
Alena sedang menyisir rambut lurus Vika. Hari ini mereka akan pergi menginap di Villa Bastian yang berada di dekat pantai
" Kakak aku mau di ikat rambutnya seperti kakak" kata Vika
" Baiklah"
" kakak??"
" Hm?"
" Terima kasih"
" Untuk apa?"
" Karena udah mau menerima Vika"
" Jika kakak tidak menerima Vika buat apa kakak Bawa Vika bersama kakak" kata Alena selesai mengikat rambut Vika
" Terima kasih kak, Vika sayang kakak" kata Vika memutar tubuhnya dan memeluk Alena
" kakak juga sayang Vika" kata Alena membalas pelukan Vika
" Ya udah sekarang kita turun yang lain sudah pada nungguin" kata Alena dianggukin Vika
Mereka berdua segera keluar dan menemui yang lain. Saat mereka sampai di bawah ternyata Mereka sudah kumpul semua termasuk Alvin the genk dan Kenan
Alena menyuruh Kenan untuk membawa Cici ke Markas mereka untuk tinggal sementara bersama Michel dan Sena
" Apa sudah siap semua??" tanya Alena
" Sudah"
" Bryan kau ikut?" tanya Alena
" Tentu sayang" Kata Bryan
" Hentikan Bryan atau ku lubangi kepala mu" kata Alena dengan sorot mata tajam membuat Bryan meneguk saliva dengan susah payah
" Cici!?, Vika bakal kangen sama Cici" kata Vika memeluk Cici
" Kakak boleh tidak Cici ikut bersama kita" tanya Vika dengan memelas
" Tidak boleh Vika, Jika kita bawa Cici maka akan menakuti para pengunjung, Biarkan Cici untuk sementara waktu tinggal bersama Michel dan Sena" kata Alena
" Baiklah" kata Vika lesu " Cici, Vika sayang Cici" Vika memeluk Cici
" Kenan kau rawat Cici" kata Alena
" Baik Lena"
__ADS_1
" Oh iya Kenan bagaimana dengan ibu mu?? maaf gue belum bisa menjenguk" kata Alena
" Mama baik baik saja Lena dan Terima kasih karena mu aku kembali bersama Mama" kata Kenan
" Tak perlu berterima kasih kau cukup menjaga ibu mu saja" kata Alena
" Baiklah, kalau begitu aku pamit" Pamit Kenan di balas anggukan oleh Alena
" Baiklah ayo kita berangkat" Kata Bastian
Semua mengangguk setuju dan keluar dari rumah Alena. Saat ingin masuk mobil Alena di tarik tarik oleh Bryan dan Alvin membuat Alena kesal dan membanting mereka berdua
Alena memilih satu mobil dengan 3 sahabat wanitanya. Alvin dan Bryan pun masuk ke mobil masing masing dengan kesakitan
Mereka semua berangkat dengan dipandu oleh Bastian. Perjalanan mereka memakan waktu 4 jam lamanya. Jika ingin lebih cepat Alena bisa saja memakai helikopter nya namun ia tak mungkin melakukan hal tersebut karena kebanyakan helikopternya memakai lambang Angel Death
Sedangkan Helikopter yang tidak mengunakan lambang Angel Death digunakan anak buahnya untuk membantu polisi untuk menangkap bandar narkoba yang memiliki tangan kanan dunia gelap
Setelah 4 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di Villa Bastian. Pemandangan nya sangatlah indah. Pantai nya bersih dengan ombak bertabrakan dengan tebing membuat orang yang berada disana menjadi tenang
Mata Vika langsung berbinar saat turun dari mobil. Ia langsung berlari melepas sepatu yang ia pakai. Yang lain menggeleng dengan kelakuan Vika
" Bibi tolong jaga Vika" kata Alena
" Tapi-"
" Tenang Bibi, barang barang Bibi biar kami yang bawakan, Bibi hanya perlu menjaga Vika" kata Alena. Bibi pun mengangguk dan menyusul Vika
Sesampainya di kamar Alena langsung merebahkan diri dan dengan sekejap ia langsung terlelap. Alena sangat lelah karena mulai kemarin ia sibuk dengan masalah pada kantor Mommy dan Neneknya,dan ia juga harus membantu Perusahaan Daddy nya yang sedang ada masalah
Alena menyelesaikan semua masalah hingga jam 4 pagi dan itu pun Alena menyempatkan untuk Berlatih. Alena tidur hingga sore dan meninggalkan makan siang
Alena bangun dan langsung membersihkan diri setelah itu Alena memakai pakaiannya dan ikut bergabung dengan yang lain
" Apa kakak sakit?" tanya Vika saat melihat Alena menghampirinya
" Tidak, Kakak hanya mengantuk dan kakak langsung tidur tapi kakak malah kelupaan buat bangun" kata Alena
"Vika sedang apa?" tanya Alena
" Vika sedang bermain istana pasir bersama Ricki" kata Vika
" Emm sekarang kan sudah sore jadi Vika mandi gih" kata Alena
" Baik kak" kata Vika membereskan mainannnya dan bergegas mandi begitu pula dengan Ricki
" Kak Al" panggil Bryan
"hm?"
__ADS_1
" Apa kau selama ini tidak menjaga pola tidur mu" kata Bryan
" Sudahlah Bryan kau tak perlu bertanya karena kau sudah tau dengan jawabannya" kata Alena
" Sebaiknya kalian mandi dan kita akan menikmati indahnya matahari terbenam" kata Alena
Mereka pun menuruti apa yang dikatakan Alena. Setelah kepergian teman temannya Alena kembali memandangi laut dan membiarkan kaki nya terkena air laut
Alena terus memandangi laut dan ia menyadari ada yang mengendap ngendap di belakangnya merasa makin mendekat seketika Alena berjongkok dan menyeleding orang tersebut
bugh
" Sedang apa kau mengendap ngendap" kata Alena saat melihat siapa yang mengendap ngendap
" Ah aku hanya ingin mengagetkan mu namun sepertinya gagal karena kau sangat waspada" kata Alvin berdiri dan membersihkan badannya yang terkena pasir
Alena hanya melirik sekilas dan kembali menghadap ke arah laut
" Apa kau menyukai laut" kata Alvin mensejajarkan posisinya
" Tidak "
" Apa kau menyukai sun set"
" Tidak" Alvin menyengirt heran
" Terus mengapa kau disini"
" hanya memandang laut"
" Kau mengenang seseorang??" kata Alvin membuat Alena menoleh ke arahnya dan kembali melihat laut
" Sepertinya"
.
.
.
.
.
.
buat kalian yang udah komen karya Athor dan Athor minta maaf gak bisa up karena otak thor buntu:(
__ADS_1
#Alena