ansell menganti bajunya menggunakan baju renang, lebih tepatnya dia hanya menggunakan celana renang tanpa atasan sehingga memperlihatkan tubuh atletisnya dengan perut yang memperlihatkan roti sobek yang menggiurkan mata.


Saat Ansell ingin menceburkan diri ke kolam renang tentunya dia sudah melakukan pemanasan sebelumnya. Kini tubuhnya tiba-tiba kaku karena melihat seseorang yang telah berhasil membuat moodnya tidak baik.


" Sora " Gumamnya.


Sora saat itu tengah makan siang Hotel Royal milik Ansell bersama Ken dan Ray. Karena Ken memiliki pekerjaan yang harus di selesaikan jadi tinggalah Sora berdua saja dengan Ray.


Setelah menikmati makan siang ada salah satu staf hotel menghampiri mereka dengan mempromosikan fasilitas yang ada di hotel tersebut salah satunya adalah fasilitas kolam renang indoor yang di ruangan nya di kelilingi oleh dinding kaca transparan. Karena terletak di lantai 20 dari 22 lantai yang ada di Hotel tersebut membuat siapa pun yang berenang di kolam itu bisa menikmati pemandangan kota sekitarnya.


"Sepertinya berenang lumayan juga" Ucap Sora.


" Nona mau berenang?" Tanya Ray.


" Aa.. tidak"


" apa kolam renang sedang ramai?" Tanya Ray pada staf itu.


"untuk sekarang tidak ada tamu hotel yang berenang, kolam akan ramai saat sore menjelang malam hari Tuan" Jelas Staf itu.


"baiklah, saya minta siapkan baju renang baru untuk Nona Sora" Ray menunjuk ke arah Sora.


Staf itu menganggukkan kepala. " Nona ingin baju renang yang seperti apa?" Tanya kembali Staf itu.


"Bikini" jawab singkat Sora.


Staf itu menganggukan kepalanya mengerti dengan permintaan sora.


" Ray, kau jemput Akira di sekolah. Dua jam lagi kembali ke sini" Ucap Sora.


"aku tidak apa-apa, aku bukan anak kecil lagi" Tambah Sora yang sudah tau Ray akan protes ketika dia menyuruh Ray meninggalkan dirinya sendiri.


Ray pun menghembuskan nafas pasrah. " Baiklah Nona dan jangan kemana-kemana sebelum aku jemput kembali" Ray mengingatkan.

__ADS_1


" iya, Cerewet " Sahut Sora dengan sinis.


...


"kanapa kebetulan dia ada disini?" Gumam Ansell pada dirinya.


Ansell Kembali kaku dan di tambah matanya membulat dengan sempurna ketika Sora keluar dari kolam renang yang hanya menggunakan bikini berwarna biru laut yang memperlihatkan kemolekkan tubuh Sora.


Sora sadar bahwa ada seseorang yang datang untuk berenang tapi dia tidak mempedulikan dan tidak berniat untuk melihat. Pikirnya mungkin salah satu tamu hotel juga wajar datang kesini untuk berenang. Sora lebih memilih menikmati renang nya dengan ditemani segelas coffe latte hangat.


" sekali lagi " Ucap Sora. Lalu kembali menyeburkan diri ke kolam renang.


Melihat Sora sudah ada di dalam kolam renang Ansell pun melompat berenang.


Saat di tengah kolam renang Sora berenang ke sisi kolam.


Sora memutar-mutar lengan nya yang sedikit kaku saat berenang.


"can I help you, honey" Bisik Ansell Qin yang tiba-tiba berada di belakang Sora bahkan tangan Ansell sudah di pinggang Sora.


Karena Kaget hampir saja Sora melayangkan tinjunya ke wajah Ansell untungnya dia cepat sadar bahwa itu adalah Ansell saat menolehkan wajahnya kebelakang.


"aku hampir saja memukul wajah tampan mu" Ucap Sora membalikkan tubuhnya sepenuhnya menghadap Ansell.


"Wow...Terima kasih sudah mengakui wajah tampan ku" Goda Ansell. Sora kembali tidak berekspresi melihat Ansell di depannya.


" Sudah puas melihatnya?" Tanya Sora karena mata Ansell dari tadi mengarah ke dada Sora.


Ansell pun tertawa. "You're so hot, honey" Bisik Ansell kembali. Wajah Sora hanya menatap Ansell dengan datar.


Sora ingin beranjak dari hadapan Ansell karena merasa sudah cukup lama dia berenang, dia ingin menyudahinya. Tapi Ansell menarik tangan nya hingga dia sudah terperangkap dalam dekapan Ansell.


"ada yang ingin ku tanyakan pada mu" Ucap Ansell.


" kalau ingin bicara jangan di dalam kolam renang"


" Aku suka seperti ini"


" cepat katakan apa yang ingin kau tanyakan!"


" apa kau sudah menikah?" Tanya Ansell dengan menatap Sora dengan tajam. Sedangkan Sora terlihat biasa saja tidak ada rasa takut, gugup dan gelisah saat di tatap oleh Ansell.

__ADS_1


__ADS_2