You Are My Anime

You Are My Anime
29. Meluruskan salah paham!


__ADS_3

“Ya sudah, tidak apa! Sekarang istirahatlah atau kita pergi ke rumah sakit saja’yah?”


Zein yang terlihat sangat mengkhawatirkan kondisi Ayana, mencoba kembali membujuknya.


“Aku tidak mau! Mereka pasti sedang mengawasiku sekarang,” ujar Ayana yang tidak mau pergi kemana pun.


“Tapi aku khawatir dengan kondisimu sekarang. Kau terlihat sangat pucat, Ayana!”


Zein pun mengutarakan rasa khawatirnya langsung pada Ayana berharap gadis itu mau berubah pikiran dan mendengarkan sarannya.


Namun, usahanya hanya sia-sia karena Ayana tetap tidak mau pergi ke tempat yang namanya Rumah sakit.


“Baiklah, kau pemenangnya! Istirahatlah, aku akan membangunkan mu setelah makanannya siap!”


Zein akhirnya harus mengalah dengan sikap keras kepala Ayana, dia pun segera beranjak dari duduknya. Namun, tangan Ayana langsung menghentikan langkah kakinya.


Zein pun menatap Ayana yang masih menggenggam tangannya seakan sedang menunggu Ayana yang sepertinya ingin mengatakan sesuatu lagi.


“Ada apa?” tanya Zein. Setelah dia menunggu cukup lama, tetapi Ayana hanya diam menatapnya.


“Cium aku dulu agar cepat sembuh,” pinta Ayana dengan tatapan memohon.


“Hah?”


Sontak saja, Zein langsung terkejut saat mendengar permintaan dari Ayana itu. Selama ini, Zein sudah bersusah payah menghindari wanita yang ingin mendekatinya. Dan sekarang Ayana malah dnegan polosnya meminta ciuman dari seorang Zein.


“Zein, kumohon!” pinta Ayana dengan wajah yang terlihat semakin memelas.


“Hmmm, … Baiklah!”


Akhirnya Zein pun menyetujuinya. Secara perlahan mulai mendekatkan wajahnya pada Ayana. Akan tetapi, pada saat bibir mereka hampir saling menyentuh tiba-tiba Zein berubah haluan dan mengecup kening Ayana cukup lama.


“Seperti ini sudah cukup ‘kan?” ujar Zein pada Ayana.


“Emmm, … Terima kasih, Zein! Aku sudah merasa lebih baik sekarang,” ucap Ayana dengan senyuman manisnya.


“Tidurlah!” ujar Zein yang membalas senyuman Ayana sembari mengelus lembut pucuk kepalanya.


Setelah itu, Zein pun keluar dari kamarnya. Dia pun melihat Jamie dan Ailee yang masih saling diam tanpa kata. Hingga kemunculan Zein membuat Jamie langsung mencairkan suasana sunyi di antara mereka.


“Zein, bagaimana keadaan Ayana sekarang?” tanya Jamie yang masih terlihat khawatir.


“Dia sedang istirahat sekarang,” jawab Zein sekenanya.


“Kenapa kita tidak membawanya ke rumah sakit saja, Zein?” ujar Ailee yang juga terlihat mengkhawatirkan Ayana.

__ADS_1


“Dia tidak mau pergi ke sana. Padahal aku sudah berusaha membujuknya berulang kali,” sahut Zein sembari berjalan menuju ke dapurnya.


“Kalau begitu aku pamit sekarang, Zein!”


Menyadari tidak ada bahan pembicaraan lain lagi, Jamie akhirnya mencari cara untuk keluar dari apartemen Zein. Dimana dia harus berhadapan dengan Ailee, setelah pertengkaran mereka beberapa jam yang lalu.


“Duduklah! Bukankah ada sesuatu yang perlu kalian berdua bicarakan?” ujar Zein yang secara tidak langsung melarang Jamie keluar dari apartemennya sebelum masalahnya dengan Ailee di selesaikan.


“Aku akan membuat sarapan. Kalian berdua santai saja, anggap tidak ada aku di sini. Okay?” lanjut Zein lagi sembari berbagai jenis bahan makanan yang tadi dia beli di super market.


Beberapa menit berlalu, tetapi baik Jamie maupun Ailee tidak ada yang membuka percakapan terlebih dahulu. Hal itu, semakin membuat Zein geram melihatnya.


Apalagi pada Ailee yang tadi mengoceh panjang lebar, sekarang giliran berhadapan langsung dengan Jamie dia langsung dia seribu kata.


Brakkk, ….


Zein sengaja memukulkan pisau yang sedang dia pegang pada talenan untuk memecahkan suasana hening di antara Jamie dan Ailee. Alhasilnya, dia malah hanya mendapat tatapan setajam pisau dari keduanya.


“Jamie, aku ingin menjelaskan soal kejadian tadi. Sebenarnya pria itu, ….”


“Sudahlah, aku tidak ingin mendengar apapun sekarang!”


Belum selesai Ailee mengatakan sesuatu, Jamie langsung memotong ucapannya begitu saja. Zein yang masih berada di dapur dan secara diam-diam menyimaknya pun menjadi kesal sendiri dengan sikap arrogant Jamie barusan.


“Hay, Jamie! Sejak kapan kau mempunyai sikap buruk seperti itu, Hah? Memotong orang yang sedang berbicara, setidaknya dengarkan dulu apa yang ingi Ailee jelaskan padamu!” seru Zein dengan ketusnya.


Jamie merasa tidak suka dengan perkataan Zein.


“Suka-suka hatiku ‘lah! Ini ‘kan apartemen-ku! Lagian mana ada cowok yang cemburu sama calon adik iparnya sendiri,” gumam Zein yang sengaja mengeraskan suaranya agar Jamie bisa mendengarnya dnegan jelas.


Mendengar kata ‘Adik Ipar’, Jamie pun menjadi panik sendiri dan salah tingkah di hadapan Ailee.


.


Jamie menatap ke arah Zein untuk meminta penjelasan dengan perkataannya tentang adik ipar yang di sebutkan nya tadi.


Akan tetapi, Zein yang masih kesal dengan Jamie akhirnya terus berpura-pura sedang fokus menyiapkan makanannya.


“Yang di katakan Zein benar, Jamie!” ujar Ailee membenarkan.


“Maksudmu?” seru Jamie yang masih tidak mempercayai berita yang tiba-tiba itu.


“Tidak! Tidak, bukankah anak satu-satunya ‘yah?” lanjut Jamie yang segera meralat pertanyaannya.


“Iya, aku memang anak satu-satunya! Tapi sebelum orang tuaku bercerai dan beberapa bulan lalu, mamahku menikah lagi dnegan seorang duda yang anaknya hampir seumuran denganku. Dan yang kau lihat di rumahku, dia ‘lah orang!” jelas Ailee yang akhirnya menceritakan aib keluarganya sendiri.

__ADS_1


“Jadi, pria asing itu adalah adik tirimu?” ujar Jamie ingin lebih memastikan.


“Iya, dia adik tiriku namanya Mike William,” jelas Ailee bahkan sampai memberitahukan namanya.


“Tapi kenapa dia memanggilmu dengan sebutan ’Sayang’ dan menganggap kau selingkuh darinya?”


Jamie masih tetap tidak percaya, dia berpikiran bahwa Ailee dan Zein sudah bekerjasama untuk membohonginya saja. Namun, Zein tampak tidak peduli. Kini dia sudah fokus pada makanannya saja.


“Ouh, … Soal itu! Kau ingatkan saat aku bilang mau pergi ke Paris?” ujar Ailee.


“Iya, lalu?” sahut Jamie tanpa sadar.


“Saat itu aku pergi ke sana untuk menjemputnya! Di sana Mike sedang mengikuti audisi sebagai model internasional, tetapi aku malah menghancurkan karirnya atas pemintaan mamahku,”


Ailee pun mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi saat di sana.


“Aku di minta untuk membawa anak itu pulang secepatnya. Karena tidak berpikir panjang, aku langsung saja naik ke catwalk dan mengaku sebagai tunangannya bahkan aku bilang kalau aku sedang hamil muda.”


Cerita dari Ailee sontak saja membuat Jamie dan Zein langsung shock di buatnya, meraka tidak menyangka bahwa Ailee sampai berbuat senekat itu.


Makanya pantas saja, Mike sangat dendam kepadanya dan ingin menghancurkan kehidupan dan karier Ailee juga.


“Wahh, … Kau sangat gila, Ailee! Jika aku jadi adik tirumu itu, aku akan langsung membawamu ke kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan sekalian. Lagian kalian berdua tidak mempunyai hubungan darah sama sekali. Iya ‘kan?” ujar Zein yang kembali menyela pembicaraan.


“Kau yang gila ! selama ini aku hanya menyukai Jamie seorang!” seru Ailee yang lupa kalau Jamie sekarang berada tepat di hadapannya.


Seketika wajah Jamie pun langsung merona saat mendengarnya.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 10 pagi ‘yah!😍😍...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...

__ADS_1


...Agar tidak ketinggalan kisah seru antara Zein si Ceo tampan dengan tokoh animasi ciptaannya yang berubah menjadi manusia. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


__ADS_2