
" Derren dimana Alena" tanya Deon sesampainya di depan kelas Alena
" ntahlah dia kemana. setelah mengerjakan soal yang pak guru ia langsung keluar" kata Darren mengendikan bahu
" memang Alena kenapa" tanya Davino
" nanti ku ceritakan sekarang ke kantin dulu aku lapar" kata Darren
" Alysa,Aretha,Atalie kalian gak ikut bersama kami" kata Darrel
" tidak ah kami tidak mau di serang oleh fans kalian" kata Alysa
" sudah ikut saja nanti pas di kantin baru kita pisah meja" kata Deon
" baiklah" kata mereka serempak
Alysa dkk pun berjalan beriringan bersama Deon dkk banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka kebanyakan dari tatapan mereka adalah Iri
mereka sampai di kantin seperti yang di katakan Deon tadi mereka pisah meja. jarak meja mereka cukup jauh
mereka pun duduk dan memesan makanan. mereka pun menunggu sambil mengobrol di iringi tertawa ringan. di sela sela obrolan mereka di kejut kan dengan gebrakan Meja
Brakkk
" heh kalian wanita miskin ngapai kalian deket deket pacar gue Deon" kata Abel menggebrak meja mereka. yah yang menggebrak meja mereka Abel dkk (Abel lo ya bukan Anabel😂)
"k..ka..mi kebetulan saja beriringan dengan mereka" kata Atalie terbata bata. ia takut karena Abel adalah ank dari kepala sekolah ini jika ada yang membuat masalah dengan dia pasti di keluarkan
para siswa yang berada di kantin pun diam tak membantu karena mereka takut di keluarkan dari sekolah
Deon yang mendengar nama nya di panggil pun menoleh dan melihat Alysa dkk di labrak oleh Abel dkk. ia pun menghampiri namun saat ingin menghampiri ia melihat Alena yang memberi isyarat jangan maju. Deon yang melihat itu pun memberhentikan langkahnya
" heh wanita miskin apa lo gak takut hah kalo aku keluarkan dari sekolah ini" kata Abel
" emng siapa kau yang seenaknya mengeluarkan orang" kata Alena Tiba tiba
Abel yang mendengar suara Alena pun menoleh dan melihat Alena dengan tangan di lipat di dada
" aku anak dari kepala sekolah di sini, kau siapa" kata Abel
" ck baru anak kepala sekolah aja bangga. kau sekolah di sini supaya berkuasa karena kedudukan ayah mu gitu sungguh menjijikan" kata Alena santai
para siswa pun kaget yang di katakan Alena karena hanya dia yang berani melawan anak dari kepala sekolah tersebut
Abel yang mendengar pun marah. ia langsung menampar pipi Alena
plakk
__ADS_1
tamparan Adel tepat mengenai pipi mulus Alena. Alena yang ditampar pun diam tak bergeming. ia merasakan panas di pipi nya tapi ia tetap diam saja tanpa membalas
" heh j***** berani berani nya kamu bicara kepada ku seperti itu" kata Abel tersulut emosi
"memang kenapa aku tak berani kepada mu" kata Alena masih dengan datar
" kau itu j***** jadi jangan sok hebat. apa ibu juga j***** jadi kau seperti ini" kata Abel
Alena yang mendengar Mommy nya di hina pun marah. rahangnya mengeras, tangannya mengepal, bola mata nya pun menjadi hitam. ya Elena sekarang mengambil Alih tubuhnya
auranya sangat mencekam mereka pada begidik ngeri melihat Alena ralat Elena karena mereka tidak tahu jika Alena memiliki ke pribadian ganda
Elena maju ke arah Abel. Abel yang melihat Elena maju ke arah nya pun perlahan mundur dan menabrak meja yang di tempati Alysa dkk
plakk
satu tamparan kuat mengenai pipi mulus Abel sudut bibir nya pun berdarah. ia terjatuh karena tamparan yang di beri Elana sangatlah kuat
Elena mencekik leher Abel dengan tangannya. nafas Abel tersengal sengal kerena cekikkan Elena
"kau berani berani nya hina Mommy ku" kata Alena Dingin
"kau hina Mommy ku akan ku pastikan hidup mu tak akan tenang dan apa kau bilang tadi aku j***** , apa kau tak sadar diri jika kau adalah j*****, kau selalu berada di klub malam bersama para pria yang meniduri mu" kata Elana melepaskan Cengkraman nya
"uhuk uhuk uhuk"Abel terbatuk batuk hafas nya tersengal sengal
satu tamparan lagi yang di berikan Elena. Elena pun berjalan meninggalkan kantin membiarkan Abel yang meringis kesakitan
Deon dkk pun menyusul Alena. Alysa dkk juga ikut menyusul Alena. sesampainya di taman mereka melihat Alena sedang duduk di bawah pohon
Alysa dkk pun berlari menuju Alena dan
grebb
Alysa dkk pun memeluk Alena. Alena yang di peluk pun tertegun karena ia sudah lama tak mendapatkan pelukan hangat seperti ini setelah Mommy nya meninggal
" Alena lu gapapa kan, mana yang sakit, lu kok berani banget si, terima kasih Alena sudah menolong kami" kata Atalie tulus
" gue gapapa" kata Alena
" dek kamu gapapa kan, mana yang sakit sini kakak liat, pipi kamu merah dek ayo kita ke UKS" kata Deon yang khawatir
" udah gue gapapa kak" kata Alena
" kamu tu ya bikin kakak khawatir aja" kata Deon memeluk Alena
" udah udah gue gapapa " kata Alena melepaskan pelukan Deon
__ADS_1
" Alena terima kasih sudah menyelamatkan kami padahal kita baru kenal tadi kamu udah menyelamatkan kami" kata Alysa
" gapapa gue nolong orang yang kesusahan, dan lagian kalian tulus temenan sama gue" kata Alena
"kamu juga tulus berteman dengan kami yang miskin ini" kata Aretha
" aku berteman tak memandang harta jika mereka tulus aku juga tulus" kata Alena
" sudah ayok kita masuk ke kelas bel sudah berbunyi" kata Davino
" Aretha Atalie kalian kembar kah" kata Deon
" tidak kami tidak kembar tapi banyak yang bilang kembar" kata Atalie
tanpa mereka sadari mereka sudah di depan kelas Alena
" dek masuk gih jangan nakal dengari apa yang guru jelaskan" kata Deon
" iya bawel" kata Alena
Alena dkk pun masuk ke kelas. Deon dan Davino lun menuju ke kelas nya
Alena mengikuti pelajaran dengan malas hingga bel pulang berbunyi. para siswa pun berhamburan menuju parkiran
Alena sampai di pakiran mereka berpisah karena Alysa dkk harus menunggu di halte bis. sesampai nya di halte bis mereka menunggu cukup lama. mereka heran kenapa bis yang biasa mereka tumpangi tak kunjung datang
mereka di kejutkan oleh klakson dari mobil yang di tumpangi Alena dan di belakang mereka ada Deon dkk
"ayo masuk ku antarkan kerumah kalian tidak ada penolakan" kata Alena
Alysa dkk pun pasrah mereka masuk kedalam mobil Alena. di dalam mobil mereka hening karena masih canggung satu sama lain
" rumah kalian di mana" tanya Alena memecah keheningan
" jalan xxxxx, kos kosan puri" kata Aretha
" jadi kalian bertiga tinggal di satu kos" tanya Alena
" iya kami memilih kos kosan yang mampu menampung 3 orang karena jika kita ngekos sendiri sendiri biaya nya sangat lah mahal" kata Atalie menjelaskan
" oh begitu " kata Alena
tanpa terasa mobil Alena sudah berada di kos kosan Alysa dkk. Alysa dkk pun turun
" terima kasih Alena" kata mereka serempak
Alena hanya mengangguk kan kepala saja dan pulang menuju arah masion
__ADS_1