Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 48


__ADS_3

"Kau" Ucap keduanya


"Kalian saling kenal" Ucap Jimmy


"Tidak!! " Ucap anaya dan kapten secara bersamaan


"Aku tidak mengenal wanita lemah seperti dia" Ucap kapten


"Aku juga tidak mengenal kapten sombong seperti dia!! " Ucap anaya


Kapten menggenggam tangannya


*Bagaimana wanita bisa jadi wanitanya kakak ku, ini tidak mungkin bukan" Ucap kapten


Kapten berlalu pergi meninggalkan anaya dan Jimmy beserta jessi


"Tuan muda kedua kau mau kemana?!! kau baru saja datang tidak mungkin pergi lagi bukan, sangat sulit untuk ku menemukan mu" Ucap Jimmy


"Berisik!! " Ucap kapten


"Nona apa sebelum nya kau mengenal tuan muda kedua, jika tidak bagaimana kau tau sebutan nya di camp rahasia" Ucap Jimmy hanya orang yang berada di camp rahasia yang memanggil tuan muda keduanya itu kapten


Anaya menceritakan singkat apa yang terjadi membuat Jimmy menyadari sesuatu


"Tunggu jadi Nona anaya yang menyelamatkan Nona" Ucap Jimmy setelah mendengar cerita anaya kalau kapten mengejarnya karena menghilangkan pisau lipat milik nya


"Nona? ah apa yang kau maksud wanita muda yang ada di gang itu" Ucap anaya


"Ah benar-benar " Ucap Jimmy


"Jadi laki-laki muda yang datang dengan pengawal berjas itu kau" Ucap anaya menatap Jimmy


"Emmm itu.. eh iya" Ucap Jimmy ragu-ragu


"Ah kalau begitu kau yang menemukan pisau lipatnya? " Ucap anaya

__ADS_1


"Pisau lipat itu " Ucap Jimmy terhenti


"Mana kembalikan pisaunya agar aku bisa menukar pisau lipatnya dengan milik ku" Ucap anaya


"Pisau lipat itu berada di tangan tuan muda Nick" Ucap Jimmy


"Ha?!! ahh kenapa kau memberikan nya padanya" Ucap anaya


"Nona pisau lipat itu bukan pisau lipat sembarangan tidak semua orang bisa memilikinya, pisau itu adalah simbol hanya ada 4 orang yang memegang pisau lipat seperti itu" Ucap Jimmy


"Ah begitu, pantas saja kapten marah saat aku menghilang kan nya" Ucap anaya


"Benar, beberapa hari ini tuan mencari tau siapa yang menghilangkan pisau lipatnya, dan baru mengetahui milik tuan muda kedua yang hilang makanya dia memanggilnya kembali, tapi menemukan nya sangat sulit, dia berpindah dari camp satu ke camp lain" Ucap Jimmy


"Sebenarnya camp ini apa? pelatihan tentara? atau pembunuh atau apa? " Tanya anaya penasaran


"Nona, terkadang tidak tau adalah hal yang lebih baik, sekarang bagaimana jika kita kembali" Ucap Jimmy yang takut untuk berbicara lebih jauh lagi


"Baiklah" Ucap anaya


Anaya berusaha berdiri tapi sialnya kakinya terluka


"Benarkah aku tidak merasakan nya" anaya melihat kakinya yang sudah berdarah mungkin karena dia berlari tanpa tau arah menginjak Duri dan terkena goresan pun tak terasa


"Nona aku bantu berdiri, atau aku akan menggendong mu" Ucap Jimmy


"Tidak perlu aku bisa berjalan sendiri" Ucap anaya


Jimmy sebagai seorang laki-laki benar-benar tidak tega melihat kaki penuh luka itu


"Biar aku gendong" Ucap Jimmy yang berjongkok di depan anaya


"Naiklah Nona, Nona tidak berharap besar yang menggendong nona bukan, liah jessi terlihat khawatir" Ucap Jimmy


"Baiklah, maaf merepotkan" Ucap anaya

__ADS_1


Jimmy akhirnya menggendong anaya di punggungnya


Mereka kini sudah sampai di taman belakang rumah Nick


Nick baru saja tiba di taman dan Kapten menunggu di bangku taman keduanya berjalan dengan cepat menghampiri anaya dan Jimmy


"TURUNKAN!! " Ucap Nick dan kapten secara bersamaan, Nick menatap kapten dan kapten menatap Nick


Jimmy menelan ludahnya kasar dan menurunkan anaya


"Tu.. tuan Nona" Ucap Jimmy terhenti saat kedua tuan muda itu mendorong Jimmy hingga terjatuh.


*Kenapa aku selalu sial, aku hanya menolong Nona anaya kenapa jadi aku teraniaya " Gerutu Jimmy dalam hati


"Kau tidak apa-apa" Ucap Nick dan kapten secara bersamaan


"I'm ok" Ucap anaya


"Kau tidak baik-baik saja kaki mu terluka!! " Ucap Nick


"Wanita apa kau tidak bisa berhati-hati" Ucap kapten


Nick menatap kapten


"Aku benar-benar tidak apa-apa, hanya sedikit luka goresan tidak masalah" Ucap anaya


"Aku bantu kau memakaikan obat" Ucap kapten


Nick menatap adiknya tidak suka


"Wanita ku biar aku yang mengobati!! " Ucap Nick


"Aku bisa sendiri!! apa kalian tidak dengar" Ucap anaya


"Aku tidak Terima penolakan" Ucap Nick menggendong tanpa permisi tubuh anaya dan membawanya masuk kedalam rumah

__ADS_1


Kapten yang melihat anaya di gendong oleh Nick merasa tidak nyaman di hati nya


"Sial!! perasaan apa ini" Menggenggam tangannya keras


__ADS_2