
"Bagaimana mungkin? selama ini jessi tidak menyukai wanita" Ucap Nick yang heran melihat Anaya yang mengusap lembut Harimau milik Nick
*Jessi, ah ternyata jessi adalah seekor Harimau " Ucap anaya pada dirinya sendiri sebelum nya anaya berfikir jessi adalah wanita simpanan milik Nick
"Ah nama mu jessi? aku anaya kau sangat menggemaskan" Ucap anaya yang memeluk jessi dengan tenang dan mengusap usap kepalanya
"Kau tidak takut dengan nya? " Ucap Nick
"Tidak dia sangat menggemaskan" Ucap anaya yang terus memeluk jessi dan mengusap kepala jessi
"Jessi kemari!!! " Ucap Nick menatap jessi tajam
jessi segera meninggalkan anaya dan menghampiri Nick, Nick mengusap Jessi dan menatap nya tajam
"Kau ingin merebut perhatian wanita ku!! beraninya kau berada di pelukan nya, apa kau ingin puasa!! pergi!! kalau tidak aku tidak akan memberimu makan satu minggu" Bisik Nick pada Jessi, Jessi mengerti ucapan tuannya jika dia bisa berbicara dia pasti akan bilang jangan tuan aku tidak mau puasa
"Aaauummm" Jessi mengaum lembut dan pergi dengan cepat
"Hei kenapa kau mengusir nya!! aku belum selesai memeluk nya" Ucap Anaya
"Kalau begitu kau peluk saja aku" Ucap Nick
"Tidak terimakasih" Ucap anaya yang ingin meninggalkan tempat itu
"Kau jangan berjalan sembarangan, ayo ikut dengan ku kembali ke rumah!! " Ucap Nick yang menggandeng tangan anaya
Di sisi lain banyak yang memperhatikan Nick dan anaya
"Apa kau lihat tuan muda seperti nya cemburu dengan Jessi" Ucap penjaga satu
"Kau benar, apa mungkin Nona itu yang akan menjadi Nyonya kita di masa depan" Ucap Penjaga dua
"Mungkin saja" Ucap penjaga satu
__ADS_1
"Berhenti bergosip ayo segera keluar, sebelum Jessi melihat kita" Ucap penjaga tiga yang merinding bagaimana pun Jessi tetaplah binatang buas di mata mereka
"Ka.. kau benar" Ucap mereka bersamaan
Saat ini anaya sudah berada di dalam mobil Nick
"Kita mau kemana? " Ucap Anaya
"Ke suatu tempat, tapi kau harus membeli baju dulu" Ucap Nick
"Tidak perlu, kau antarkan saja aku ke rumah aku akan berganti baju di sana" Ucap anaya
"Baik lah tidak masalah" Ucap Nick
Nick mengantarkan anaya ke rumah nya
anaya segera berganti pakaian dan kembali ke mobil Nick
Nick melihat anaya yang berjalan ke arahnya
"Ayo, aku sudah siap" Ucap anaya yang baru saja masuk kedalam mobil
"Ekhemm " Ucap Nick yang baru saja sadar kalau anaya sudah masuk kedalam mobil
Nick melaju kan mobilnya ke sebuah tempat yang berada di pinggir kota
gedung yang terbengkalai
"Kenapa kau membawaku kesini? " Udah anaya
*Sebenarnya aku ingin membawa mu ke camp tapi aku tidak mau kau di lihat oleh semua anak buah ku!!! jika bukan karena penjahat sialan aku tidak akan membawamu keluar" Ucap Nick dalam hati
__ADS_1
"Kau akan tau nanti" Ucap Nick
Nick turun dari mobil dia ingin membuka kan pintu mobil anaya tapi anaya sudah turun terlebih dahulu
*Wanita ini tidak bisakah memberiku muka untuk bersikap romantis " Ucap Nick dalam hati
"Apa kita akan masuk kedalam? " Ucap anaya
"Benar" Ucap Nick
Nick ingin menggandeng tangan anaya namun anaya sudah berjalan terlebih dahulu
*Wanita ini!! benar-benar tidak ingin memberiku kesempatan, bergandengan tangan pun tidak bisa sedangkan Jessi mendapatkan pelukan mu dengan percuma!! " Ucap Nick kesal
Nick dan Anaya masuk kedalam gedung kosong itu di sana ada Jimmy yang sudah menunggu mereka
dan seseorang yang sudah terikat
"Dia pembunuh yang ingin membunuhku? " Ucap anaya
"benar" Ucap Nick
"kalian berhasil menangkap nya" Ucap anaya yang melihat Jimmy dan anak buahnya
"Itu sangat mudah Nona, dan ada dua orang lagi yang berhasil kami tangkap" Ucap Jimmy
"Stella? satu lagi siapa? " Ucap anaya bingung awalnya anaya sudah berfikir mungkin Stella akan mengirim pembunuh bayaran untuk membunuhnya
"Bawa dia masuk!! " Ucap Jimmy
Anak buah Jimmy menyeret dua orang wanita tanpa belas kasihan
"Stella?!! kau benar-benar menginginkan kematian ku!! kau benar-benar gigih" Ucap anaya yang malah memuji seseorang yang ingin membunuhnya itu membuat semua orang bergidik ngeri
__ADS_1
Ternyata ada orang yang tak takut mati selain Tuan muda mereka
"Tapi aku tidak menyangka kau akan ikut campur!! " Ucap anaya berjalan kearah kedua wanita yang sedang tak sadarkan diri itu