
maaf ya Al gua harus lama di tubuh lo sampai lo betul betul tenang. batin Elena
Elena pun berjalan ke arah taman ingin mendatangi yang lainnya. karena ia berada di tubuh Alena dia harus menjadi Alena. sebenarnya mereka berdua tidak berbeda namun Elena hanya lebih ceria dari pada Alena
saat sampai di taman tatapan Michel dan Sena berubah tajam. mereka menyadari jika Elena bukanlah Alena. Elena pun hanya tersenyum saja melihat Reaksi Michel dan sena
Elena mendekati Michel dan Sena. saat mereka di dekati Elena mereka mengaung seperti harimau kelaparan. yang lain pun heran karena Michel dan Sena berubah menjadi garang saat melihat Alena ralat Elena
Elena pun menyentuh kepala Michel dan Sena lalu membisikan sesuatu
tenang aku Elena saudara kembar Alena, Alena lagi sedih karena ingat dengan Mommynya jadi aku yang mengambil Alih tubuhnya
akan paham dengan yang di katakan Elena Michel dan Sena pun kembali jinak. yang lainnya masih terheran heran dengan sikap Michel dan Sena
" Al kenapa kok mereka berubah saat lo datang. tadi saat kita datang mereka tidak seperti iti" tanya Atalie
" salam kenal gua Elena saudara kembar Alena yang mengambil alih tubuhnya" kata Elena santai
yang lain pun hanya bisa melongo karena Alena memiliki ke pribadian ganda. mereka pun terheran heran kenapa Elena mengambil alih tubuh Alena. Elena yang mengerti keheranan mereka pun berkata
" gue ngambil alih tubuh Alena karena Alena sedang sedih" kata Elana
" kenapa Alena bisa sedih" kata Deon
" aku tidak bisa menceritakan kenapa Alena bisa sedih, biar dialah yang menceritakan kepada kalian" kata Elena. mereka pun manggut manggut saja
"OY ELENA" teriak Derren berlari ke arah Elena
sontak membuat Elena dkk pun menoleh ke arah Derren yang berteriak memanggil nama Elena dan mereka pun heran kenapa Derren bisa tau jika itu adalah Elena
" main tinggal aja lo kayak Alena huh huh" kata Derren dengan nafas terengah engah
" dari mana lo tau jika dia adalah Elena" kata Derrel
" em itu... anu..." kata Derren menggaruk tengkuk yang tidak gatal
" Tadi gua ambil Alih tubuh Alena saat mau minta maaf ke Derren dan gue kasi tau Derren jika gue Elena" kata Elena
__ADS_1
" hah Alena minta maaf" kata hampir bebarengan
"dia selalu di ajarkan sama Mommy untuk meminta maaf jika dia salah" kata Elena. mereka pun ber oh ria saja
" kak Al sini " kata Alena
"ada apa Vika" kata Elena
" liat ni gara gara Sena mainan ku jadi rusak" kata Alena sambil menunjukan mainan yang robek
" ya udah nanti kita bli lagi" kata Elena
"gak ah kak,Vika gak mau beli lagi mainan Vika juga masih banyak" kata Vika
" ya udah kalau itu mau Vika" kata Elena
" kak kapan Mau belajari Vika Bela diri" kata Vika
" sekarang boleh" kata Elena
" bukan kak Al yang nyuruh Vika tapi Vika yang mau. tadi malam Vika tanya kak Al boleh kok Vika belajar bela diri tapi Vika gak boleh pamer" kata Vika
" oh tapi kenapa Vika mau belajar bela diri" kata Alysa
" Vika mau menolong teman Vika yang di bully sama kakak kelas karena temen Vika Miskin" kata Vika. Alysa ingin bertanya lagi namun Elena menyuruhnya untuk tidak bertanya lagi
" oh ya udah kalau begitu. kami juga ikut latihan bersama Vika" kata Alysa di angguki oleh yang lain
"tapi kak Al Vika mau di ajari sama Kak Al bukan kak Kenan" kata Vika
" ya udah kakak yang ajari Vika" kata Elena
" kamu kan bukan Alena emangnya kamu bisa bela diri" kata Derren
" walau aku bukan Alena tapi aku juga bisa bela diri" kata Elena
" oh" kata Derren
__ADS_1
mereka pun berjalan ke tempat latihan mereka di sana sudah ada para mafioso yang berlatih. mafioso pun memberi hormat kepada Queen mereka
Elena dkk pun berjalan santai melewati mafioso. namun berbeda dengan Vika ia sedikit takut karena tubuh mafioso yang kebanyakan badannya kekar kekar
" Queen kenapa membawa nona kecil" kata Kenan
" dia ingin berlatih" kata Elena
" biar saya yang mengajari nona kecil" kata Kenan
" tidak, biar aku saja" kata Elena
" baiklah Queen" kata Kenan dan melanjutkan latihannya lagi
" Vika ikuti gerakan kakak ya" kata Elena
"iya kak, tapi aku boleh nanya gak" kata Vika
" mau tanya Apa" kata Elena
" kenapa kakak di panggil Queen" tanya Vika
" karena kakak yang membawa mereka" kata Elena. Vika pun hanya ber o ria
Elena pun mengajari Vika bela diri. Deon dkk pun ikut berlatih dengan yang lainnya. tak butuh waktu yang lama Vika sudah bisa menguasai teknik yang di ajarkan Elena. Elena salut dengan Vika padahal sudah satu jam ia berlatih tapi sama sekali ia tak ada rasa capek bahkan ia minta di ajari memanah
namun Elena menolak nya karena sudah cukup untuk Vika berlatih dan Vika pun menuruti perkataan Elena. setelah selesai mengajari Vika berlatih sekarang giliran nya untuk berlatih karena ia sudah lama tak melakukan bela diri
Elena menyuruh 30 mafioso untuk melawannya. 30 mafioso mendekati Elena dan membentuk sebuah lingkaran yang mengepung Elena. mereka pun menyerang Elena secara bersamaan. namun dengan mudah Elena mengalahkan para mafioso. Elena hanya membutuhkan waktu 30 detik saja untuk mengalahkan mereka
Deon dkk pun tercengang karena Elena lebih gesit dari pada Alena mereka pun membayangkan Elena yang sedang menyiksa orang apa lebih kejam dari Alena. mereka pun merinding sendiri membayangkan nya
setelah selesai mengalahkan para mafioso. Elena duduk dan memperhatikan yang lain berlatih. ia duduk dengan memegang sebuah pistol yang di rancangnya sendiri
rasanya ia ingin menembak orang yang telah membunuh Mommy nya dan membuat Alena sedih. walaupun ia Adik dari Alena namun ia juga harus melindungi nya karena mereka kembar
ia juga ingin membalas dendam kematian Mommy nya namun ia urungkan karena Alena yang akan mengurusnya.
__ADS_1