Yes,I'M Queen Mafia

Yes,I'M Queen Mafia
eps 44


__ADS_3

Langkah Kenan terhenti melihat sosok yang tak asing bagi nya. Sosok pria paru baya sedang menangis di depan ruangan tersebut membuat hati Kenan bergemuruh. Apa sebenarnya yang terjadi


Alena yang melihat kedatangan Kenan langsung menepuk pundak Kevan dan memberi tau jika ada Kenan. Kevan langsung melihat ke arah Kenan membuat yang lain ikut melihat ke arah yang Kevan tuju. Kevan langsung berlari ke arah Kenan


" Kakak" Kevan langsung memeluk Kenan dan menangis


Pria paru baya yang sedang menangis tersebut mendongak kan wajah nya dan melihat ke Kenan dan Kevan. Ia tak menyangka jika putra Pertama nya akan datang kemari karena selama ini ia terus mendatangi putra nya membawa pulang bersama nya namun putranya selalu menolak


" Kenan" gumam pria paru baya tersebut


" kakak akhirnya kau datang kakak" kata Kevan di dalam pelukan Kenan


" Apa yang terjadi" kata Kenan dingin


" mama kak mama" kata Kevan


deg


" mama" lirih Kenan. Ntah mengapa dada Kenan sangat sesak saat adiknya mengucap kata ''


mama'. Jujur ia masih menyayangi ibu nya karena walau bagaimana pun ibunya adalah sosok wanita yang telah mengandung nya dan membesarkannya walau hanya sebentar. Ia tak ingin ibunya kenapa kenapa


Walau sakit hati nya di masa lalu masih membekas tapi ia benar benar gak kuat jika ibunya kenapa kenapa. Selama ini ia tau kesehatan ibunya semakin menurun dan ia sangat sedih


" mama koma kak" kata Kevan melepas pelukannya. Seketika Kenan langsung lemas ia mundur beberapa langkah. Ia memandang pintu ruangan dengan kosong


" gak Kevan kamu bercanda kan??, mama baik baik saja, mama gak kenapa kenapa kan? Kevan bilang kek kakak kamu becandakan gak mungkin mama koma, gak,,, gak" teriak Kenan frustasi meremas rambutnya

__ADS_1


" kakak" lirih Kevan melihat kakaknya menangis


Plakkkk


satu tamparan mendarat mulus di pipi Kenan. Semua terkejut bahkan Kenan terkejut ia melihat siapa yang menamparnya dan ia kembali menunduk Karena Alena yang menamparnya


" Kau tau kesalahan mu apa Kenan" tanya Alena Kenan menggeleng masih menundukkan kepalanya


" Kau sungguh bodoh, Kenapa kau menangis?? bukannya kau tidak peduli dengan ibu mu??"


" Kenan apa kau tau kenapa ibu mu mengusir mu, karena ibu terpaksa melakukannya demi keselamatan mu"


" Apa maksudmu Lena"


" Hah ternyata kau tak mencari tau mengapa ibu mu mengusir mu kau sungguh bodoh, ibu mengusir mu karena Ibu dari ayah mu menemukan keberadaan Ayah dan Ibu mu. Nenek mu tidak suka dengan ibu mu karena ibu mu adalah wanita dari kalangan bawah. Jika Nenek mu menemukan mu kau mungkin akan di siksa"


" kau berbohong Lena"


" Sejak kapan aku berbohong, Apa kau tau Kenan ibu mu selalu mendapat siksaan batin dari Nenek mu hingga membuatnya kehilangan akal sehatnya. Bahkan Ayah mu tidak tau hal itu" kata Alena membuat Kenan terduduk di lantai dan menangis terisak


" Tuhan sangat baik Kenan, Ia membuat mu menyesal sebelum ibu mu tiada walau ia membuat mu menyesal saat ibu mu koma namun ada kemungkinan jika ibu mu kembali pulih" kata Alena dengan bibir bergetar menahan tangisnya. Alena memejamkan matanya, menarik nafas panjang, lalu ia hembuskan dengan kasar ia berbalik namun sebelum itu dia berbicara


" temui ibu mu" kata Alena ia kembali ke tempat awal


" maaf paman, tugas saya membawa anak paman ke sini sudah terkabul sekarang saya serahkan kepada paman dan untuk bibi semoga Tuhan memberi ke ajaiban" kata Alena


" Terima kasih nak" kata papa Kenan bernama Thomas William

__ADS_1


" saya permisi" kata Alena melangkah pergi


" kalau begitu kami juga ingin undur diri om" kata Alvin di balas anggukan oleh Thomas


" Kevan jaga bibi, gue balik" Kata Alena di balas anggukan oleh Kevan. Alena melangkah pergi tanpa berpamitan kepada Kenan. Setelah kepergian Alena dkk Kenan berdiri menghapus air matanya


" kakak mau masuk" di balas anggukan oleh Kevan. Kenan masuk tanpa memperdulikan Thomas yang berada di dekat pintu ruangan tersebut. Saat masuk ia melihat mamanya terbaring lemah dengan Alat alat yang di pasang di tubuhnya


" mama" Kenan duduk dan meraih tangan sang mama


" Ma ini Kenan ma, Mama ayo bangun sekarang Kenan sudah ada di Sini ma"


" Ma maafin Kenan yg selama ini selalu membenci Mama, Kenan gak pernah tau kenapa Mama dulu mengusir Kenan, Kenan memang bodoh Ma, Kenan bodoh" kata Kenan menangis


" Ma bangun ma!!, Kenan yang nakal sudah Kembali Ma,, sekarang Mama bangun ya Ma"


" Ma Kenan mohon bangun Ma, Apa Kenan bawakan buah kesukaan Mama agar bangun kalau begitu Kenan belikan ya Ma" kata Kenan semangat namun ia kembali sedih lagi. Ia memutuskan untuk menemani mama nya


.


.


.


.


TERIMA KASIH YA YANG UDAH LIKE,KOMEN,DAN NGEVOTE KARYA ATHOR INI, SEBENERNYA ATHOR SENENG KALIAN KOMEN NAMUN ATHOR JUGA SEDIH KARENA GAK BISA UP TERUS TERUS

__ADS_1


ATHOR MINTA MAAF YA JIKA ATHOR JARANG UP NYA


__ADS_2