
Hari terlewati dengan cepat Anaya terbangun dari tidurnya melihat sekeliling "Apa sudah malam? " Tanya Anaya saat sudah terbangun.
Anaya melihat di samping nya tidak ada Nick "Mungkin kah dia kembali ke kantor? tapi ini bukankan sudah malam? " Anaya mencari keberadaan handphone nya untuk melihat jam berapa sekarang.
Jam di HP Anaya menunjukkan pukul 19:00, Anaya menaruh kembali HP nya dan meregangkan tubuhnya yang hampir hancur karena Permainan 3 kali dalam sehari.
"Haruskah aku mandi" Ucap Anaya yang akhirnya memilih untuk membersihkan dirinya, dia bersiap dengan air hangat di bathub, merendam dirinya akan membuatnya rileks.
Anaya terdiam sejenak menatap langit kamar mandi " Ayah ibu satu langkah lagi aku akan menyelesaikan pembalasan dendam ku, aku akan membalas semua orang yang menyakiti ayah, ibu, dan aku " Ucap Anya berbicara pada dirinya sendiri.
Anaya menyelesaikan mandinya lumayan lama, dia asik merendam tubuhnya dengan air hangat.
Anaya berjalan untuk berganti pakaian, kemudian dia mengeringkan rambutnya.
Nick tiba-tiba masuk dengan setelan jas yang membuatnya terlihat semakin tampan.
Anaya menyelesaikan mengeringkan rambutnya dan menatap Nick "Apa ada acara? " Tanya Anaya yang melihat Nick berpakaian formal
"Ada, makan malam bersama mu, apakah Wanitaku bersedia makan malam dengan ku? "
"Kenapa tidak, aku juga sudah lapar" Ucap Antara jujur bagaimana pun dia hanya makan sedikit dan sudah menjadi makanan untuk Nick yang menguras semua tenaganya.
"Baiklah, ayo berangkat" Ucap Nick dengan tangan bersiap untuk menerima gandengan tangan Anaya.
Anaya menghela nafas nya, biarkan aku ganti baju dulu, jika memakai baju seperti ini takut nya tuan Nick akan di hina mengajak pembantunya makan bersama " Gurau Anaya.
"Bahkan memakai baju sederhana ini kau sangat cantik Anaya tidak akan ada yang berani mengatai ku, karena kecantikan mu"
Anaya tersenyum " Sejak kapan Tuan Muda Nick ini pandai berkata manis " Ucap Anya
Nick memeluk tubuh Anaya dari belakang dan berbisik lembut " Tentu saja sejak aku menemukan wanita ku yang begitu cantik "
"Berhenti membual, keluarlah aku akan ganti baju"
__ADS_1
"Kenapa tidak ganti baju di depanku lagi pula aku sudah melihat semuanya tak terkecuali tahi lalat di pinggang kanan" Ucap Nick menggoda Anaya.
"Tuan muda tak tahu malu, keluar" Anaya segera bangkit dan menyeret Nick pergi, Nick benar-benar membuatnya merasa malu Nick mengingat setiap inci tubuhnya.
Nick tersenyum puas, dia benar-benar senang dengan ekspresi malu-malu dari Anaya itu, Nick terpaksa keluar dan menunggu Anaya di bawah.
Anaya mengganti bajunya sedikit menatap rambutnya agar terlihat rapi, Anaya berjalan menuruni tangga membuat Nick yang menatap Anaya tak dapat berkedip
Anaya berjalan ke arah Nick dan tersenyum " Aku sudah siap" Ucapnya
" Kau benar-benar cantik" Bisik Nick saat Anaya sudah berada di sampingnya, Nick sedikit mencium telinga Anaya.
"Apa kau tidak tau aku harus memakai gaun berkerah ini untuk menutupi sesuatu" Ucap Anaya yang menyadari di seluruh lehernya terdapat tanda merah
"Itu adalah tanda kepemilikan ku tidak perlu kau sembunyikan"
"Kau benar-benar tak tahu malu" Anaya kesal dan berjalan terlebih dulu menuju mobil, Nick tersenyum bahagia.
Nick. memarkirkan mobilnya, dan terlebih dulu turun untuk membukakan pintu mobil untuk Anaya, mereka berdua bergandengan dengan elegan berjalan ke Red karpet itu..
"Seperti nya tempat ini sangat sepi, apa kau yakin akan makan malam di sini? " Ucap Anaya, yang mengartikan biasanya kalau Restoran atau tempat makan sepi pengunjung menandakan makanan nya kurang menggugah selera.
"Ini adalah restoran bintang lima, Jimmy yang merekomendasikan nya"
"Tapi kenapa sepi sekali? " Tanya Anaya heran
"Karena aku sudah mem booking nya, kau tidak akan merasa terganggu, malam ini adalah malam di mana hanya ada kau dan aku" Ucapan Nick membuat Anaya tersipu malu
Tanpa harus memesan makanan, makanan pembuka sudah di sajikan di meja Nick dan Anaya.
Lampu yang di ganti dengan ratusan lilin menambah kesan romantis makan malam mereka , bau bunga mawar hidup membuat suasana semakin hangat.
Perlahan melodi romantis mengikuti setiap suap makanan yang masuk ke dalam mulut.
__ADS_1
"Apa kau menyukai nya? " Tanya Nick yang mempersiapkan semuanya untuk Anaya, sebenarnya bukan Nick yang mempersiapkan nya tapi Jimmy yang kini sedang istirahat di kamar restoran itu karena kelelahan dengan waktu singkat menyiapkan ribuan tangkai mawar merah, ratusan lilin, mendekorasi semuanya.
Anaya mengangguk wanita mana yang tidak akan menyukai perlakuan manis Nick ini, ribuan tangkai mawar, ratusan lilin dan alunan lagu yang begitu merdu dan romantis semua hati wanita akan meleleh.
Mereka menyelesaikan makan malam itu dengan tenang, setelah mereka selesai makan tiba-tiba Nick berdiri dan berjalan ke sebuah piano.
Sebuah lampu memperlihatkan sikap indah Nick memainkan piano di hadapan nya dengan sebuah lagu yang berjudul When A Mana Loves Aku Women.
Nick mulai memainkan piano nya, alunan nada dari piano terdengar begitu merdu dan indah, membuat Anaya tidak henti menatap ke arah Nick, meski Nick tidak menyanyikan lagu itu tapi alunan piano nya memenuhi hati Anaya.
Sampai detik terakhir Nick menyelesaikan permainan piano nya dengan indah, Anaya bertepuk tangan dan tersenyum bahagia, Nick ikut tersenyum bahagia dan berjalan ke arah Anaya.
Anaya memeluk erat Nick, Nick benar-benar banyak memberikannya kejutan, bisa menjadi wanita pria sehebat Nick adalah suatu keberuntungan.
Nick membalas pelukan Anaya, dan melepaskan nya saat terdengar lantunan musik yang begitu romantis, Nick berbisik pada Anya "Maukah berdansa dengan ku? " Ucap Nick lembut
"Aku tidak bisa berdansa" Ucap Anaya yang memang tidak bisa berdansa.
Nick tersenyum dan membawa Anaya duduk di kursinya, Nick kemudian berlutut membuat Anaya sedikit kebingungan "Aku akan membantumu melepaskan sepatu nya" Ucap Nick semakin membuat Anaya tak mengerti.
Nick melepaskan sepatu Anaya dan menyuruh Anaya untuk menginjak punggung kakinya " Nick membawa Anaya berdansa di atas kakinya "Jangan katakan kau tidak bisa, apapun yang kau mau aku bisa mewujudkan nya untuk mu Anaya" Ucap Nick yang terus memeluk pinggang ramping milik Anaya.
Satu lantunan lagu berakhir itu menandakan berakhir juga sesi dansa itu, malam ini Anaya benar-benar menjadi wanita yang paling Bahagia.
"Apakah aku berat? apakah kakimu baik-baik saja" Anaya khawatir pada Nick
Nick tersenyum " Kau sangat ringan kedepan nya aku harus membuatmu makan lebih banyak lagi" Ucap Nick
"Tidak aku tidak mau banyak makan, jika aku gemuk kau akan meninggalkan ku" Ucap Anaya yang teringat masa lalunya wajahnya seketika berubah.
Nick mencium kening Anaya " Saat kau gemuk aku tidak akan meninggalkan mu, aku akan ikut gemuk agar kau tidak takut aku akan meninggalkan mu" Ucap Nick memeluk Anaya membuat Anaya tanpa sadar mengeluarkan air matanya.
*Bisakah aku mempercayai mu Nick, akan kah kehidupan baik ini akan bertahan selama nya, aku harap iya" Ucap Anaya dalam hati sembari membalas pelukan Nick dengan erat
__ADS_1