Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 52


__ADS_3

Nick mengepalkan tangannya dia terlihat sangat kesal


Jimmy kemudian keluar dari persembunyian nya dari tadi dia mengamati nick dan anaya


"Apa kau merasa kesal? " Ucap Jimmy


"Bagaimana aku tidak kesal, dia membuang bunga ku begitu saja!!" Ucap Nick sedikit berteriak


"Lalu apa kau mendengar perkataan anaya? " Ucap Jimmy yang ingin memastikan sesuatu


"Ucapan? ucapan apa? " Ucap Nick yang benar-benar lupa akan apa yang Anaya ucapkan yang dia ingat anaya membuang bunganya


"Dia mengatakan setidaknya kau buang dulu baju dan make up nya jika ingin membohongi ku" Ucap Jimmy


"Apa maksudnya itu" Ucap Nick


"Kau sangat pintar saat bekerja tetapi kenapa saat mengejar wanita kau sangat bodoh? " Ucap Jimmy menyindir


"Ck! hati wanita siapa yang mengerti" Ucap Nick


"Kau membawa anaya ke apartemen bekasnya, kau selalu merawat barangnya, jika kau jadi anaya apa yang kau pikirkan" Ucap Jimmy


"Ini salahnya yang membuatku harus membawanya kesini jika dia tidak keras kepala dan tetap tinggal bersama ku ini tidak terjadi" Ucap Nick dia membela dirinya


"Kau terlalu egois Nick, apa kau kekurangan uang kau bisa membeli apartemen baru bukan, kau dari awal belum yakin tentang perasaanmu kepada anaya, apa kau menyukai dia? jika ita lebih baik kau biarkan anaya lepas darimu, jangan biarkan dia menjadi burung dalam sangkar" Ucap Jimmy yang berlalu pergi meninggalkan Tuan mudanya itu


"Jimmy kenapa kau malah menghakimi ku" Ucap Nick


"Jimmy kembali atau bonus tahunan mu akan hilang" Ucap Nick mengancam


Jimmy menghentikan langkahnya

__ADS_1


"Kali ini lakukan itu, tapi dengar perkataan ku, jika kau selalu mementingkan ego mu aku yakin kau akan kehilangan Anaya di masa depan" Ucap Jimmy mengingatkan sahabat sekaligus Tuan Muda nya itu


Jimmy kemudian melanjutkan langkah kakinya untuk pergi


Anaya berjalan-jalan di sekitar apartemen


dia melihat seseorang yang dia kenal dan mulai berlari mengejarnya


"kak marta" Anaya menahan tangan martabak saat anaya sudah berada dekat dengannya


Marta membalikan tubuhnya


"A.. anaya, kenapa kau bisa di sini" Ucap Marta terkejut


"Aaa aku baru saja pindah ke apartemen ini" Ucap anaya


"Berapa nomor Apartemen mu" Ucap Marta


"Ak.. aku tidak ingat" Ucap anaya


"Ah baiklah, kak marta aku akan ikut dengan mu" Ucap anaya memeluk lengan marta dengan manja


Marta adalah teman kerja anaya waktu di toko buku, dia lebih dewasa dari anaya selalu menganggap anaya seperti seorang adik walaupun di masa lalu Marta selalu marah kepada anaya, ini karena Marta tidak suka sikap anaya yang mendewakan Glen dan selalu menuruti Stella


mereka berdua berjalan bersama dan terus berbincang tanpa henti sampai saat anaya tau kalau Marta adalah tetangga sebelahnya


"Ka.. kak Marta tinggal di sini? " Tanya anaya memastikan


"Aa ya begitulah apa kau pikir ini begitu mewah? " Ucap Marta


"Aaahh ya ya aku rasa begitu" Ucap anaya

__ADS_1


"Hei apartemen ini aku beli dengan mantan pacar ku dulu sebelum dia meninggalkan ku" Ucap Marta sembari membuka pintu dan masuk ke dalam apartemen


"Apa dia berselingkuh kak? jika iya aku akan membalasnya" Ucap anaya bersungguh-sungguh


"Jangan berfikir yang tidak tidak, dia meninggal karena kecelakaan dan setelah dia meninggal aku baru tau apartemen ini di beli atas namaku" Ucap Marta menjelaskan


"Maaf aku turut berduka untuk mu kak" Ucap anya


"Ah lupakan itu sudah terjadi cukup lama, tidak masalah aku tau dia sudah bahagia di sana" Ucap Marta


"Kakak sudah lama tinggal di sini" Ucap anaya sembari duduk di sofa putih yang empuk


"Tentu saja" Ucap Marta


"Jadi kakak tau siapa yang ada di apartemen sebelah mu" Ucap Anaya


"Ah aku beberapa kali bertemu dengannya, dia seorang gadis muda yang cantik, tapi sudah cukup lama aku tidak melihat nya" Ucap Marta


"Ah begitu" Ucap anaya


"Kenapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu? " Ucap Marta


"Tidak ada kak hanya hanya penasaran saja" Ucap anaya sedikit canggung


"Baiklah kalau begitu aku akan membuat kan makanan untuk mu kau pasti lapar" Ucap Marta


"Benar aku sangat lapar" Ucap anaya


Marta berjalan ke arah dapur untuk mulai memasak


Anaya saat ini sedang berada dalam pikiran nya sendiri

__ADS_1


*Sudah memiliki wanita sangat muda masih berbicara ingin mengejar ku, apa kau pikir aku wanita bodoh? jika bukan karena balas dendam ini aku juga tidak akan menjadi wanita mu" Ucap anaya dalam hati menggenggam erat tangannya namun tak tau kenapa hatinya pun sedikit merasa sakit mengetahui kebenaran nya


"Ada apa dengan ku, kenapa ini sakit? " Ucap anaya menekan dadanya


__ADS_2