
" Kenan, Kak Deon dan Derren kalian selamat kan para wanita yang di tahan. Aku, Fabian,Davino,dan Derrel akan ke tempat Leader mereka" kata Alena
"baik Queen" kata mereka serempak
Kenan,Deon,Derren pun menuju tempat tahanan para wanita,sebenarnya mereka juga geram karena wanita polos dan masih suci yang mereka ambil paksa
sedangkan Alena, Fabian, Davino,dan Derrel mereka menuju ke ruangan Bara. sampai di ruangan Bara mereka mendengar suara yang menjijikan
" Fabian di dalam sana Ada CCTV atau kamera sembunyi tidak" kata Alena
" jika CCTV tidak ada,Namun kamera Sembunyi ada" kata Fabian
" nanti kau ambil kamera Sembunyi itu" kata Alena
Alena langsung mendobrak pintu tersebut padahal pintu tersebut telah di kunci namun tendangan Alena sangat lah kuat hingga pintu terbuka
"kyaaaaaa" teriak Abel
"hei siapa kalian" Teriak Bara
" Queen Angel Death " kata Alena datar
" aku tak membuat masalah dengan kalian kenapa kau menyerang markas ku" kata Bara
Alena diam tak menggubris perkataan Bara,ia hanya menyuruh Derrel untuk memanggil dua mafioso wanita
kedua mafioso wanita pun datang bersama Derrel lalu mereka mendekat ke arah Abel dan membawa Abel paksa namun Abel memberontak jadi kedua mafioso tersebut harus memukul tengkuk Abel agar pingsan
" ka... kaa.. kalian mau apa" tanya Abel terbata bata karena ketakutan
" jangan pernah mendekati Adik ku" teriak Bara lalu ia mendekat ke arah dua mafioso tersebut namun sebelum mendekat
bugh
ahhh
Alena langsung menendang Bara hingga bara tersungkur
" kak Bara" teriak Abel
" jangan sakiti Abel" kata Bara mencoba berdiri namun di pukul lagi oleh Alena
" tidak ku mohon jangan sakiti kak Bara" kata Abel dengan isak tangis
Alena mengisyaratkan kepada kedua mafioso tersebut harus membawa Abel keluar
" tidak lepaskan aku, aku mau sama kak Bara, ku mohon jangan sakiti kak Bara" kata Abel
bugh
salah satu mafioso tersebut memukul tengkuk Abel dan Abel pun langsung tak sadarkan diri. mereka pun membawa Abel keluar dari markas King Darknees untuk di bawa pulang ke rumah tuan Gary. namun sebelum membawa pulang mereka mengganti pakaian Abel terlebih dahulu
Di ruang Leader King Darknees
__ADS_1
Alena menatap datar orang yang sedang tersungkur di hadapannya sekarang
" segini kah kemampuan Leader King Darknees " kata Alena sinis
" apa maksud mu aku tak punya masalah dengan mu" kata Bara mencoba berdiri
"owh benarkah kau tak mempunyai masalah dengan ku" kata Alena lalu ia melepas topeng milik nya. Bara yang melihat wajah Alena pun terkejut
jadi ini wanita yang di maksud Abel ternyata lebih cantik dari pada di foto harus aku manfaatkan kesempatan ini. batin Bara dengan senyum seringai nya
" kau pikir aku wanita murahan yang akan tergoda dengan mu, kau itu hanya laki laki yang tak pernah menghargai perempuan seharusnya laki laki seperti kau tak pantas untuk hidup" kata Alena langsung menendang Bara hingga tersungkur
ternyata dia bisa membaca pikiran orang. batin Bara
Bara pun mencoba untuk berdiri namun kerena tendangan Alena jadi ia tak dapat berdiri
sial dia hanya seorang wanita namun tenaga nya kuat sekali, Dimana Fabian saat seperti ini dia tak datang. batin Bara
" iya aku seorang wanita namun jangan pernah menganggap aku lemah dan untuk apa kau mencari Fabian bukannya kau sudah melupakannya dan mengganti posisinya dengan orang yang kau pilih. kau hanya memakai Fabian di saat kau susah dan saat kau senang kau membuangnya padahal ia sudah menganggap mu sebagai saudara nya namun kau hanya menganggap nya sebagai orang yang tak penting. kau sungguh manusia yang tak menghargai perasaan" sinis Alena
Bara pun termenung ia mengingat kembali saat dia susah Fabian selalu membantunya Namun saat Fabian kesusahan malah ia biarkan saja tak membantunya bahkan saat senang pun ia tak membagi kesenangan itu kepada Fabian. Bara sangat menyesal karena tak pernah menghargai perasaan seseorang. ia hanya memperdulikan perasaannya sendiri
" kau sudah terlambat untuk menyesali perbuatan mu itu" kata Alena. Alena membawa cambuk, ia siap untuk mencambuki tubuh Bara
cetass
cetass
"itu untuk lo karena udah ngemanfaati Abel" kata Alena
Cetass
cetass
" itu untuk lo yang membawa paksa wanita" kata Alena
Cetass
cetass
"itu untuk lo yang sudah merenggut paksa kesucian mereka" kata Alena
cetass
cetass
" itu buat lo yang sudah mengganggu ketenangan ku" kata Alena
Cetass
cetass
" itu buat lo yang tak pernah menghargai perasaan seseorang" kata Alena
__ADS_1
selesai dengan cambuknya kini Alena mengeluarkan pisau lipat. ia mulai memainkan pisaunya di tubuh Bara. Bara yang sedari tadi hanya menjerit kesakitan
" ini wajah tampan yang membuat wanita jatuh hati kepada mu" kata Alena
" hmm sebaiknya aku bermain main di wajah mu saja" kata Alena dengan senyum mengerikan
" bunuh saja aku bunuhh saja aku" teriak Bara
" aku tidak tuli" kata Alena datar
ia pu mulai memainkan lagi pisau nya di wajah Bara. Wajah Bara yang dulunya tampan sekarang menjadi mengenaskan
" dasar kau iblis,bunuh aku cepat bunuh aku" kata Bara
" iya aku memang iblis dan kau telah membangunkan iblis. kau bilang tadi cepat untuk membunuh mu jangan terburu buru dulu aku ingin bermain main dengan mu" kata Alena
kini ia sedang memotong jari jari milik Bara. Bara yang jarinya terpotong hanya bisa menjerit kesakitan. Alena kini sudah puas ya sebenarnya belum puas namun ia malas berlama lama di markas King Darknees
"Fabian apa kau ingin mengakhiri ini semua" kata Alena
Bara yang mendengar nama Fabian pun terkejut karena ia tak mengenali wajah Fabian yang berada di belakang topeng
" tidak" kata Fabian Datar
" Fabian maaf kan aku Fabian, tolong maafkan aku, aku sungguh menyesal Fabian, Fabian tolong lepaskan aku dari iblis ini" teriak Bara
Fabian hanya memandang datar bara karena ia sudah tak ingin melihat keberadaan Bara yang mengenaskan seperti itu
" baiklah kalau kau tak ingin biar aku saja" kata Alena
singg
kepala dan tubuh Bara terpisah. Alena menebasnya dengan katana kesayangan. ia membawa kepala Bara dan melemparkan ke hadapan mafioso King Darknees yang masih selamat
" Leader kalian sudah ku bunuh dengan tangan ku, apa di antara kalian tidak ada yang terima apa yang aku lakukan" kata Alena
para mafioso tidak ada yang menjawab karena mereka sangat sayang pada nyawa mereka
" aku tidak suka bila tidak ada yang menjawab" kata Alena
" tidak kami, tidak masalah" kata mereka serempak
" apa kalian mau ikut ke dalam kelompok Angel Death" kata Alena
" jika kalian tak ingin kalian bisa langsung menemui Leader kalian" sambung Alena
" siap kami mau" kata mereka
karena mereka masih sayang dengan nyawa merek
" Good All" kata Alena
" sebagian dari kalian harus mengambil senjata,uang,mobil dan apa yang dimiliki King Darknees" kata Alena
__ADS_1