UPSCALE LOVE

UPSCALE LOVE
ANSELL QIN


__ADS_3

"Kenapa berhenti di sini? apa ada yang kau perlukan?" Tanya Dion kepada Ansell Qin.


" Tidak ada, aku hanya sedang mengamati seseorang" Tunjuk Ansell ke arah Sora dan lainnya yang masuk ke tempat makan KFC.


Dari kejauhan Ansell melihat seperti mengenal wanita yang baru saja keluar dari mobil. sehingga secara spontan dia menyuruh Dion mengentikan mobilnya.


"Eh...Wanita itu lagi" Ucap Dion yang juga masih ingat sekali wajah wanita yang di temuinya waktu di restoran tradisonal China.


"Sepertinya pria bernama Lian itu tidak ada dan Pria nya berganti,,,bertambah banyak" Ucap Dion yang ikut memperhatikan.


Ansell tidak menjawab ucapan Dion matanya terfokus menatap Sora dari kejauhan.


Hampir 15 menit memperhatikan Sora, Ansell memerintahkan Dion untuk melajukan mobilnya kembali.


...


"apa kau sudah mengetahuinya?" Tanya Ken kepada JJ.


"Sudah, mobil itu milik Presedir Qin Grup yaitu Ansell Qin" Bisik JJ.


"bagaimana kau tau mobil itu mengintai Nona?" Tanya JJ pelan.


"Hanya insting" Jawab Ken yang malas menjelaskan kepada JJ.


Sora melihat kedua Asisten nya itu berbicara pelan. merasa ada yang di bahas tanpa memberi tahu dirinya. " Apa yang kalian bicarakan?" Tanya Sora.


" Tidak apa-apa Nona, cuma memastikan lalat-lalat yang ingin menghampiri" Ucap Ken.


JJ mendengar ucapan Ken mendengus Kesal karena dia juga mendapatkan jawaban yang ambigu.


tapi Sora lebih memilih tidak bertanya lagi dan kembali bercanda bersama Akira.


Merasa Akira sudah kenyang memakan makanan yang di sukainya, Mereka kembali ke Mansion Moonlight.


Sora meminta seorang Maid untuk mengantar Akira ke kamar dan beristirahat.


" Apa Jimi belum kembali dari Perusahaan?" Tanya Sora yang merebahkan diri di sofa ruang keluarga.


"Belum Nona, Jimi akan kembali bersama dengan Lian" Sahut Ray yang juga tengah duduk di samping Sora.


"Emmm...JJ apa yang kau kerjakan dari tadi memainkan tablet mu!" Sora melihat JJ terlalu fokus ke tablet di tangan nya.

__ADS_1


"apa yang kalian sembunyikan dariku? Ken?" Sora melirik satu persatu pada Ken, JJ dan Ray.


Karena melihat ketiganya masih terdiam Sora mengeluarkan pistol di balik bajunya dan mengarahkan di kepala Ray yang ada di sampingnya.


"Nona kau menakutiku" Ucap Ray yang terlihat tenang walau Sora mengarahkan pistol itu tepat di kepalanya.


"Nona aku hanya memperketat keamanan mu, ada seseorang secara diam-diam menyelidikimu. Entah apa motif nya tapi terlalu dini mereka menyelidikimu" Jelas JJ yang meletakkan tabletnya di samping duduknya.


JJ meminta seorang Maid untuk membawakan mereka sebotol wine agar suasana terlihat lebih santai.


"Siapa mereka?" Tanya Sora lalu meletakkan pistolnya di atas meja.


"Ansell Qin" Jawab Ken yang dari tadi duduk dengan tenang.


Wajah Sora pun berubah kaget dan sedikit mengerutkan keningnya. Dia tidak menyangka seorang Ansell Qin kini menyelidikinya walaupun dia antara keduanya baru sekali bertemu dan tidak ada kepentingan atau pun perselisihan.


"apa Nona sudah menyinggung seorang Ansell Qin?" Tanya Ken dengan memperhatikan raut wajah Sora.


Sora meneguk wine di tangan nya. "apa dia patut memperhitungkan saat Lian membayar 3 kali lipat tempat VIP yang sudah di pesan nya!" Sora menatap Ken yang dari tadi memperhatikan dirinya.


"kalau hal kecil seperti itu bisa menyinggung nya, sayang sekali padahal wajahnya tampan tapi hatinya begitu sempit" Ucap Sora.


Secara serentak Ken, JJ dan Ray menaikan kening dan melototkan mata mereka karena ini pertama kalinya Sora menilai tampan seorang pria.


"apa menurutmu ketampanan nya melebihi dari Daddy nya Akira?" Tanya JJ dengan iseng ingin lebih tau penilaian Sora. Karena selama ini Sora hanya pernah memuji Daddy nya Akira lah Pria yang cukup tampan menurutnya. Padahal kelima Asisten Sora semuanya memiliki wajah yang tampan Khususnya seorang Ken yang ketampanan nya hanya berada 1 poin di bawah dari ketampanan Daddy nya Akira ataupun Ansell Qin.


"yang tampan itu adalah pak tua Zhang hahahaa" Jawab Sora dengan terkekeh dan semua nya ikut tertawa mendengar kata-kata Sora.


"aku ingin beristirahat sebentar di kamar, malam ini kita ke Club Malam" Ucap Sora lalu meninggalkan ketiga Asisten nya menuju ke kamar.


...


Club Star


"Nona yakin memesan tempat terbuka di sini?" Tanya Lian.


"Iya, di sini aku bisa mengamati siapa saja. Lelaki sialan itu memberikan aku pekerjaan untuk menyelidiki transaksi ilegal di Club ini" Ucap Sora dengan nada kesal.


"Nona, Tuan Muda meminta anda untuk mengerjakan urusan Geng Mafia juga?" Tanya Jimi.


"Emmm,,,dia tau aku memiliki kalian yang bisa di andalkan. Asisten terbaiknya sedang menjaga di kediaman Klan jadi tidak bisa meninggalkan Jepang saat ini" Jelas Sora kepada kelima Asisten nya.

__ADS_1


Kelima Asisten nya serampak menganggukkan kepala mengerti apa yang di maksud oleh Sora.


Lian meminta para pelayan Club untuk menyiapkan tempat untuk mereka. Lian memesan tempat dengan menggunakan namanya. Tempat yang dia mau adalah tempat yang sempurna untuk mengamati orang-orang yang keluar masuk dalam Club seperti yang sudah di intruksikan oleh Sora.


"JJ apa Akira sudah tidur?" Tanya Sora.


JJ langsung memperlihatkan tablet nya ke Sora. Di tablet milik JJ sudah tersambung dengan CCTV di Mansion Moonlight jadi dengan mudah untuk melihat keadaan Mansion dari jauh.


"seharus nya Jimi menemani nya di Mansion!" Gumam Sora yang masih memperhatikan Akira di layar tablet milik JJ.


"Tenang saja sayang Maid Meri akan menjaganya" Ucap Jimi.


"bagus kalau begitu"


Entah takdir atau bagaimana tidak lah lama Ansell Qin dan Dion Shi juga datang di Club Star tersebut.


Club Star merupakan Club malam yang paling elit dan terbesar di kota Bai dan sudah di pastikan di dalam nya di huni oleh orang-orang dari kalangan atas. Mereka menghabiskan uang baik sekedar bersenang-senang ataupun melakukan transaksi bisnis.


"Selamat datang Tuan Ansell Qin, Tuan Dion Shi. saya akan menyiapkan ruangan seperti biasanya" Sambut kepala pelayan di Club Star.


Karena Ansell dan Dion termasuk pelanggan VIP yang sering datang ke Club Star bukan hal


baru lagi mengetahui kebiasaan mereka.


"Saya juga akan menyiapkan beberapa wanita untuk menemani Tuan-Tuan"


Ansell mengibaskan tangan nya kali ini dia menolak yang di tawarkan oleh Kepala Pelayan Club Star. "tidak, aku akan duduk di meja bartender saja" Ucap Ansell Qin tapi tatapan matanya sudah terfokus pada sesuatu di seberangnya.


"Serius...di bartender terlaku ramai" Protes Dion.


"Kali ini saja tidak masalah, lihatlah di seberang kita bukan kah itu wanita yang tidak berhasil kau selidiki?"


Karena banyak orang dan kurangnya pencahayaan Dion pun memperhatikan sekelilingnya mencari Wanita yang di maksud oleh Ansell Qin.


"Mata mu sangat tajam" Singgung Dion setelah melihat Sora duduk di Sofa di kelilingi beberapa Pria.


...----------------...


Haiii semuanya apa kabar...


Maaf sekali Upscale Love baru kembali Update di karenakan Media Author untuk menulis Cerita ini mengalami Eror jadi harus diperbaiki dulu beberapa hari.

__ADS_1


Tapi ini sudah bisa di gunakan lagi yaa...


Happy Reading ❤❤❤


__ADS_2