
Alena dan Kenan masuk ke ruangan milik Kakek Marven. tidak semua orang yang bisa masuk ke ruangan tersebut
" Kenan aku akan menjadi Leader kalian" kata Alena
" baik nona saya mengikuti apa yang Nona katakan" Kata Kenan
" jika berdua kau tak perlu memakai kata nona apa pun tapi jika di depan para mafioso kau bisa memanggil ku Queen" kata Alena datar
" baiklah saya akan memanggil mu Lena karena dulu Tuan memanggil anda Lena" kata Kenan
" terserah, aku akan menjadi Leader kalian tapi bukan sebagai Leader The Bolds melainkan Leader Angel Death (malaikat kematian)" kata Alena dingin
bahkan Kenan merasa merinding karena Alena tak jauh berbeda dengan tuan nya atau kakek Alena
" baik Lena" kata Kenan
"kita tinggalkan markas ini kalian akan tinggal di tempat ku, dan bawa semua senjata,uang mobil, dan pesawat Jett di sini " kata Alena
" oh iya tolong Ambil kan Michel dan Sena di rumah Kakek aku sudah lama tak bertemu dengan mereka" sambung Alena
Michel dan Sena adalah Harimau putih yang Alena dan Kakek bebaskan dari para pemburu Alena membawanya ke rumah kakek karena jika di rumahnya pasti tak di izin kan Daddy nya
" baiklah Lena, tapi bisakah aku melihat wajah mu Lena karena sudah lama aku tak bertemu dengan mu terakhir kali aku bertemu dengan mu saat umur mu 8 tahun" kata Kenan ragu
Alena pun tak menjawab ia hanya membuka topeng nya. Kenan yang melihat Alena pun terpana karena wajahnya yang sangat cantik
Alena yang melihat Kenan terpana langsung memakai kembali topeng nya
" Kenan apakah kau belum mempunyai pasangan" kata Alena
Kenan yang mendengar itupun langsung kikuk karena semenjak ia ikut dengan Tuan Marven ia tak pernah memikirkan pasangan hidup
" sudahlah tak perlu di jawab aku sudah tau apa jawabannya" kata Alena
__ADS_1
Kenan dan Alena hanya beda 10 tahun saat ini umur Alena 15 tahun dan Kenan 25 tahun
Alena dan Kenan pun keluar. para mafioso melihat mereka berdua keluar pun menunduk hormat
"baiklah saya akan memberi tahukan jika The Bolds tidak akan berjalan lagi mulai detik ini lagi kita akan bergabung ke gangster Angel Death yang di ketuai oleh cucu dari Tuan Marven" kata Alena
" jika kalian keberatan saya tak masalah saya tak akan memaksa kalian" kata Alena santai
" kami ikut dengan Lady" kata mafioso serempak
" panggil aku Queen Len" kata Alena
" baik Queen Len" kata mereka serempak
" bawa semua senjata dan barang yang berguna di markas ini bawa juga mobil dan pesawat jett" kata Alena
setelah selesai mereka langsung pergi kemasion Alena. saat sampai di masion mereka pun berdecak kagum karena masion Alena sangat lah mewah dan besar
" kalian bawa mobil ke ruang bawah tanah dan untuk senjata ikut aku akan ku tunjukan dimana akan di letak kan" intruksi Alena
" baiklah Queen" kata mereka serempak
"kalian ikut aku, dan kau juga Kenan" kata Alena
Kenan dan mafioso hanya mengikuti Alena saja. mereka sampai di depan rak buku
"biyu buka ruangan senjata" kata Alena
baik Lady
rak buku pun bergeser dan melihatkan sebuah pintu. pintu pun terbuka dengab sendirinya. Kenan dan para mafioso terkagum kagum. gadis sekecil ini bisa menciptakan tekhnologi yang canggih
saat masuk keruangan mereka juga terkagum kagum karena terdapat banyak senjata yang sangat canggih dan lengkap
__ADS_1
" taruh senjata ini di rak itu" kata Alena menunjuk salah satu rak senjata milik nya
setelah selesai mereka pun keluar dari ruangan itu dan secara otomatis pintu itu tertutup dan rak kembali ke tempat semula
mafioso itu pun kembali dan bergabung dengan mafioso lainnya di masion lain
Alena mengajak Kenan ke ruangan kerja nya namun mereka melihat Doen dkk dari ruang latihan
" dek siapa dia dan kenapa tadi berisik sekali" kata Deon
" dia Kenan tangan kanan dari The Bolds, mafia yang di dirikan kakek ku, tadi aku membawa anak buah The Bolds kemari" kata Alena
" kakak sedang apa" kata Alena
Deon dan Alena mengubah nama panggilan mereka menjadi kakak Adik karena permintaan Deon
" tadi kakak dan teman teman sedang berlatih selesai dari berbelanja" kata Deon
" owh sebaiknya kalian sudahi latihannya dan istirahat" kata Alena
" baiklah kami ke kamar, kamu juga cepat tidur karena ini sudah sangat malam" kata Deon
" iya bawel, selamat malam" kata Alena
" selamat malam" jawab Deon dkk serempak
mereka pun berpisah keruangan masing masing
Alena dan Kenan sudah berada di ruangan kerja milik Alena
" Ken tolong tambah lagi mafioso kita, kau bisa ambil dari para preman atau dari mana saja dan ajari mereka bela diri karena banyak mafio kita yang sudah gugur"
" baiklah Lena"
__ADS_1
" kau bisa memilih kamar yang kau mau di lantai 4, sekarang kau bisa istirahat" kata Alena berjalan duluan
Alena pun masuk ke kamar dan mandi. setelah mandi Alena langsung tidur karena ini sudah tengah malam dan besok ia harus sekolah