Yes,I'M Queen Mafia

Yes,I'M Queen Mafia
eps 20


__ADS_3

" kau tak perlu minta maaf namun sebelum itu kalian harus melihat Video ini terlebih" kata Alena mengambil Hp nya


" Video apa" kata Gary


"sebenarnya aku tak ingin menunjukan video ini namun kerena kau ayahnya jadi kau harus tau" kata Alena menunjukan Video


mata Gary membelalak, rahangnya mengeras,tangannya sudah mengepal. Abel yang melihat Video itu pun terkejut dan hanya bisa menangis


" aku gak tau ini salah siapa tapi kejadian ini bermula saat Abel pergi ke club dan minum. ia terlalu banyak minum dan di saat itu ada Bara dan dia memanfaatkan Abel yang sedang mabuk. setelah kejadian itu Abel tentu marah namun Bara dapat membujuknya dengan kasih sayang dan Abel di jadikan Adik angkat dan pemuas nafsu" kata Alena mematikan hp nya


Abel pun hanya menunduk dan menangis ia tak berani menatap ayahnya karena ia sudah membuat ayahnya kecewa. ia siap menerima hukuman dari ayahnya


namun apa yang di pikirkan Abel ternyata salah Gary memeluk Abel dan menangis


" maafkan ayah Abel, ayah tak becus menjaga mu" kata Gary


" tidak ayah, ayah tidak salah yang salah Abel" kata Abel


" maafkan ayah Abel" kata Gary


" tidak ayah, ayah tak perlu minta maaf. ini semua salah Abel ayah. Abel minta maaf ayah sudah ngecewai ayah" kata Abel


" iya anak ku. maafkan ayah ya nak" kata Gary


" iya ayah" kata Abel masih memeluk ayahnya

__ADS_1


Alena yang melihat kejadian mengharukan itu pun memalingkan wajahnya ia mengingat kenangan bersama Mommy nya. tanpa di sadari setetes cairan bening mengenai pipinya


di saat itu Elena mengambil alih tubuh Alena karena tak ingin jika Alena sedih lagi. Elena pun menghapus air mata nya dan keluar dari ruangan tersebut


namun saat memegang knop pintu Elena bicara kepada kedua ayah anak tersebut


" jangan ada yang memberi tau jika aku adalah pemilik sekolah. namun jika ada yang tau kalau aku ini pemilik sekolah ini maka kalian lah yang akan ku cari karena tidak ada yang mengetahui selain kalian berdua. dan kau Abel kau bersikap seperti biasa saja dan anggap saja kita tak pernah kenal" kata Elena tanpa melihat kedua manusia tersebut


Elena pun keluar dan berjalan ke arah kantin karena bel tadi sudah berbunyi saat menuju ke arah kantin Alena mengambil alih tubuhnya karena ia sudah merasa tenang


sampai di kantin ia hanya membeli camilan dan minuman dan berjalan ke arah meja Alysa dkk. sampai di meja Alena di serbu dengan pertanyaan yang di lontarkan teman temannya


" Alena tu gak papa kan? ada yang lecet gak? kamu gak di keluarkan dari sekolah kan Alena?" tanya Alysa


" gue gapapa" kata Alena duduk dan memakan camilannya


" gak" kata Alena


" serius lu gak di keluarin dari sekolah, terus apa yang terjadi ruang kepala sekolah" kata Aretha


" gak ada terjadi apa apa, sudahlah gue mau ke bawah pohon" kata Alena meninggalkan Alysa dkk


namun Alysa dkk mengikuti Alena. Alena yang di ikuti pun diam saja karena mereka temannya. sampai di bawah pohon Alena langsung duduk di atas rumput bersandar dengan batang pohon di ikuti Alysa dkk


" Al, kami boleh ikut Gangster mu gak" kata Alysa

__ADS_1


" boleh tapi kenapa kalian ikut dengan ku" kata Alena


" karena kami ingin mengetahui siapa orang tua kami" kata Alysa


Alena yang mendengar itu pun tertegun karena ia sudah mengetahui siapa orang tua mereka namun ia masih sembunyikan karena pasti mereka akan membalas dendam siapa yang sudah memisahkan mereka dari keluarga


" emm Al, jadi boleh kami bergabung" kata Alysa


" boleh tapi kalian harus menunggu hingga kita menjadi no 1" kata Alena


" baiklah kami tidak masalah" kata Alysa


" Al apa kami akan tinggal di masion mu" kata Atalie


" ya" kata Alena


" terus kami kerja bagaimana, kan masion mu jauh dengan tempat kami berkerja" kata Atalie


" kalian tak perlu bekerja, untuk makan dan segala kebutuhan aku yang tanggung tapi tidak untuk sekolah kalian, aku tau kalian masuk sekolah ini menggunakan beasiswa. aku ingin kalian bangga sekolah di sini karena kepintaran kalian bukan uang kalian" kata Alena


" jika itu yang kamu inginkan kami akan menuruti apa yang kamu inginkan karena kamu sudah banyak membantu kami" kata Alysa di angguki oleh Aretha dan Atalie


Alena hanya membalas dengan deheman saja, ia mulai memejamkan mata dengan tangan di belakang kepala, ia hanya memejamkan mata saja bukan tidur. baru saja memejamkan mata keributan datang menghampiri mereka siapa lagi kalu bukan 4D


bukan Alena namanya kalau meladeni mereka Alena terus memejamkan mata. Deon yang melihat Alena seperti itu pun duduk di sebelah Alena dan menaruh kepala Alena ke bahunya. ia pun mengelus ngelus kepala Alena dengan lembut

__ADS_1


yang lain pu hanya diam saja melihat Adegan romantis itu karena mereka tau jika Alena dan Doen hanya lah sebatas Adik dan Kakak saja


namun berbeda dengan seseorang yang tanpa sengaja melihat Adegan romantis itu ia merasa panas. orang itu pun meninggalkan tempat itu dan kembali ke kelasnya


__ADS_2