Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 4


__ADS_3

Anaya melakukan latihan nya dengan serius latihan yang hampir merenggut nyawanya itu berhasil dia lalui dengan mudah


Satu bulan telah berlalu


pagi itu Kapten ingin membangunkan Anaya


"Hei!! Wanita bangun!!! " Ucap Kapten menggedor pintu kamar Anaya


Kapten memegang pegangan pintu dan menariknya pintu itu tidak di kunci


Kapten masuk ke dalam kamar Anaya dan menemukan sepucuk surat di atas tempat tidur anaya


Kapten dengan terburu-buru mengambilnya


#Dear kapten sialan!!!


Satu bulan telah berlalu aku telah menyelesaikan pelatihan dasar di camp ini


jadi aku pamit pergi


oh iya aku sedekahkan semua baju ku yang sudah sangat kebesaran untuk mu


terimakasih atas pelatihan yang luar biasa!! makanan yang benar-benar tidak enak!! tempat tidur yang seperti batu, Teman-teman yang seperti iblis benar-benar, kau seharusnya mengganti nama camp pelatihan mu ini menjadi Neraka di dunia


Keluhan From: Anaya Meisya


"Wanita ini!! benar-benar jika aku menemukan mu, aku akan.. " Ucap Kapten itu terhenti tiba-tiba kenangan satu bulan di camp muncul


"Cieh!!! kenapa bisa aku memikirkan nya" Ucap Kapten itu kesal dia melipat kertas yang Anaya berikan dan memasukkan nya kedalam kantung celana nya


Sedangkan Anaya kini sudah berada di dalam taksi


Di dalam taksi ada banyak pesan masuk setelah Anaya mematikan HP nya selama satu bulan


Glen: Anaya kau di mana?


Glen: Anaya kau baik -baik saja kan


Glen: Anaya aku mengkhawatirkan mu


Glen: Anaya balas pesanku


dan masih banyak lagi pesan dari Glen, begitupun pesan masuk dari Stella


Stella: Jaga kesehatan mu Anaya


Stella: Cepat pulang akan aku buatkan makanan untuk mu


Stella: Mari kita makan bersama

__ADS_1


Banyak lagi pesan dari Stella


"Cieh!! jika itu aku yang dulu aku pasti akan terharu dengan kalimat pesan yang mereka berdua kirimkan padaku!! tapi Tuhan berkata lain aku sudah tau kebusukan kalian berdua, dan kebusukan itu akan aku balas


liat saja Anaya meisya bukanlah Anaya meisya yang dulu lihat lah bagaimana aku akan menghancurkan kalian berdua " Ucap Anaya lirih dengan tangan mengepal sorot mata yang penuh dendam terlihat dari kedua bola mata Anaya


"Nona kita sudah sampai" Ucap supir taksi itu


"Em, terimakasih pak" Ucap Anaya kepada sopir itu sembari memberikan uangnya


"Ini terlalu banyak" Ucap supir taksi itu


"Ambil saja kembaliannya pak" Ucap Anaya


"Te.. terimakasih Nona" Ucap supir taksi itu


Anaya hanya tersenyum dan turun dari taksi itu


Anaya mulai memasuki Butik dan salon di hadapan nya itu


Saat dia masuk semua mata menatap anaya


gadis lusuh dengan baju yang kebesaran itu menjadi pusat perhatian semua orang


Tidak ada satu pegawai salon yang menghampiri nya


*Manusia memang jika tidak beruang tidak akan di pandang, kedepannya aku harus mengumpulkan uang yang banyak untuk membungkam semua mulut orang yang mencibir ku " Ucap anaya dalam hati


Semua pegawai pura-pura sibuk dengan pelanggan lain


Tapi ada satu pegawai menghampiri anaya


"No.. nona ada yang bisa saya bantu" Ucap Pegawai itu


"Bisakah kau membuat ku cantik" Ucap Anaya


"Tapi saya hanya pegawai baru" Ucap pegawai itu


"Tidak masalah aku percaya padamu" Ucap anaya


"Ba... Baiklah kalau begitu" Ucap pegawai itu yang menuntun Anaya untuk melakukan berbagai perawatan


Setelah semuanya selesai saat anaya akan mandi pegawai itu bertanya


"Nona haruskah aku memilihkan baju untuk mu" Ucap pegawai itu


"Tentu, pilihkan beberapa" Ucap Anaya


"Baiklah Nona" Ucap pegawai itu yang mulai berjalan keluar setelah Anaya masuk ke dalam kamar mandi

__ADS_1


"Nona, bajunya ada di sini, beberapa sudah aku taruh di kasir, Setelah selesai membersihkan diri, saya akan merapikan rambut Nona" Ucap pegawai itu


lalu pergi meninggalkan anaya


Di dalam Bathub Anaya merendam tubuhnya dengan busa yang melimpah, dia benar-benar sedang memanjakan tubuhnya


selesai membersihkan dirinya dia memakai baju yang pegawai pilihkan tadi


"Kau terlihat sangat cantik anaya! " puji Anaya pada dirinya sendiri


Anaya keluar dari ruangan Spa


semua orang menatap Anaya


"Nona kemari " Ucap pegawai itu yang sudah bersiap untuk merapikan rambut anaya


Pegawai itu sibuk mendandani anaya


setelah selesai


"Nona kau terlihat sangat cantik" Ucap pegawai itu takjub ternyata wanita lusuh tadi berubah menjadi wanita cantik


"Hm, bukankah kau yang membuatku cantik kenapa kau terlihat terkejut seperti itu" Ucap Anaya


"Tidak... tidak.. nona pada dasarnya memang cantik hanya make-up setipis ini nona terlihat sangat cantik" Ucap pegawai itu


"Kau terlalu memuji" Ucap Anaya


Anaya sekarang sudah berada di depan kasir melihat tagihan perawatan nya


"17 juta" Ucap anaya melihat struk yang dia pegang


Anaya mengeluarkan kartunya


"Ambil 18 juta dan berikan satu juta itu pada pegawai mu yang telah melayani ku" Ucap Anaya


"Baik Nona" Ucap kasir itu


kini semua pegawai mengutuk dirinya karena tidak melayani Anaya


"Nona itu memberikan tips satu juta " Ucap pegawai saling berbisik


"Jangan lupa ambil bagian mu" Ucap Anaya sebelum pergi pada pegawai itu


"Te... terimakasih Nona" Ucap pegawai itu


Anaya hanya tersenyum


__ADS_1


ANAYA MEISYA


__ADS_2