
"Hari akan semakin gelap, kau lebih baik membersihkan diri mu, di hutan kau juga tidak bisa melihat apa pun saat malam karena hutan akan sangat gelap" Ucap Nick
"Hmm aku mengerti" Mengusap air matanya dan pergi meninggalkan Nick
"Jimmy, masuklah" Ucap nick yang tau Jimmy setia menunggu nya di depan pintu
"Ada apa Tuan? " Ucap Jimmy
"Suruh dia kembali, aku ingin berbicara padanya" Ucap Nick
"Baik Tuan Muda" Ucap Jimmy
saat ini anaya sedang berendam di kamar mandi, dia tiba-tiba teringat saat dirinya yang terluka saat itu di seret dengan begitu sadisnya
Akkk kkh hhh hhh tiba-tiba anaya berteriak teringat akan kematian nya
"Kali ini akan ku selesai kan dendam ku, dan hidup dengan tenang" Ucap anaya pada dirinya sendiri
Anaya keluar dengan kimono mandi
saat anaya membuka pintu ternyata Nick menunggu di depan pintu
"Kenapa kau berdiri di sini" Ucap Anaya
"Kenapa kau berteriak? " Ucap Nick
"Tidak apa-apa seperti nya tadi aku melihat kecoa" Ucap anaya
"Kau bercanda rumahku tidak mungkin ada kecoak" Ucap nick
"Siapa yang tau seperti nya aku benar-benar melihat nya" ucap anaya
Menatap anaya dari atas sampai bawah
"berhenti menatap ku dengan tatapan mesum seperti itu" Ucap anaya
"Kenapa? apa aku tidak boleh menatap wanitaku sendiri? " Ucap Nick
__ADS_1
membuat anaya terdiam
"Apakah kau lupa siapa dirimu? " Ucap nick
"Tidak aku tidak lupa, tapi bisakah aku menyerahkan diriku saat aku sudah menyelesaikan semua dendam ku? " Ucap anaya
"Apa kau pikir kau bisa menentukan kapan aku ingin melakukan nya " Ucap Nick menyentuh rambut anaya yang masih sedikit basah
"Lakukan jika ingin lakukan" Ucap Anaya
"Menantang ku! lepas kimono mu!! " Ucap Nick
Anaya gemetar ingin melepaskan kimono nya,
"Kenapa takut? aku juga sudah melihat semuanya" Ucap Nick
Tangan anaya gemetar saat ingin membuka kimono nya, bagaimana pun malam itu dia terpengaruh oleh obat
"Tutup saja!! aku tidak berselera dengan orang yang ragu-ragu" Ucap Nick dia langsung keluar
anaya kemudian membuka lemari baju, dia terperanjat semua baju yang ada di sana adalah baju milik nya
"Apa dia memindahkan semua baju ku kemari" Ucap anaya
Beberapa hari telah berlalu, Setelah saat itu anaya tidak pernah melihat Nick lagi, dan dia tidak di izinkan keluar sama sekali
Anaya berjalan ke taman dan berjalan ke hutan
"Jessi, apa kau di sini" Teriak anaya
"Aku benar-benar sial!! tidak bisa keluar dan tidak ada yang bisa ku ajak bicara" Ucap anaya yang memilih duduk di bawah pohon yang rindang
"Hari ini harus memikirkan cara untuk keluar dari rumah ini" Ucap anaya
Saat anaya sedang menikmati suasana hutan terdengar suara!
Anaya melihat kawanan serigala mendekat ke arahnya
__ADS_1
Serigala itu ingin menyerang anaya
"Bagaimana ini? aku terlalu ceroboh aku berjalan terlalu dalam" Ucap anaya pada dirinya
Anaya hanya bisa bersiap lari karena melawan tidak akan mungkin
Anaya berlari ke arahnya datang kali ini dia hanya bisa mengandalkan kecepatan larinya namun serigala bukan pelari payah tentu saja dia hampir mengejar anaya
"Huh hah huh hah" Anaya sudah terengah-engah dia hampir kehabisan nafasnya
*Kenapa terasa jauh, apa aku tersesat kenapa tidak melihat ujung hutan ini" Ucap anaya dalam hati
*Siapa pun tolong aku! " Ucap anaya berdoa dalam hati
Anaya benar-benar sudah kelelahan tapi tiba-tiba ada seorang yang berlari ke arah serigala itu, anaya berhenti dan melihat punggung seseorang itu dan terjatuh kakinya lemas
"Nona" Ucap Jimmy yang berlari menemui anaya
"Dia? siapa? " Ucap anaya
"Dia orang yang bisa mengendalikan serigala itu selain Tuan Muda, dia tuan muda kedua keluarga Walton " Ucap Jimmy
"Tuan muda kedua? " Ucap Anaya yang melihat punggung tuan muda kedua itu
"Benar nona tenang saja, kau akan baik-baik saja" Ucap Jimmy
jessi yang melihat anaya duduk di bawah segera menghampiri anaya, anaya melihat Jessi dan mengusap Kepala nya
"Apa kau khawatir padaku jessi" Ucap anaya
Tuan muda kedua itu berjalan ke arah anaya
"Bagaimana kakak ku bisa memelihara wanita tidak berguna seperti mu!! menyusahkan saja" Ucapnya
"Siapa yang kau bilang tidak berguna!! lagian siapa yang mampu bertarung dengan serigala" Ucap anaya menatap ke arah tuan muda kedua
keduanya terkejut ketika melihat satu sama lain
__ADS_1