Yes,I'M Queen Mafia

Yes,I'M Queen Mafia
eps 57


__ADS_3

" Gak tuh" kata Alvin fokus mengompres wajah Alena namun tiba tiba Alena berdiri dan menghentikan aktivitas mengompres nya


" Mau kemana? aku belum selesai mengompres mu" kata Alvin ikut berdiri


" Sudah tidak perlu, kompres saja wajah kau sendiri" kata Alena mengambil baju miliknya di koper dan melenggang pergi


" Kamu mau kemana?" tanya Alvin


" Mandi" Singkat Alena


" Di kamar mu kan ada kamar mandi?" kata Alvin namun Alena tak memperdulikan ia tetap melenggang pergi


Setelah Alena pergi Alvin pun mengompres wajah. Ia akui jika Alena hebat dalam bertarung. Alvin sangat penasaran siapa sebenernya Alena kerena selama ini ia sudah menyuruh anak buahnya untuk mencari tau tentang Alena namun yang ia dapat hanya data data pada umumnya


Tidak ada data tentang kedua orang tuanya dan tidak ada data tentang masa lalunya. Ia sudah menanyakan kepada teman teman Alena namun jawaban mereka selalu sama yaitu ' Alena itu pribadi yang tertutup'


Alvin melihat kamar Alena, kamarnya sangat rapi. Alvin mencoba berkeliling kamar Alena, ia ingin mencari tas atau dompet Alena, Siapa tau ia mendapatkan informasi dari kedua benda tersebut


Alvin membuka setiap laci namun kosong hanya terdapat vitamin yang ia bawa


" Ck!! dimana dia menaruh dompet atau tas nya" kata Alvin melihat seisi kamar, penglihatannya pun terhenti pada koper yang berada di samping lemari


Alvin pun mencoba menghampiri koper tersebut namun langkahnya terhenti saat pintu terbuka dan memperlihatkan Alena yang membawa baju kotor


" Mau ngapai lo??" kata Alena


" Aku hanya ingin mengambil buku" kata Alvin untung saja ia berhenti di dekat meja yang terdapat beberapa buku


Alena diam dan langsung menaruh baju kotornya ke dalam koper. Setelah itu ia mengambil laptop, melihat Alvin sedang membaca buku di sofa


Alena tak mempedulikan Alvin ia berjalan ke tempat tidurnya. Alena membuka laptopnya dan tangannya mulai lincah mulai mencari sesuatu di sana


" Apa yang sedang kamu lakukan?" tanya Alvin yang merasa di cueki Alena


" Menonton Film" kata Alena singkat masih fokus terhadap Film tersebut


Alvin yang merasa di cueki Alena langsung pergi keluar sebelum itu ia mengambil mangkok yanh ia bawa tadi


Setelah Alvin keluar Alena menghentikan aktivitas menontonnya. Jari jari tangan nya mulai lincah mengetik sesuatu. Tak lama kemudian pintu kamar pun di ketuk seseorang


Tok tok tok tok


" Masuk" kata Alena


Pintu di dorong menampilkan seorang anak perempuan yang sedang membawa boneka di tangannya


" Kakak" kata Vika menghampiri Alena

__ADS_1


" Ada apa" kata Alena tanpa menoleh


" Aku bosan, aku ingin berlatih kak" Rengek Vika seketika Alena menghentikan Aktivitasnya


" Vika ingin berlatih apa?" kata Alena


" Ingin berlatih double Stik" kata Vika


" Tapi kakak tidak membawa Double Stik, kakak hanya membawa pistol dan pisau lipat saja" kata Alena


" Tapi aku ingin belajar Double Stik kakak" Rengek Vika


" Coba tanya kakak Deon sama yang lainnya mereka bawa Double Stik apa tidak, tapi tanya nya pelan pelan jangan sampai ketahuan kak Alvin, kak Bastian, kak Kevan, kak Erick" kata Alena


" Baiklah kak" kata Vika. Vika turun dan langsung berlari mencari keberadaan Deon dkk. Alena menggeleng dan kembali fokus ke laptopnya


*****


Vika berlari mencari keberadaan Deon dkk di pantai. Saat berada di pantai Vika melihat Deon dkk sedang duduk santai yang sedang menonton Bastian dan kedua temannya bermain Jet Sky


" Kak Deon" panggil Vika. Deon pun menoleh dan melambaikan tangannya. Vika berlari ke arah Deon dkk


" Ada apa Vika?" tanya Deon


" Apa kakak membawa Double Stik?" tanya Vika


" Tidak!, kan Vika tau sendiri kakak belum bisa bermain Double Stik" kata Deon


" Tidak, kakak tidak suka memakai Double Stik"


" Kak Aret"


" Kakak juga tidak suka"


" Kak Alysa"


" Kakak lupa membawanya"


" Kak Rel, kak Ren"


" Kami malas membawanya"


" Kak Davino"


" Tidak"


" Ckk!! Iss kenapa sih gak ada yang bawa" kata Vika dengan bibir mengerucut dan tangan bersedekap di dada

__ADS_1


" Memangnya kenapa?" tanya Derren


" Aku ingin berlatih menggunakan Do....." kata Vika terhenti saat melihat Alvin menghampiri mereka


" Tidak Jadi" kata Vika langsung pergi mereka terheran dengan sikap Vika yang langsung pergi namun mereka mengerti mengapa Vika langsung pergi begitu saja


" Ada apa dengan Vika" kata Alvin duduk bersama mereka


" Oh dia hanya ingin meminjam ponsel namun ponsel kami berada di Alena" kata Deon berbohong


" Mengapa ponsel kalian berada di Alena" tanya Alvin heran


" Karena Alena sering bermain game di ponsel kami. Alena itu mudah bosan jika bermain game di ponsel jadi ia meminjam ponsel kami untuk bermain game yang berbeda beda" kata Deon berbohong dan untung saja Alvin tidak bertanya lebih lanjut karena Deon tidak pandai berbohong


********


Vika berjalan dengan menggerutu. Ia langsung masuk ke kamar Alena tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu


" Ketuk pintu sebelum masuk" kata Alena tanpa menoleh


" Maaf kak" kata Vika menyadari kesalahannya


" Dimana Double Stik nya" kata Alena memperhatikan wajah Vika yang di teluk


" Kak Deon dan yang lain tidak membawa Double Stik nya" kata Vika merajuk


" Sudah tidak perlu merajuk, Besok kita pulang jadi Vika bisa bermain Double Stik" kata Alena


" Tapi Vika bosan" kata Vika


" Sudah, sekarang kita makan karena ini sudah waktu makan siang, Vika panggil Ricki dan kakak panggil yang lain" kata Alena menutup laptopnya


" Baiklah kak" kata Vika


Vika dan Alena keluar untuk memanggil yang lain untuk makan siang. Mereka makan siang dengan hening tanpa ada yang bicara di tambah lagi muka Alena yang sedari tadi hanya datar tanpa ekspresi


.


.


.


.


.


.

__ADS_1



#Davino


__ADS_2