
Saat ini anaya sudah berada di dalam mobil Nick, Nick melajukan mobilnya ke tempat pemotretan Anaya
sampai nya di tempat pemotretan
"Terimakasih" Ucap Anaya yang ingin turun namun di tahan oleh Nick
"Akan ku beritahu caranya berterimakasih" Ucap Nick yang kemudian mendekat ke arah anaya dan mencium bibir anaya
Nick mencium anaya lumayan jauh
"Kau harus banyak belajar, kau sangat kaku" Ucap Nick meledek ciuman anaya yang terasa sangat kaku
"Maaf saja jika ciuman ku kaku! aku tidak berpengalaman seperti tuan Nick! kedepan nya ku akan mencium banyak laki-laki untuk mengasah kemampuan ku!!!! " Ucap anaya membuka pintu mobil Nick dan secepatnya menjauh dari mobil Nick
"Wanita ini!! benar-benar ingin menguji kesabaran ku!!!!! beraninya mengatakan hal seperti itu di hadapan ku! kau ingin mencium laki-laki lain! coba saja! kau akan melihat jasadnya setelah kau menciumnya!!! " Ucap Nick kesal dia benar-benar merasa kesal
Sesampainya di lokasi pemotretan
"Selamat pagi" Ucap anaya menyapa para staff
"Pagi, Nona silahkan berganti pakaian di sebelah sini" Ucap salah satu staff di sana
Anaya masuk ke dalam ruang ganti, hari ini harus nya di pemotretan dengan Stella namun karena berita yang menggemparkan itu pihak produksi mengganti nya dengan model lain
"Kau yang namanya anaya? " Ucap wanita yang terlihat lebih muda darinya
"Benar! apa aku mengenalmu" Ucap anaya
"kau tidak tau siapa aku! " Ucap Wanita itu
"Sayang sekali aku tidak mengenal gadis kecil seperti mu" Ucap Anaya santai
__ADS_1
"Kau!! beraninya mengatai aku gadis kecil! " Ucap gadis itu
"Baiklah gadis besar siapa namamu? " Ucap anaya
"Aku adalah Lolita! panggil saja semau mu" Ucapnya walau ucapan nya terdengar sombong tapi dia terlihat baik
"Baiklah adik kecil! " Ucap anaya yang mulai duduk
"Hei hei kau memanggilku apa? " Ucap Lolita
"adik kecil? apa aku salah? " Ucap anaya
"Namaku Lolita!! bukan adik kecil!! " Ucapnya kesal
"Apa kau lupa kau barusan menyuruhku memanggilmu apa saja" Ucap Anaya santai
Ucapan anaya tak bisa di bantah oleh Lolita dia hanya bisa menggembungkan pipinya dan kesal
Setelah Lolita berbicara manager Lolita mendekat kan dirinya pada Lolita
"Nona jangan terlalu dekat dengan model bernama anaya itu! " Bisiknya pelan namun masih di dengar oleh anaya
"Kenapa? " Menatap Managernya
"Dia adalah model pembawa sial!" Ucap managernya lirih
"Bagaimana bisa kau mengatakan itu?! " Ucap Lolita penasaran
"Isunya managernya masuk rumah sakit, orang yang dulu bermasalah dengan nya yelita juga mati dalam kecelakaan, dan sahabat nya yang bernama Stella itu kini terjerat kasus sebagai pelakor" Ucap Manager Lolita
"Lantas apa hubungannya dengan anaya! isu yang tidak masuk akal" Ucap Lolita
__ADS_1
"Ini bukan isu nona tapi kenyataan! kenyataan kalau anaya adalah wanita pembawa sial! " Ucap Manager Lolita
"Berhenti kak jangan menghina nya lagi" Ucap Lolita
*Beraninya dia membantah perkataan ku! ini semua karena anaya! baru kenal saja sudah membuat Lolita bersikap buruk padaku" Menatap anaya
Anaya merasa dirinya sedang di tatap dan menengok ke arah manager Lolita yang menatap dengan tatapan tajam
tapi anaya memiliki tatapan yang lebih tajam dia menatap manager Lolita tatapannya seperti pisau tajam. yang menusuk jantung membuat manager Lolita membuang pandangan nya dan merasa sedikit takut
*Bagaimana aku bisa di sebut wanita pembawa sial!! padahal aku ini wanita pendendam lo berani mengatai ku harus siap menerima segala konsekuensi nya" Ucap anaya dalam hati sembari tersenyum licik
setelah anaya selesai berdandan dan memakai baju yang di siapkan anaya dan Lolita bersiap untuk ke tempat pemotretan
tempat pemotretan nya adalah taman bunga mawar sesuai dengan parfum yang akan di pasarkan
Anaya mengamati samua orang ada firasat tidak enak yang dia rasakan, dia melihat tatapan tidak suka dari manager Lolita dan melihat seseorang yang menyimpan tangannya dalam jas
"Kalian berdua siap" Ucap fotografer
Lolita mengangguk, anaya masih mengamati laki-laki itu namun tiba-tiba Lolita menyiku nya membuatnya tersadar dan mengangguk
"Bagus kalian duduk di tengah taman mawar ini dan kalian saling memunggungi
pegang parfum itu
" Asisten tata pose mereka" Ucap fotografer pada asistennya
Mereka berdua terlihat cantik berpose sangat anggun dan indah beberapa jepretan berhasil di abadikan namun tiba-tiba ada suara tembalang
Dooooooooooooooooooooooorrrrr
__ADS_1
membuat semua orang terkejut