
Setelah kepergian Nick
"Apakah Nona Rachel merasa ada yang tidak enak" Ucap anaya yang melihat wajah masam Rachel
"A.. haha tidak ada, oh iya kak anaya bagaimana kak anaya bisa kenal dekat dengan kak Nick" Tanya Rachel yang seperti tidak sabar mendengar cerita anaya, seperti nya dia sangat ingin mengetahui kenapa mereka bisa dekat
"Aku hanya salah satu bawahnya" Ucap anaya
"Bawahan? Seperti nya aku tidak pernah melihat kak anaya bekerja di perusahaan kak Nick" Ucap Rachel
"Wah Nona Rachel benar-benar mengetahui semua tentang Tuan Muda Nick ya" Sindir anaya
"Mau bagaimana lagi kami memang sangat dekat" Ucap sombong Rachel
"Ah iya aku hampir lupa Nona Rachel sudah di anggap adik sendiri oleh Tuan Nick ya, tuan Nick pernah bercerita" Ucap anaya yang menghancurkan kepercayaan diri Rachel dengan sekali tusuk
"Ahahaha ya.. tidak seperti itu juga" Ucapnya kikuk "kak anaya sebagai teman aku akan memberitahumu kak Nick suka bergonta-ganti wanita dia tidak akan meniduri wanita untuk kedua kalinya" Ucap Rachel yakin
"Benarkah! " Ucap anaya yang telah tidur lebih satu kali dengan Nick
"Benar" Ucap Rachel berusaha meyakinkan anaya
"Kalau begitu Nona Rachel? " Anaya menatap Rachel menunggu apa yang akan di katakan nya
"Ak.. aku tentu saja tidak pernah tidur dengan kak Nick dia sangat menjaga kesucian ku" Ucap Rachel sombong
"Bagaimana aku bisa lupa kau kan adiknya tentu saja Tuan Muda Nick tidak akan tertarik padamu" Jawaban anaya ini membungkam Rachel membuat Rachel tak lagi berkutik
"Nona ini semakin larut sebaiknya kau pergi tidur, sebentar lagi hari mulai pagi, jika kau tidak tidur aku takut tubuhmu akan semakin sakit" Ucap anaya yang mulai duduk di atas ranjang
"Emm kak anaya aku tidak terbiasa tidur dengan orang lain, bagaimana jika kau tidur di sofa, aku minta maaf bisakah kau melakukan nya aku tidak bisa berbagi ranjang tapi aku takut sendirian" Ucapnya memelas
__ADS_1
*Anak ini harusnya menjadi Queen of acting, benar-benar " Ucap anaya dalam hati, tanpa berbicara anaya langsung berjalan ke arah sofa, tidur dengan santainya
*Bawahannya? hanya seorang bawahan kak Nick tidak akan membawamu ke rumah ini, tapi siapapun kamu aku adalah wanita yang paling dekat dengan nya"Ucap Rachel dalam hati
Pagi menyapa Anaya segera bangun tapi saat dia Bangun dia mendapati dirinya berada di pelukan laki-laki yang meninggalkan nya di kamar wanita lain
"Kau sudah bangun" Suara Nick serak khas bangun Tidur
"Kau bisa lihat bukan" Ucap anaya yang mencoba menjauh dari Nick agar bisa segerakan bangun, Namun Nick tidak akan membiarkan Anaya lepas dari dekapan nya dia memeluk anaya semakin erat
"Apa yang kau lakukan Tuan Muda! aku harus bangun" Ucap anaya berusaha mendorong tubuh Nick
"Tidak! Aku susah payah menculik mu, aku tidak akan melepaskan mu dengan mudah" Ucap Nick yang memang dia dengan sengaja menunggu anaya di kamarnya dan kembali ke kamar Rachel untuk membawa anaya ke kamarnya
"Aku tidak menyuruh mu membawaku ke kamar mu! " Ucap Anaya ketus
"Kau memang tak menyuruhku tapi aku tidak bisa rela wanita ku tidur sekamar dengan orang lain" Ucap Nick manja
Anaya menyentuh dahi Nick "Apa kau sakit? " anaya terheran dengan sikap lembut Nick biasanya Nick akan bersikap angkuh, egois dan sombong tapi kali ini dia melihat Nick seperti anak kecil yang ingin bermanja-manja
Tak beberapa lama anaya merasakan ada sesuatu yang keras di bawah sana "Hei! kau benar-benar mesum! " Ucap Anaya tidak menyangka tongkat itu sudah berdiri tegak
"Kau selalu membuatku lagi dan lagi" Ucap Nick mencium leher anaya
"Oh ya?! jadi berapa wanita yang mampu membuatmu seperti ini, aku dengar Tuan Muda Nick tidak akan tidur dengan wanita untuk kedua kalinya" Sindir anaya, dia teringat ucapan Rachel yang seperti memperingati ku aku hanya mainan untuk Nick
"Kau yang pertama" Ucap Nick
"Pertama untuk kau tiduri berkali-kali? Tuan muda Nick aku peringatkan dirimu selama kontrak kita masih ada jangan bermain dengan wanita lain karena aku tak ingin terkena penyakit menular *****al" Ucap anaya yang membuat Nick terkejut
Anaya berhasil lolos dari dekapan Nick meninggalkan Nick yang sudah ingin memakannya
__ADS_1
"Aku tidak pernah melakukan hubungan sembarangan!! " Ucap Nick
"Mau melakukan nya terserah saja asal jika kita sudah tidak ada hubungan simbiosis mutualisme ini, oh iya Tuan muda lekas bantu aku buat kontrak kita berguna, aku tidak mau rugi sudah menyerahkan diriku padamu dan kau hanya berpangku tangan" Ucap anaya sebelum dirinya masuk ke dalam kamar mandi
*Wanita ini! apa dia tidak melihat niat tulus ku, selalu bicara tentang kontrak! anaya aku benar-benar mencintai mu apakah rasaku tidak sampai padamu? " Ucap Nick dalam hati
Tak beberapa lama Anaya sudah siap dengan pakaian Rapinya membuat Nick yang baru saja keluar kamar mandi terheran-heran "Kau mau kemana? " Tanya Nick
"Mencari pekerjaan! Nyonya rumah sudah kembali aku takut saat aku di usir tidak memiliki pekerjaan" Ucap anaya tanpa melihat Nick terus memoles dirinya di depan cermin
Mendengar ucapan anaya membuat Nick geram Anaya benar-benar mengira bisa begitu saja lepas dari Nick "Apa kau pikir aku akan mengusir mu?! kau adalah Nyonya rumah di sini" Ucap Nick yang berjalan ke arah anaya
"Terimakasih atas penghiburan nya Tuan muda tapi aku tidak suka hidup dalam sebuah dunia ilusi" Ucap Anaya yang kini memakai lipstik ping yang sewarna dengan bibirnya membuat nya semakin cantik dan mempesona
Nick melihat Anaya dengan jarak yang semakin dekat wajah nya benar-benar cantik *Tidak boleh dia tidak boleh keluar dengan pakaian dan dandanan seperti ini! aku tidak akan rela semua mata menatapnya " Ucap Nick dalam hati
"Ganti pakaian mu! aku tidak menyukai nya! dan riasan mu itu terlalu tebal!" Ucap bohong Nick sebenarnya itu hanya alasan saja dia benar-benar tidak ingin kecantikan anaya di bagi dengan orang lain
"Ini pakaian milik ku, aku berhak memakai nya! " Ucap anaya menatap Nick aneh "Dan lagi pakaian ini kau sendiri yang siapkan" Ucapan anaya membuat Nick tersentak anaya memang benar semua pakaian Nick yang siapkan tapos Nick tak menyangka pakaian itu membuat anaya semakin cantik
"Semua pakaian ini aku hanya ingin kau pakai di rumah saja! " Ucap Nick egois
"Hah baiklah aku pinjam pakaian mu setelah aku mendapat pekerjaan aku akan mengganti nya! " Ucap Anaya
Namun mendengar semua ocehan anaya tadi Nick tidak bisa tinggal diam apa lagi anaya sudah berjalan menuju pintu, Nick segera mendahului langkah anaya, menggondol anaya di atas pundaknya melemparkan tubuh anaya di atas ranjang
Nick kemudian mencium bibir anaya ciuman yang begitu kasar Nick menggigit anaya kemudian memberikan tanda merah di leher anaya
menarik paksa pakaian anaya yang membuat semua kancing terlepas Nick menahan tangan anaya yang mendorongnya, membuat anaya tak bisa melawan dia hanya pasrah di jadikan alat pemuas oleh tuan muda Nick
kali Nick Berselancar dengan mudah di tubuh indah anaya dan pada akhirnya mereka melakukan hubungan suami istri lagi
__ADS_1
Lenguhan Nick menandakan dia telah mencapai puncaknya. Anaya terlihat sangat berantakan Nick menyalurkan amarahnya melalui hubungan badan
*Bersabarlah Anaya sebentar lagi hanya sebentar lagi" Ucap anaya menguatkan dirinya