Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 34


__ADS_3

Pada akhirnya anaya masuk ke dalam mobil Kapten neraka


"kupikir kau tidak mau aku ikut campur! " Ucap kapten Neraka


"Memang! " Ucap singkat anaya


"Lalu kenapa kau masuk kedalam mobil ku? " Tanya kapten menatap anaya yang terlihat santai


"Tentu saja ingin memanfaatkan mobil kapten Neraka" Ucap anaya menyeringai licik


"Wanita kau berani memanfaatkan ku" Ucap kapten itu mendekat ke arah anaya, wajah mereka sangat dekat


Anaya menatap kepada kapten Neraka pandangan mereka saling bertemu itu membuat kapten neraka jadi salah tingkah


pada awalnya kapten Neraka yang ingin menjahili anaya tapi pada akhirnya dia yang tersipu malu


"Ekhemm, terserah kau saja " Ucap kapten Neraka yang langsung memundurkan tubuh nya lalu memakai sabuk pengaman nya dan melajukan mobilnya


Wajahnya sedikit memerah


"Kau hanya perlu menonton jangan sampai kau jadi pengganggu" Ucap anaya mengingatkan


Tapi kapten Neraka hanya diam, dia sedang menenangkan jantung nya yang tiba-tiba berdetak lebih cepat dari biasanya


Seketika di dalam mobil menjadi hening tidak ada percakapan lagi


Anaya sekarang sedang memainkan HP nya dia sedang mengecek lokasi Stella ternyata saat mereka bekerja bersama anaya memasang alat pelacak di tas milik Stella


"Dia ada di apartemen barunya" Ucap anaya memberi tahu alamat apartemen Stella


Tapi ternyata tanpa di beri tahu Kapten Neraka sudah tau di mana lokasi apartemen Stella


karena setelah mengetahui siapa yang mencelakai anaya Kapten Neraka mencari tau siapa Stella dan di mana tempat tinggal nya


Mereka saat ini sudah sampai di apartemen Stella

__ADS_1


Anaya dengan santai nya menekan bell apartemen Stella


Stella membuka pintu nya


"Kau!! " Ucap Stella terkejut karena melihat anaya yang baik-baik saja


"Apa kau merasa terkejut aku masih hidup SAHABAT KU!!!! " Ucap anaya


"Ap.. Apa maksud mu? " Ucap Stella


"Jangan Pura-pura bodoh Stella! kau yang tadi siang ingin mencelakai ku bukan! " Ucap Anaya


"Ak.. aku tidak mengerti maksud mu, ap.. apa maksud mu? " Ucap Stella yang bersikeras tidak ingin mengakui kejahatan nya


"Ya terserah sajalah tidak mengakui juga tidak masalah! " Ucap anaya yang langsung membungkam Stella dengan obat bius


"Kapten kau di sini, buatlah dirimu berguna! " Ucap anaya yang menyuruh Kapten untuk menggendong Stella


*Wanita ini! apa tidak melihat CCTV menculik terang-terangan apa dia bodoh" Ucap Kapten Neraka dalam hati


"Diam! kalau begitu aku bisa melakukan nya sendiri" Ucap anaya, anaya menarik masuk tubuh Stella


*Dia tidak menculiknya apa yang ingin dia lakukan? " Ucap kapten Neraka menatap anaya


Anaya menidurkan Stellar di sofa


"Sekarang tinggal mencari peran laki-laki dalam film" Ucap anaya


Anaya menaruh beberapa kamera di setiap sudut kemudian mengambil telpon Stella


membuka HP Stella dengan sidik jarinya


Anaya men skrol kontak di HP Stella, dia menemukan nama seseorang yang dia kenal


"Paman?, ah aku ingat di kehidupan dulu paman terlihat dekat dengan Stella jangan-jangan" Ucap anaya terhenti dia melihat pesan di HP Stella

__ADS_1


"Ah tidak ada! " Ucap anaya lagi


"Di kehidupan yang lalu paman lah yang mengusir ku dari rumah, bibiku pun hanya diam saja! mereka mengambil semua yang orang tua ku tinggalkan, sedikit memberikan pelajaran pada mereka yang mengusir ku tentu tidak masalah" Ucap anaya yang langsung mengetik pesan untuk paman nya itu


Anaya kemudian mengambil sesuatu di sakunya


dan meminum kan nya kepada Stella


"Ini pembalasan mu karena ingin membuat ku tidur dengan Ben! dan berakhir aku tidur dengan Tuan Muda mesum itu! " Ucap anaya kesal dan langsung meminum kan nya pada Stella


Beberapa saat kapten Neraka hanya diam melihat anaya


kapten Neraka sibuk dengan pikiran nya sendiri tentang anaya


*Wanita yang baik, sedikit licik dan pendendam karakter seperti apa kau ini Wanita! " Ucap kapten Neraka pada dirinya sendiri


"Kau masih mau terus disini? " Ucap anaya membangunkan lamunan kapten Neraka


"Kau sudah selesai? " Tanya kapten Neraka


"Sudah kita hanya tinggal menonton pertunjukan nya" Ucap Anaya menarik kapten keluar


dan kembali dalam mobil


di dalam mobil kapten Neraka mengutak-atik laptop nya


"Kau sedang apa? " Tanya anaya


"Tidak ada! mengecek sesuatu! kau bagaimana apa pertunjukan nya akan di mulai" Ucap kapten Neraka menutup laptop nya


"Tentu saja, sebentar lagi adegan panas akan di mulai! " Ucap anaya


*Apa yang kau lakukan! kenapa kau membantu nya membersihkan barang bukti, apa kau sudah gila!!! " Ucap kapten Neraka pada dirinya sendiri dia yang tanpa sadar merentas masuk ke dalam CCTV pengaman di apartemen itu dan menghapus bukti anaya dan dirinya Yang masuk ke apartemen Stella


*Aku benar-benar sudah Gila! " Ucap Kapten Neraka pada dirinya sendiri

__ADS_1


__ADS_2