Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 90


__ADS_3

"Anaya kita pulang sekarang? " Ucap lembut Nick.


Jimmy merinding melihat tuannya yang biasanya dingin kini bersikap sangat manja dan manis.


Anaya mengangguk menyetujui Ajakan Nick. Nick dan Anaya berada di mobil yang sama sedangkan Jimmy dan Ros berada di mobil belakang Anaya dan Nick.


Saat ini mobil Nick sudah terparkir di depan rumah nya, suasana malam sudah mulai terasa, namun di depan pintu masih ada Rachel dan barang-barang miliknya menunggu kedatangan Nick.


Anaya menatap Nick "Ak.. aku sudah menyuruhnya pergi, kau jangan marah" Nick benar-benar takut Anaya marah pada dirinya bagaimana pun dia sudah menyuruh Rachel pergi.


"Kakak kau sudah pulang? " Ucap Rachel yang menyuruh pelayan Nick mendorong kursi roda nya.


"Aku sudah pulang, kenapa kau belum kembali ke apartemen mu" Ucap dingin Nick, Nick kali ini berusaha untuk benar-benar menjaga jarak terhadap Rachel. Nick tidak mau kehilangan mutiara seperti Anaya, jika Nick melepaskan Anaya dengan muda pasti akan banyak laki-laki yang merebutkan Anaya.


"Ka.. Kakak apa kau tidak akan membiarkan ku untuk makan malam disini? " Ucapnya memohon, Nick menatap Anaya yang mengangkat bahunya.


"Baiklah hanya makan malam, dan pergilah" Ucap Nick.


*Dia masih saja lemah di depan Rachel, Apa aku masih bisa percaya dengan ucapan nya? " Ucap Anaya yang mulai meragukan setiap kata yang Nick ucapkan padanya.


Saat ini Paman aji sudah menyiapkan banyak makanan "Paman aji kau sangat perhatian terimakasih sudah menyiapkan semua makanan kesukaan ku" Ucap Rachel tersenyum berusaha bersikap begitu manis.


Paman aji hanya diam, ini sebenarnya hanya sebuah kebetulan paman aji juga tidak tau makanan yang menjadi favorit Rachel.


"Apakah kakak yang memintanya pada paman aji? " Tersenyum senang menatap Nick.


"Sudahlah makan saja" Ucap dingin Nick, namun karena diamnya Nick, Rachel merasa dirinya masih spesial di hati Nick.


Anaya dengan malas menyiapkan makanan kedalam mulutnya *Dia tidak menjelaskan, apa dia benar-benar menyuruh paman aji menyiapkan semuanya? " Anaya bertanya-tanya namun tidak ingin terus menerka dalam pikiran nya


"Kak bisakah kau mengupas kan udang untuk ku, seperti biasanya" Ucap Rachel sengaja ingin membuat Anaya semakin merasa dirinya orang lain di hadapannya dan Nick.

__ADS_1


"Aku sudah selesai, Nona Rachel dan Tuan silahkan lanjut makan" Ucap Anaya segerakan pergi dari Ruangan makan itu.


Anaya berjalan ke taman melihat Jimmy yang baru saja selesai berkeliling memastikan tempat yang tak terjangkau CCTV.


"Nona Anaya kau di sini? " Tanya Jimmy membuat Anaya sedikit terkejut.


"Hmmm" Anaya menganggukkan kepala nya, "seperti yang kau lihat"


"Tidak makan malam bersama Tuan Nick? ".


" Aku sudah kenyang, Nah Jimmy kau tau betul kehidupan Nick sebenarnya seberapa pentingnya Roland ini untuk nya, sampai dia bisa sedekat itu dengan Rachel" Ucap Anaya menatap langit.


"Hmmm, Tuan Roland adalah orang yang berjuang pertama kali setelah Tuan mendapat pelatihan dari seorang Tuan Muda sombong di negara lain" Ucap Jimmy


"Seorang Tuan muda sombong? "


"Tuan Nick dan Tuan Mike adalah yatim piatu, orang tuanya sebenarnya orang kaya di negara ini, tapi orang tuanya mengalami kecelakaan, membuat semua orang yang mengincar harta mereka ingin membunuh mereka, tapi paman mereka membawa mereka keluar Negeri dan menyebabkan paman nya tewas begitu saja. Tuan Nick di negara itu bertemu seorang yang kelihatan nya sombong tapi sangat peduli padanya, dia dan Tuan Mike di latih menjadi tentara bayangan, Tuan Nick dan Tuan Mike menguasai beladiri di usia 12 dan 10 tahun, setelah mereka kembali mereka membalas semua dendam orang tuanya merebut kembali hak mereka dengan bantuan orang yang Tuan Nick sebut Tuan muda sombong, di saat dia berjuang melawan mereka semua, Tuan muda pernah mendapatkan luka tembak di tubuhnya, orang yang menolong nya adalah Tuan Roland" Ucap Jimmy


"Benar, dan lagi Tuan Roland dan Nona Rachel mengingatkan Tuan Nick tentang masa lalunya, kedekatan Tuan Nick dan Tuan Roland melebihi kedekatan nya dengan Tuan Mike adik kandung nya sendiri" Ucap Jimmy menjelaskan.


Anaya mengangguk "Jadi itu dia tidak akan bisa meninggalkan Rachel, tapi Jimmy Rachel bukan Roland? apa harus Nick bersikap begitu" Gumam Anaya yang tidak bisa menyalahkan sepenuhnya.


"Nona, saya yakin suatu saat Tuan Nick bisa seutuhnya melepaskan masa lalu nya dan membahagiakan Nona"


"Kapan? apa dia akan menunggu saat aku sudah tidak ada di sampingnya?, Jimmy Nick harusnya tau batasannya, yang membantunya adalah Roland, dia juga sudah menepati janjinya menjaga Rachel hingga sekarang, Rachel sudah dewasa, apa Nick tidak sadar Rachel tidak pernah menganggapnya kakak, Apa dia buta! " Ucap Kesal Anaya.


"Bersabarlah Nona, Tuan hanya bimbang dalam rasa bersalah dan janjinya"


Anaya kemudian diam menatap langit tidak ingin berdebat lagi, dia kini berfikir dia mungkin tidak akan menang melawan Rachel, Rachel memiliki sesuatu yang menekan Nick sedangkan *Aku hanyalah wanita di atas kontrak" Gumam anaya dalam hati menertawai dirinya sendiri.


Jimmy perlahan pergi saat dia menyadari seseorang berjalan ke arah mereka, sedangkan Anaya yang larut dalam lamunan nya tidak menyadari orang yang berada di samping nya bukanlah Jimmy.

__ADS_1


"Anaya" Suara khas laki-laki itu membangunkan Lamunan Anaya yang membuat Anaya menatap ke arah siaran itu "Kau marah? "


"Tidak"


"Apa kau cemburu? "


"Tidak"


"Cemburu tidak apa-apa itu membuatku bahagia tapi Anaya ingatlah, wanitaku hanya kau tidak ada yang lain, kau mengerti"


Anaya hanya diam dia tidak tau harus percaya dengan kata-kata Nick atau tidak.


"Aku lihat kau tidak makan banyak, aku membuatkannya untuk mu" Ucap Nick memberikan mie cup pada Anaya.


Anaya tersenyum melihat apa yang Nick bawa, tidak seperti laki-laki lain yang akan menyuap pacarnya yang sedang marah dengan makanan mewah Nick justru memilih mie instan untuk membujuk Anaya


Anaya tertegun dia tidak segera mengambil mie cup itu "Apa kau tidak mau? , jika tidak aku akan memakannya" Ucap Nick yang kemudian mengambil garpu dan menyeruput satu suap mie ke mulutnya


"Kembalikan ini mie milikku" Ucap Anaya yang akhirnya mengambil mie cup itu


Nick tersenyum "Aku akan mengembalikan mie mu" Ucap Nick yang mendekat ke arah Anaya dengan cepat mencium Anaya membuat Anaya membulatkan matanya.


Nick melepaskan ciumannya "Kau Tuan muda tak tau malu begitu suka mencium bibir wanita! "


"Benar aku sangat suka mencium bibir wanita ku" Senyum Nick menghiasi wajah tampannya


Membuat jantung anaya berdetak cepat, Anaya langsung memakan mie cup di tangan nya, Nick melihat mie di wajah Anaya yang tertinggal, Nick mengambilnya dengan bibirnya dan mengusap bibirnya "Mie yang enak" Ucapnya menggoda Anaya.


"Ka... kau benar-benar mesum" Kesal Anya, Nick tersenyum senang melihat wajah memerah Anaya tidak hanya jantung Anaya yang berdetak kencang tapi jantungnya juga.. Nick benar-benar menikmati waktunya bersama Anaya.


Kemesraan itu ternyata di lihat oleh Rachel, Rachel mengepalkan tangannya "Aku tidak akan melepaskan milik ku" Ucap Rachel bergumam.

__ADS_1


__ADS_2