Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 89


__ADS_3

Kapten Neraka langsung berjalan ke penjara bawah tanah, dia ingin melampiaskan amarah nya pada ketiga dokter keji itu.


Mereka semua mengikuti kapten Neraka keruang bawah tanah yang Nick, Nathan, Roland dan Mike buat, tempat yang mereka buat khusus untuk menyiksa orang bersalah sampai mati.


Mereka semua sampai di depan jeruji besi yang berisikan Arga dan kedua temannya, kedua temannya segera berlutut dan meminta maaf pada Nick dan Anaya.


"Ma... Maafkan saya tuan saya memiliki anak dan istri di rumah" Ucap dokter satu memohon ampun sampai bersujud kepada Nick dan Anaya.


Anaya tersenyum, senyuman yang benar-benar membuat orang merinding "Bagus aku akan membantu anak mu untuk menyingkirkan Ayah yang tidak baik untuk nya" Ucapan Anaya tidak sesuai dengan ekspektasi dokter satu, dia pikir jika dia mengungkit anak dan istrinya akan membuat Anaya yang seorang perempuan luluh


"No.. na aku sangat dekat dengan anak ku, bagaimana jika dia menangisi ku sepanjang waktu jika aku mati di sini dan tidak kembali" Ucapnya terus bersujud dan bersikap menyedihkan.


"Jimmy beritahu dia" Ucap Nick


"Anak dan istrimu telah menerima kompensasi atas kematian mu, mereka bahkan tidak menangis saat mengetahui kau sudah mati, kau menjual ginjal mereka dan uangnya kau berikan pada wanita malam, kau adalah laki-laki bajing*n yang perlu di binasakan" Ucap Jimmy membuat Anaya semakin geram pada dokter satu itu, bagaimana bisa seorang suami menjual ginjal istrinya dan sebagai ayah yang harus melindungi putrinya malah dengan tega menjual ginjalnya.


"Benar-benar manusia hina, tapi karena anak mu ingin melihat abu kematian mu, aku akan mewujudkan impiannya" Ucap Anaya yang berjalan ingin masuk ke dalam sel itu tapi Nick menahan tangan Anaya, membuat Nathan dan Mike tidak suka melihat nya, Anaya yang melihat Kapten dan Nathan menatap nya dia dengan cepat menarik tangannya.


"Jangan kotor-i tangan mu Anaya" Ucap Nick yang mengangkat tangannya membuat anak buahnya mengerti, menarik keluar dokter satu.


"Ikat tangan dan kakinya, bawa dia ketempat pembakaran mayat! biarkan dia menjadi abu dan kirim pada anak dan istrinya" Ucap Nick membuat dokter satu menelan ludahnya.


"Ti.. Tidak tidak kau melanggar hukum kau bisa di penjara? " Ucap dokter satu itu membuat semua orang tertawa

__ADS_1


"Lalu apa yang kau lakukan? kau harusnya di penjara kau juga baik-baik saja! hukum adalah kekuasaan dan uang! aku akan baik-baik saja" Ucap Nick menyeringai membuat dokter satu ketakutan


"Le.. lepaskan aku lepaskan" Ucap dokter satu namun anak buah Nick terus mengikat dokter satu itu dan melakukan perintah yang Nick lakukan.


Arga sudah tidak bisa bicara lidahnya sudah di potong oleh Jimmy dia hanya bisa gemetar menunggu gilirannya tiba.


"Kau apa yang ingin kau katakan! kau tidak ingin membela diri? " Tanya Anaya kepada dokter dua


"Aku bersalah, tapi aku ingin kau memberikan semua uang ku pada ibu dan adik ku di kampung, demi membuatku menjadi dokter dia menjual semuanya, aku hanya ingin cepat mendapatkan banyak uang sehingga melakukan hal sekeji ini, aku tidak mengelak kau bisa membunuhku, tapi bantu aku membeli banyak tanah dan berikan semua uangku untuk ibu dan adik ku" Dokter kedua itu tidak seperti dokter pertama yang menghabiskan semua uang nya untuk bersenang-senang tapi dia menyimpan uangnya untuk masa depan adiknya dan ibunya di kampung.


"Aku suka laki-laki yang mau mengakui kesalahan nya, tapi kau terlalu kotor untuk hidup, seperti yang kau tau aku tidak akan memaafkan kesalahan mu, tapi berterimakasih lah pada kejujuran mu, aku akan membuatmu mati lebih mudah" Ucap Anaya


Kapten Neraka mengerti ucapan Anaya dengan baik dia mengambil pistol nya menembak tepat di jantungnya membuat dokter dua mati seketika.


Anaya tersenyum dia lebih sering bekerja dengan Kapten, mungkin itu membuat mereka terlihat seperti duo yang mengerti satu sama lain.


Ros dan Jimmy seketika merasa merinding seperti nya ruangan itu di penuhi dengan api cemburu dari ketiga laki-laki tampan itu.


"Bereskan mayatnya, Antar abunya pada adik dan ibunya di kampung, ambil semua tabungannya dan bantu ibu dan adiknya membeli beberapa tanah di kampung nya" Ucap Nick pada anak buahnya


"Siap Tuan" Anak buah itu membawa mayat dokter kedua itu keluar.


Kini giliran Arga semua orang menatap Arga yang wajahnya masih dipenuhi darah bekas lidah yang terpotong, tangan yang sudah penuh dengan luka, wajahnya mulai memucat.

__ADS_1


"Apa yang ingin kau lakukan anaya? " Tanya Nick yang membuat Anya tersenyum menyeringai.


"Buat dia merasakan apa yang pasiennya rasakan!, ambil semua organnya, belah dia dalam keadaan hidup " Ucap Anaya membuat Arga menggelengkan kepala nya dia tidak bisa mengucapkan apapun tubuhnya sudah lemas mulutnya tidak bisa mengeluarkan suara.


Andai dia bisa berteriak, saat ini mungkin Arga sudah berteriak untuk mohon pengampunan.


"Kalian sudah dengar perintah WANITA KU! Ambil semua organ miliknya" Ucap Nick menekankan kata wanitaku untuk memanas-manasi hati kedua rivalnya


"Ck! kekanak-kanakan" gumam Nathan dan Kapten Neraka bersamaan.


"Anaya apa kau akan tetap di sini? " Tanya Nathan


"Aku ingin melihat dia menderita" Ucap Anaya yakin namun tiba-tiba


"TIDAK BOLEH! " Teriak Kapten neraka yang terakhir kali melihat Anaya yang lemas dan pucat karena melihat anak kecil itu di operasi "Jangan lakukan hal bodoh, kau akan jatuh sakit jika melihat nya" Ucap Kapten terdengar sangat perhatian membuat Nick sangat tidak suka


"Wah adik ku sangat perhatian pada calon kakak iparnya sampai mengerti apa yang akan terjadi"


"Berisik!! aku tidak mengakui dia sebagai wanita mu! kau bahkan tidak bisa membedakan wanita mu dengan adik wanita mu!! aku tidak akan membiarkan wanita terjatuh pada laki-laki seperti mu" Ucap Kapten yang kemudian keluar, dadanya sesak mendengar ucapan calon kakak ipar.


Anaya tidak tau apa yang terjadi di ruangan itu seketika semua jadi hening, Nathan ikut keluar tanpa sepatah kata pun, perkataan Nick itu membuat Nathan menyadari jika Nick benar-benar menyukai Anaya, tapi Anaya adalah seseorang yang spesial untuk Nathan.


"Ada apa dengan semua orang? " Ucap Anaya tanpa sadar membuat Ros menggelengkan kepalanya

__ADS_1


*Apakah isi otak Anaya hanya balas dendam, apa dia tidak menyadari tiga laki-laki ini sedang merebutkan nya? " Ucap Ros dalam hati


Jimmy menghela nafasnya *Akan kah pertahanan yang kuat ini akan hancur karena seorang wanita? Nona Anaya kau begitu hebat merebut hati 3 laki-laki berhati dingin ini" Gumam Jimmy yang malah memuji Anaya.


__ADS_2