UPSCALE LOVE

UPSCALE LOVE
MERINDUKAN MU 2


__ADS_3

"apa kau yakin kalau Sora akan memberi kesempatan untuk Ansell?" Tanya Jimi pada Ken yang tampak sedang menikmati Kopi hitam nya.


"entah lah, apa pun yang terjadi biarkan saja. Ini masalah pribadi mereka" jawab Ken.


"yupss...ini masalah hati kita tidak ada hak untuk ikut campur. Kita hanya bisa memastikan semuanya baik-baik saja" Lian yang juga membenarkan ucapan Ken.


Sebagai asisten pribadi kelimanya wajib memastikan keselamatan dan kelancaran pekerjaan sang majikan tapi karena Sora sudah dari awal memperlakukan kelima Asisten nya seperti teman dan sodara jadi Arlecia memberi peringatan terhadap kelima Asisten Sora itu agar tiba saatnya Sora merasakan cinta atau ingin menjalani hubungan dengan lelaki jangan mencegahnya cukup mempastikan lelaki itu layak buat sang adik. Karena dia tidak mau sang adik tidak merasakan indahnya jatuh cinta dalam hidup.


masalah hati tidak boleh ada yang mengaturnya siapa pun itu.


Arlecia pun yakin sang adik juga tidak lah wanita yang bodoh dengan mudah nya tunduk karena cinta. Dia yakin Sora lebih pintar untuk menempatkan hatinya kepada seorang pria.


....


"yah, semuanya ada pada dirimu Tuan Muda Qin. Tapi sepertinya kau sering bermain perempuan Tuan!" Sora tersenyum sinis pada Ansell.


" Astaga, aku pria normal perlu pelepasan" Ucap Ansell jujur. Dia sendiri bingung kenapa bisa jujur sejujurnya pada wanita di hadapan nya ini.


"tidak ada jaminan sifat nakal mu itu hilang"


" kau perlu pembuktian apa?"


"tidak ada"


"terus"


"yang pastinya saat ini kau belum layak menjadi kekasih ku Tuan"


Ansell menatap tajam ke arah Sora, dia sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dia juga bukan pria yang pandai merayu seorang wanita. Apa yang harus dia lakukan lagi berlutut pun tidak akan membuat wanita seperti Sora luluh.


"ok, kalau saat ini aku tidak bisa menjadi kekasihmu. Tapi izinkan aku tetap dekat dengan mu jangan menghindari ku" pinta Ansell. Walaupun belum menjadi kekasih setidaknya masih bisa dekat dengan Sora.


"apa sekarang aku menghindarimu?" tanya Sora.

__ADS_1


Ansell kembali tersenyum dan melangkah maju dihadapan Sora.


" baiklah kalau begitu, aku pergi dulu. Tapi sebelum aku pergi bolehkah aku mencium mu?"


" Tidak " tolak Sora.


" ayolah cuma di pipi, kau bisa membuat ku gila kalau tidak bisa mencium mu"


" aku ingin liat, kau menjadi gila seperti apa"


" sekarang pun aku sudah gila karena mu"


Sora pun tetap tidak memberikan apa yang di pinta oleh Ansell. Ansell keluar dari ruangan Sora dengan wajah yang murung dan masam. Cinta masih di tolak ciuman dipipi pun tidak di dapatkan. Sangat kasian.


...


Setelah kepergian Ansell dari kantornya Sora kembali meneruskan pekerjaan nya yang tertunda, untung saja dia mempunyai Asisten-Asisten yang handal jadi pekerjaan yang menggunung di One S selalu di selesaikan tepat waktu.


Beberapa saat kemudian Lian masuk ke ruang kerja Sora membawa beberapa dokumen di tangan nya dan meletakkan di tas meja kerja Sora.


" iya, Ray dan Jimi yang menjemputnya" jawab Lian dan Sora menganggukkan kepalanya.


" sepekan lagi perayaan ulang tahun One S, Semuanya sudah di atur sesuai dengan rapat sebelumnya"


" Pastikan keamanannya, aku tidak ingin ada suara tembakkan di acara itu"


" Baik, ada Ken dan JJ akan memperketat keamanan. Nona tenang saja semua nya tidak akan terlewatkan oleh kami. Tapi...Kau yakin merayakan nya di sebuah pantai" Ucap Lian sedikit ragu.


" Oh God, kau masih mempertanyakan ini?. kita rayakan berbeda pada tahun ini karena ini tahun pertama aku menjabat sebagai CEO One S. Ayolah terlalu membosankan di rayakan tiap tahun di Hotel. Manfaatkan lah pantai dan resort pribadi milik keluarga zhang. Pasti menyenangkan parti di pantai" Ucap Sora dengan wajah yang antusias.


Lian hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Ide yang ada di benak sang majikan sungguh luar biasa membuat mereka bekerja menjadi dua kali lipat.


mengadakan perayaan ulang tahun suatu perusahaan besar seperti One S tidak lah sepele apa lagi di rayakan di sebuat resort pinggir pantai membutuhkan ke amanan yang ekstra ketat demi kelancaran acara.

__ADS_1


Selama beberapa hari ini sebelum acara ulang tahun One S. Ken, JJ dan Jimi setiap harinya pergi ke Resort milik pribadi keluarga zhang. Mereka memiliki tugas masing-masing demi kelancaran acara. Ken menempatkan Organisasi Sky sebagai keamanan bayangan di sekitar resort dan pantai. JJ memasang radar pelacak agar penyusup bisa tertedeksi yang ingin mentrobos masuk kedalam acara. Hampir sama dengan keamanan di gedung One S data para undangan sudah di masukkan ke alat canggih JJ sehingga dia mengetahui atau mencurigai penyusup datang tanpa undangan.


Sedangan Jimi sendiri memastikan hidangan, baik makanan mau pun minuman yang akan di sajikan akan aman tidak ada yang berusaha untuk mencampur racun atau obat terlarang lain nya di dalam hidangan pesta.


Mereka tidak boleh lengah sedikit pun walaupun Sora tidak secara langsung terjun di dunia hitam tapi sekarang Sora sudah di ketahui secara luas bahwa dia adalah adik kandung seorang Arlecia Zhang ketua Klan Taira. Klan yang mempunyai kekuatan besar, sehingga banyak yang berusaha ingin menjatuhkan Arlecia.


Organisasi-organisasi hitam lainnya pasti bisa menyimpulkan bahwa Sora terlibat dalam Organisasi Sky di bawah pimpinan Klan Taira. Didalam dunia hitam siapa yang tidak mengetahui siapa ketuanya adalah Arlecia Zhang. Sora juga beberapa kali terlihat mengacau organisasi lain. Mereka saling terkait, walaupun Sora seorang wanita dia sama bengisnya seperti Arlecia tiada ampun terhadap musuhnya. Mereka mengantisipasi agar musuh organisasi sky tidak memanfaatkan situasi ini untuk mencelakai Sora.


...


Pada malam harinya Sora memilih makan malam di kamarnya dia harus mengistirahatkan tubuhnya. Jimi sudah menyuntikan vitamin untuk membantu kekebalan imun Sora agar tidak mudah sakit saat keadaan lelah.


Baru saja Sora ingin memejamkan mata, Ponsel nya berbunyi notip sebuah wechat masuk.


Sora sudah bisa menebak siapa yang mengirim wechat malam-malam begini.


isi pesan wechat.


Ansell : " i miss you baby "


Sora : " you crazy"


Ansell : " Yes, i'm crazy because miss you"


" Aku ingin menemui mu"


Sora : "tadi siang kita sudah bertemu, ini sudah malam aku ingin tidur"


Ansell : " sebentar saja, katakan dimana alamat rumah mu. Aku hanya ingin melihatmu sebentar saja"


Sora : " Jauh"


Ansell : " Sejauh apa pun, aku pasti akan menemui mu"

__ADS_1


Semenit, 10 menit bahkan setengah jam pun berlalu Sora tak lagi membalas wechat Ansell.


Ansell tampak prustasi hanya karena Sora tidak lagi membalas pesannya, Ansell mencoba untuk menelpon awal nya tersambung saat menelpon kedua kalinya ponsel Sora sudah non aktif. Ansell pun seperti cacing kepanasan membolak balikkan badan nya diatas ranjang dia bahkan tidak bisa tidur. Sedangkan Sora tengah mengarungi alam mimpi walaupun awalnya sempat kesal saat mengantuk berat ponsel nya berdering karena Ansell menelponnya lalu dia mematikan ponsel nya. Sehingga bisa tidur dengan tenang karena besok hari banyak pekerjaan yang akan menyambutnya.


__ADS_2