
sudah seminggu Alena menyusun rencana untuk menyerang markas Diamond King dan Red Diamond dan selama itu Alena terus mendapatkan teror
bahkan mereka pernah menculik Vika dan Ricki. Alena mengetahui itu pun menjadi marah namun ia tidak bisa bertindak gegabah karena nyawa Vika dan Ricki menjadi taruhannya untungnya Vika dan Ricki pintar hingga mereka kabur menyelamatkan diri
kini Alena berada di ruang kerjanya bersama yang lain Alena memberi tahu rencana untuk menyerang markas Diamond King dan Red Diamond
" aku mendapatkan kabar jika nanti malam Leader Diamond King akan berkunjung ke markas Red Diamond" kata Alena
" bagaimana kau tau" kata Derrel
" aku menyuruh seseorang sebagai mata mata di sana" kata Alena
" kita akan menyerang markas cabang mereka secara bersamaan karena jika kita tidak menyerang markas cabang mereka akan kemari untuk membantu markas pusat mereka. jadi kita menyerang sekaligus" kata Alena
" bagaimana bisa itu terjadi" tanya Atalie
" aku membangun 2 markas cabang di setiap kota dan negara yang memiliki markas mafia"
" Kenan,Fabian, Davino dan Alysa kalian menyerang markas Diamond King. Aretha kau menyerang melalui udara bersama para sniper. sedangkan sisanya ikut bersama ku menyerang markas Red Diamond. aku telah meminta pada markas cabang untuk mengirim pemanah handal,sniper handal,dan penembak jitu masing masing cabang mengirim 2 orang"
" untuk yang Davino kamu menyerang dari belakang markas kau akan di bantu dengan penembak jitu. Alysa kau dan para pemanah handal menyerang sebelah kiri bagian markas karena bagian kiri tempat para mafioso. sedangkan Kenan kau menyerang di bagian depan kau akan di temani Fabian. untuk bagian kanan aku menyuruh Zack dan yang lainnya"
" sedangkan untuk Red Diamond. Derrel akan menyerang bagian belakang di bantu sebagian pemanah handal. Atalie kau menyerang melalui udara di bantu para sniper. Deon kau bagian kanan di bantu penembak jitu. Yuri menyerang akan di bagian kiri. aku akan di bagian depan" kata Alena
" baik Queen" All
" untuk para pemanah busur kalian sudah di beri racun. racun itu akan membuat orang itu akan lumpuh dalam 1 jam dan lalu mati. jadi kalian harus berhati hati jangan salah sasaran" kata Alena
"baik" All
" sekarang kita latihan sebentar dan langsung istirahat" kata Alena
__ADS_1
" baik Queen"
mereka pun berlatih selesai berlatih mereka langsung beristirahat memulihkan tenaga mereka. kini Alena dan yang lainnya sudah berada di depan masion. kini Alena sedang mengaktifkan keamanan yang ketat buat markas dan masion barunya
" biyu aktifkan leser tembus pandang untuk markas dan masion" kata Alena
baik Lady
mengaktifkan leser tembus pandang
leser tembus pandang di aktifkan
" sekarang kita pergi" kata Alena dingin
yang lain mengangguk paham dan segera masuk ke kendaraan masing masing. mereka pun melesat membelah jalanan yang lenggang karena sudah hampir tengah malam
kini Alena berada tak jauh dari markas Red Diamond. Alena menyuruh yang lain berada di posisi masing masing
Alena merancang sebuah tekhnologi untuk memberi tanda kepada mafioso lain dengan mudah
kini mereka mulai menyerang. mereka menyerang dengan brutal tak membiarkan lawan menang. Alena yang melihat kondisi mulai kacau pun masuk dengan beberapa mafioso yang ikut menunggu Alena
kali ini Alena menggunakan katana agar memudahkannya mengabisi lawan. mereka cukup kewalahan karena tim mereka terbagi untuk menyerang markas Diamond King sedangkan Red Diamond memiliki anak buah yang cukup banyak
namun mereka tidak akan menyerah dengan mudah. saat bertarung Alena melihat salah satu anak buah lawan membawa gas beracun. Alena langsung mengeluarkan pistol dan menembak orang tersebut
" kalian cepat pakai masker kalian" teriak Alena
seketika Anak buah Alena memakai masker karena Alena mengetahui jika Red Diamond memiliki gas beracun yang dapat merusak saraf. mungkin walau hanya beberapa saraf saja yang rusak tapi tetap saja gas itu berbahaya
saat mendengar teriakan Alena anak buah Red Diamond segera mengeluarkan gas beracun. betapa lambat dan bodoh nya mereka. mereka mengeluarkan gas racun setelah anak buah Alena menggunakan masker dan saat mereka mengeluarkan gas beracun mereka tidak menggunakan masker
__ADS_1
Alena dan anak buahnya dengan mudah mengalahkan pasukan Red Diamond. dan Alena juga mendapat kabar dari beberapa pemimpin Cabang Angel Death jika mereka telah mengalahkan musuh
kini Alena berjalan menuju ruang dimana Leader Red Diamond berada. Alena mendobrak pintu ruangan tersebut dan melihat jika Leader Red Diamond dan Diamond King sedang mabuk karena banyak minum
pantas saja jika mereka tidak turun tangan saat markas di serang. Alena yang melihat itu pun hanya tersenyum sinis
" hei wanita cantik mari bergabung dengan kami dan bersenang senang dengan kami" Rancau Hans Leader Red Diamond saat melihat Alena
" apa kah kau tidak tau jika markas kau di serang" tanya Alena. sebenarnya Alena tidak terlalu suka bertanya. ntah mengapa saat ini Alena ingin bertanya
" tak perlu khawatir anak buah ku akan mengurus tikus kecil" kata Hans. ia tak tau jika sekarang ia lah yang menjadi tikus kecil
Alena menyuruh mafioso untuk membawa mereka berdua ke markas Angel Death. Alena tidak ingin menyiksa orang saat orang itu dalam pengaruh alkohol karena mereka tak akan merasakan sakit nya di siksa
saat di bawa para mafioso Hans terus merancau tidak jelas sedangkan Untuk Leader Diamond King susah pingsan dari tadi. dari kelihatannya Leader Diamond King baru pertama kali untuk minum
Alena keluar dari markas Red Diamond dan menyuruh anak buahnya untuk mengebom tempat tersebut. untungnya tempat tersebut berada di kawasan hutan
Alena juga mendapatkan kabar dari beberapa pemimpin Cabang Angel Death yang baru saja mengalahkan musuh. begitu pula dengan Kenan ia sudah menghancurkan markas Diamond King
.
.
.
.
.
Athor minta maaf jika baru Up karena Athor kemarin sedang drop jadi gak sempet buat Up🙏🙏
__ADS_1