Yes,I'M Queen Mafia

Yes,I'M Queen Mafia
eps 23


__ADS_3

" sudahlah sekarang kita kerumah sakit" kata Alena


" hah siapa yang sakit" kata Alysa


" gua sudah mendapatkan pendonor ginjal Adik Fabian, oh iya Rel tolong kamu kasih tau Fabian jika Adiknya sudah mendapatkan pendonor ginjal" kata Alena


"baiklah akan ku hubungi" kata Derrel. Derrel pun menghubungi Fabian


tut tut tut tut


"...."


"Fabian segera kerumah sakit Alena sudah mendapatkan pendonor ginjal untuk Adik mu" kata Derrel


"......"


" iya benar ini kami akan ke rumah sakit juga" kata Derrel


"......"


tut tut


" cih main tutup aja ni orang" gerutu Derrel


" sekarang kita kerumah sakit" kata Alena. yang lain hanya mengangguk saja


mereka pun menuju ke rumah sakit. sampai di rumah sakit mereka pun masuk ke dalam rumah sakit dan menuju ke ruangan Adik Fabian sampai di ruangan Adik Fabian. mereka melihat Fabian yang sedang menggenggam tangan Adik nya untuk memberi kekuatan


Fabian tidak menyadari jika Alena dkk masuk ke dalam ruangan karena sangat senang dan terharu karena Adiknya mendapatkan pendonor ginjal dan Akan kembali hidup sehat


" ehem" deheman Alena membuat Fabian menoleh


" eh maaf Queen saya tidak tau kalau anda dan yang lainnya sudah masuk" kata Fabian


" panggil Aku Alena jika tidak berada di depan Mafioso" kata Alena


" baik Al" kata Fabian


Dokter pun masuk memberhentikan percakapan mereka


" permisi kami akan memberi tau jika 30 menit lagi pasien akan melakukan transplantasi ginjal untuk keluarga pasien tolong tanda tangan terlebih dahulu" kata Dokter

__ADS_1


" saya kakaknya dok" kata Fabian


" baik anda bisa tanda tangan di sini" kata Dokter. Fabian menandatangani berkas yang di berikan dokter


" Dok apa Dokter Ahli dari negara A sudah ada" kata Alena


" sudah Nona seperti permintaan Anda Dokter Ahli sudah datang dan sudah siap di ruang operasi" kata Dokter


" baiklah" kata Alena


" baik kalau begitu saya permisi dulu" kata Dokter undur diri


"Al kenapa kau harus memanggil Dokter Ahli itu kan biaya nya pasti mahal Al aku tidak sanggup membayarnya" kata Fabian


" aku tidak ingin ada resiko untuk kedepannya dan untuk biaya aku yang menanggung" kata Alena


" Terima kasih banyak Al, terima kasih" kata Fabian tanpa sadar memeluk Alena


" ehem" dehem Alena


" eh maaf Al aku terlalu senang jadi gak sengaja meluk kamu" kata Fabian


Fabian pun senang dan sangat berterima kasih kepada Alena karena Alena adiknya bisa hidup dengan sehat


Fabian berjanji Akan selalu melindungi Alena dan Adiknya walau nyawa taruhannya


aku berjanji akan melindungi Adikku dan Alena walau nyawa ku yang menjadi taruhannya. batin Fabian


tak lama pun suster masuk untuk memberi tahu jika sudah waktunya Adik Fabian di Operasi. Adik Fabian pun di bawa ke ruang operasi. Fabian dan yang Lainnya pun menunggu di ruang Operasi


" Fabian apa aku boleh tanya siapa nama Adik mu" kata Deon


" Adel Adriana Agatha panggilannya Adel" kata Fabian


" buat apa lu nanya nama adik Fabian yon apa lu suka sama Adik Fabian" kata Davino menyelidik


" apa apaan di lo orang gua cuma nanya nama nya doang apa salahnya coba" kata Deon menjadi salah tingkah. yang lain melihat Deon salah tingkah pun ketawa


"gua sih gak masalah lu suka sama Adik gue atau pun kalian pacaran. tapi ingat jangan pernah bikin Adik gue nangis" kata Fabian


" sapa coba yang suka orang gua cuma nanya nama doang" elak Deon

__ADS_1


" kak kalau suka tu ngaku aja deh Gengsi tu di buang nanti kalau Adel sudah di dapat cowok lain nangis nangis lu kak" kata Alena


" gak, gak ada cowok yang boleh deketi Adel" kata Deon


" cieeee" All


Deon pun menjadi salah tingkah karena apa yang dia ucapkan tadi. Alena memang sengaja bicara seperti itu untuk memancing Deon dan Alena pun berhasil mendapatkan tangkapannya


mereka pun bercanda gurau agar tidak ada yang tegang karena Operasi Adik Fabian. dua jam berlalu dokter pun keluar dengan wajah berseri


Fabian yang melihat Dokter keluar pun segera menghampiri dan menanyakan kondisi Adiknya


" bagaimana dok kondisi adik saya" kata Fabian


" operasi transplantasi ginjal nya berhasil dan tubuh pasien menerima ginjal barunya" kata Dokter


" kapan adik saya siuman dok" kata Fabian


"besok pasien sudah bisa siuman saat ini pasien sedang tidak sadarkan diri karena dalam pengaruh obat bius" kata dokter


" apa saya bisa menemui adik saya" kata Fabian


" bisa karena pasien akan di pindahkan di ruang rawat" kata Dokter


" baiklah kalau begitu saya permisi dulu" kata Dokter


Adel pun di pindahkan ke ruang rawat inap yang tentunya ruang VVIP sesuai dengan permintaan Alena


kini di ruangan Adel sudah terdapat Fabian dan yang lainya. Fabian kini tengah berada di samping brangkar Adel sambil memegangi tangan Adel sesekali mencium nya Fabian pun berterima kasih pada tuhan dan Alena


" bian kau jaga lah Adik mu itu sampai dia benar benar pulih kau tak perlu mengurus markas Karena masih ada Kenan yang akan mengurus markas. sekarang kau harus fokus tentang kesehatan Adik mu dulu" kata Alena


" terima kasih Al kau telah banyak membantu ku" kata Fabian


" sama sama. aku akan memperketat penjagaan di rumah sakit ini untuk berjaga jaga" kata Alena. Fabian hanya mengangguk saja karena ini demi keselamatan Adiknya


"ya sudah kami pulang dulu. kapan kapan kami akan menjenguk Adel" kata Alena


" baiklah, terima kasih Al" kata Fabian


Alena hanya mengangguk saja. Alena dkk pun keluar dari rumah sakit dan pulang karena ini sudah sore pasti Vika menanyai keberadaan nya

__ADS_1


__ADS_2