
"Anaya kemari! berdiri di samping ku" Ucap Nick membuat Anya tersenyum getir
"Kau tidak akan menghukum paman aji? " Tanya anaya dia memastikan nya sebelum berdiri
"Kak Anaya berdirilah kak Nick tidak akan menghukum paman aji kau tenanglah, Benarkan kak Nick" Rachel tersenyum ke arah Nick
Nick tidak ingin berdebat dia menganggukkan kepalanya, itu membuat senyum getir lagi-lagi menghiasi wajah anaya. Ada rasa sesak di hati Anaya melihat Nick yang begitu patuh pada Rachel *Benar-benar patuh! yang harus kau sebut wanita mu dia bukan aku! " Ucap Anaya dalam hati
Anaya berdiri dan ingin pergi meninggalkan mereka semua namun Tangan nya di hentikan oleh Kapten Neraka " Aku antar ke kamar"
Nick melihat Mike yang begitu ingin menjaga Anaya benar-benar merasa kesal dan segera berjalan ke arah Anaya namun kursi roda Rachel tiba-tiba menggelinding sendiri ke arah Nick "Kakak tolong aku!! " Ucap Rachel terlihat panik dan ketakutan membuat Nick dengan cepat menangkap Rachel
Nick berhasil menangkap Rachel Rachel memeluk erat tubuh Nick, membuat Anaya merasa kesal di buatnya *Ada apa ini, harusnya aku tau ini akan terjadi bukan" Ucap anaya dalam hati
Saat melepas pelukan Rachel Nick sudah tidak melihat Anaya lagi hanya tertinggal kapten yang mungkin masih memandang ke arah kepergian Anaya
Nick setengah berlari untuk mencari Anaya yang tiba-tiba pergi
"Kakak" Teriak Rachel
"Apa kau tidak lelah berpura-pura! terus saja membayangi nya dengan hutang budi masa lalu, apa kau sudah buta lihat bertapa dia mencintai wanita " Ucap kapten
"Aku tidak sedang berpura-pura kak Mike, kau juga tau tubuh ku ini lemah kenapa kau terus menyudutkan ku" Ucap Rachel dengan Nada lemah tak bertenaga
"Trik mu ini gunakan saja padanya! itu tak akan berpengaruh aku berfikir dengan rasional tidak dengan nya"
"Kenapa kau begitu kak Mike, kau harusnya mendukung ku kau menyukai kak Anaya kan harusnya kita bisa bekerja sama" Ucap Rachel lembut seakan merayu
"Aku tidak berpikir picik seperti mu! " Ucap Mike kemudian pergi Mike menekan dada nya *Benar aku telah jatuh cinta dengan nya" Ucap Kapten dalam hati
"Kenapa dia menolak kerja sama ku, apa aku salah mengerti apa kak Mike tidak menyukainya? tidak mungkin kak Mike menyukai aku yakin itu" Ucap Rachel
******
Anaya duduk di taman, membawakan kotak pertolongan pertama untuk paman Aji
"Nona tau saya di sini? " Ucap paman aji
"Ya Paman, kemari lihat biar aku bantu obati" Ucapan anaya yang melihat tangan dan punggung Paman aji terluka
__ADS_1
"Tapi Nona"
"Lepas saja, aku hanya membantu paman untuk membersihkan luka saja"
"Terimakasih." paman aji melepaskan bajunya terlihat tubuh tua nan kurus yang penuh dengan luka dan lebam
" Benar-benar keterlaluan." Ucap Anaya yang melihat luka di tubuh Tua itu
"Nona Jangan marah pada Tuan Muda, ini juga kesalahan ku yang tidak mampu melarang Nona keluar" Ucap paman aji
"Ini salah ku paman, jika saja aku tidak bersikeras untuk keluar paman tentu saja tidak akan mendapatkan luka seperti ini"
"Paman melihat Tuan Muda sangat takut kehilangan Nona, wajar saja jika dia melakukan ini"
Anaya tersenyum masam "Takut kehilangan, apa paman aji bercanda? dia hanya tidak ingin rugi saja, lagi pula orang yang tidak boleh hilang dari hidup nya hanya Rachel saja" Ucap Anaya
"Tentang itu sebenarnya Tuan muda hanya " Ucapan paman Aji terpotong saat Langkah kaku mendekat ke arah mereka
"Anaya kau di sini" Ucap Nick memeluk tubuh Anaya dari belakang dan baru saja menyadari kalau lengan Anaya terluka
Paman aji segera merapihkan pakaian nya. "Tuan Muda, Nona anaya saya permisi terimakasih atas pengobatan nya" Ucap paman aji tak ingin mengganggu
"Apa yang perlu aku jawab, kau bisa melihat nya sendiri bukan" Ucap Anaya dingin
"Bagaimana kau bisa terluka? Mike benar-benar tidak bisa menjaga mu! " Ucap kesal Nike
"Kenapa kau menyalahkan adikmu?! ini harusnya jadi kesalahan mu jika kau bisa bergerak dengan cepat membantu ku balas dendam ini tidak akan terjadi" Sindir Anaya
"Aku sudah bilang padamu untuk menunggu ku di rumah tapi kau malah pergi bersama dengannya, apa kau benar-benar sudah tidak tahan untuk meninggalkan ku dan bersama dengan adik ku! " Teriak Nick yang terpancing emosi
"Aku atau kau yang sudah tidak tahan, lihat wanita mu sampai sudah menunjukkan taringnya pada ku, akan lebih baik jika kontrak kita di batalkan" Ucap Anaya meski entah mengapa dadanya terasa sesak mengatakan itu tapi dia berharap Nick akan menyetujui nya
"Tidak! Kontrak itu tidak bisa di batalkan jika kau ingin membatalkan nya kau harus membayar 30milyar tunai!! " Ucap Nick mengancam
"Da..Darimana denda itu berasal itu tidak ada dalam kontrak" Ucap anaya
"Kau tidak baca di halaman akhir " Ucap Nick yang diam-diam menambahkan pinalti setelah anaya menandatangani kontrak itu
"Kau benar-benar licik! " Teriak Anaya
__ADS_1
"Batalkan kontrak nya dan beri aku 30 milyar tunai" Ucap Nick, Anaya terdiam tidak menyangka ada trik seperti ini
*Apa dia benar-benar mencintai ku atau hanya ingin aku tetap menjadi wanita keduanya" Ucap Anaya dalam hati
*Maafkan aku Anaya aku hanya bisa seperti ini untuk menahan mu di sisi ku, aku tak ingin kehilangan mu" Ucap Nick dalam hati
"Sudahlah lupakan masalah kontrak itu, sini aku lihat luka mu" Ucap Nick yang kini berubah sedikit lembut
"Tidak perlu" Anaya berubah dingin
"Biar aku lihat" Ucap Nick yang langsung menggendong Anaya
"Hei apa yang ingin kau lakukan? " Anaya bingung kenapa Nick malah menggendong tubuhnya
"Diamlah" Ucap Nick yang membawa Anaya pergi ke kamar mereka, Nick mendudukkan anaya di ranjang, dan ingin melepaskan baju anaya
"Apa yang ingin kau lakukan"
"Aku hanya ingin memeriksa tubuh wanita ku, apakah ada luka lain? " Kali ini Nick terlihat khawatir
"Aku baik-baik saja, hanya ada luka di lengan saja" Anaya menjawab santai
"Benarkah bagaimana kau bisa terluka"
Anaya bingung bagaimana dia akan menjelaskan luka yang dia dapat karena dia mengingat kejadian di kehidupan nya dulu
"kau pulang kantor begitu cepat apa ada yang ingin kau katakan padaku? " Anaya mencoba mengganti topik pembicaraan
"Tentu saja ada, tapi setelah aku menggantikan perban mu"
"Ini baru saja di pakai tidak perlu ganti"
Nick ingin mengganti nya karena Nick tau Anaya di perban oleh Mike "Aku bilang ganti tentu saja ganti! ini sudah terlihat kotor! " Kolah Nick, Anaya hanya diam tidak mau membuat masalah
Setelah Nick mengganti perban Anaya "Jadi apa yang ingin kau katakan" Anaya sudah tidak sabar
"Lihat ini" Nick memberikan handphone miliknya
"Ini? "Menatap Nick
__ADS_1