You Are My Anime

You Are My Anime
09. Bagaimana denganmu?


__ADS_3

“Haaah, … Aku juga tidak perbah menyangka bahwa Zein akan berbuat seperti ini padamu, setelah mendapatkan apa yang dia mau,” ujar Jamie yang masihn mengira kalau Zein dan Ayana telah menghabiskan malam bersama.


“Aku tidak apa! Ouhya, … bukankah kau juga harus pergi sekarang?”


Ayana pun teringat dengan perkataan Zein sebelumnya yang mengajak Jamie untuk pergi bersama.


“Iya, ini memang sudah waktunya aku pergi tapi bagaimana denganmu? Apa kau akan menunggu Zein di sini sendirian sampai Zein kembali?”


Jamie mengiyakan, dia pun bertanya mengenai apa yang akan di lakukan oleh Ayana setelah dirinya akan pergi dari sana.


“Mmmm, … Aku akan menunggunya sampai Zein kembali,” jawab Ayana membenarkan.


Sejenak Jamie terdiam menatap Ayana dengan rasa kasihan. Gadis itu begitu polos dan lugu, Jamie tanpa sadar malah memihak pada Ayana. Seketika itu juga sebuah ide cemerlang terlintas di otak cerdasnya.


“Bagaimana kalau aku membawamu menemui Zein di sana?” ujar Jamie.


“Benarkah? Apakah boleh aku menemuinya sekarang?”


Ayana berseru kegirangan mendapatkan penawaran yang sangat dia inginkan itu.


“Tentu saja boleh, tapi sebelum menemui Zein kau harus mengganti penampilanmu ini,” ujar Jamie bukan karena penampilan Ayana jelek, tapi karena mereka akan menghadiri pesta peluncuran.


Sehingga sudah bisa dipastikan bahwa penampilan tamu yang datang pasti sangat mewah dan berkelas.


“Apakah aku sejelek itu?” ujar Ayana yang semakin tidak percaya diri.


p


“Tidak! Siapa yang mentakan kalau kamu jelek, Hah? Orang yang mengatakan itu pasti matanya sudah buta!” seru Jamie yang tidak percaya bahwa ada orang yang mengatakan kalau Ayana yang bagaikan seorang peri itu adalah gadis jelek.


“Zein yang mengatakannya,” ujar Ayana.


“Hah? Zein mengatakan seperti itu?” Jamie mencoba memastikannya lagi.


“Ehmm, … Zein bilang kalau aku sangat jelek dan menakutkan.”


Ayana pun memberitahu apa yang dikatakan Zein dengan wajah sedihnya.


“APA? Aku sangat yakin dia pasti sudah buta saat mengatakan itu. Ayo , ikut aku! Kita buat Zein tidak berkedip saat melihat penampilanmu nanti!”


Tanpa banyak bicara lagi, Jamie pun langsung menarik Ayana pergi mengikutinya. Tempat pertama yang menjadi tujuan pertama Jamie dan Ayana adalah sebuah butik terbaik yang ada di daerah itu.


Begitu mengetahui kedatangan Jamie dan Ayana, manager toko itu langsung datang untuk melayani mereka secara langsung. Jamie hanya memberikan perintah untuk memilihkan beberapa gaun yang cocok untuk Ayana.


Manager toko itu dengan senang hati memilihkan beberapa gaun sekaligus yang menurutnya akan cocok di tubuh mungil dan wajah cute Ayana.

__ADS_1


Dan benar saja, semua gaun yang dipilihkan manager toko itu terlihat sangat cocok dengan karakter Ayana, seakan gaun-gaun itu memang sudah di buat khusus untuknya.


Karena semua gaun yang dipilihkan terasa cocok untuk Ayana, tanpa ragu Jamie pun membeli semuanya. Sepertinya ada total sepuluh agaun lebih yang dibayar oleh Jamie dengan menggunakan blackcard-nya yang No-limit itu.


Belum selesai disitu saja, Jamie kemudian membawa Ayana pergi kesebuah toko sepatu yang juga toko langganannya.


Seperti sebelumnya, Jamie langsung disambut oleh menager tokonya dan di layani dengan sangat baik. Beberapa pasang sepatu high heel dan flat di pilihkan untuk Ayana agar bisa mencobanya satu persatu.


Dirasa semuanya bagus di pakai oleh Ayana, Jamie pun langsung membayar semuanya. Bahkan ditanmbah dengan beberapa jenis tas yang di rekomendasikan oleh sang manager toko.


Dan akhirnya tempat terakhir yang di kunjungi Jamie dan Ayana adalah sebuah salon kecantikkan yang ada di daerah itu.


“Selamat datang di salon kami, Tuan Jamie!”


Beberapa karyawan salon itu langsung menyapa, begitu melihat kedatang Jamie di sana.


“Hmmm, … Terima kasih, dimana boss kalian?” ujar Jamie yang langsung mencari keberadaan sang pemilik salon tersebut.


“Hay, ada apa kau mencariku?”


Ternyata orang yang sedang Jamie cari muncul dengan sendirinya.


Namanya Ailee Aurora, seorang pemilik salon kecantikkan terbesar di daerah itu dan juga merupakan teman baik Jamie dan juga Zein. Wajahnya cantik dan kepribadiannya sangat baik, mereka bertiga sudah bersahabat sejak lama.


“Kau juga masih terlihat bodohnya,” sahut Ailee disertai senyumannya, tentu saja dia bercanda saat mengatakan itu.


“Lupakan soal kebodohanku itu! Bisakah kau mengubahnya menjadi seperti seorang dewi yang sangat cantik?” ujar Jamie yang mendorong Ayana pada Ailee.


“Waahh, … gadis mungil yang sangat cantik dan manis. Apakah dia pacar barumu?” Ailee hanya ingin mencoba menebaknya saja.


“Bukan, dia kekasihnya Zein!” sahut Jamie yang masih mengira bahwa Zein dan Ayana benar-benar memiliki hubungan.


“What? Sejak kapan Zein sudah sembuh dari phobianya?” seru Ailee setengah berteriak, dia sangat terkejut bahwa Zein sekarang sudah mengencani seorang wanita.


“Haish, … Sudah aku katakan, bukan? Kalau sebenarnya dia tidak memiliki phobia apapun, dia hanya menjaga jarak saja dengan yang namanya wanita,” jelas Jamie menegaskan.


“Aaah, … Sayang sekali, seharusnya aku mendengarkan ucapan bodohmu itu maka aku dan Zein pasti sudah membangun rumah tangga yang bahagia sekarang.”


Ailee mengatakan itu, sebenarnya bukan untuk membuat Ayana merasa cemburu ataupun tersaingi.


Akan tetapi, dia ingin melihat Jamie yang cemburu terhadapnya. Sejujurnya, Ailee sudah lama menyukai Jamie sebagi seorang pria.


Namun, Jamie tidak menyadarinya dan meskipun dia menyadarinya, Jamie pasti tidak akan mau menjalin hubungan lebih dari teman dengan Ailee.


“Hentikan, Ailee! Bercandaanmu tidak lucu tahu. Cepat kau ubah dia saja dan buat Zein takjub begitu melihatnya.”

__ADS_1


Jamie yang sedang berpacu dengan waktu, tidak mau bermain-main lagi. Jamie pun meminta Ailee untuk segera makeover Ayana, hingga membuat semua orang merasa takjub begitu melihatnya nanti.


“Iya, Iya, … Baiklah, aku akan membuatnya tidak bisa dilupakan oleh semua orang yang melihatnya,” sahut Ailee.


“Perkenalkan saya Ailee Aurora, temannya Jamie dan Zein sekaligus pemilik dari salon ini,” ucap Ailee yang mengajak Ayana untuk saling berkenalan.


“Ayana, …” ucap Ayana lirih.


“Ayana, nama yang sangat cantik seperti orangnya. Ayo, ikuti aku! Aku pastikan penampilanmu hari ini tidak akan pernah dilupakan oleh Zein seumur hidupnya,” ujar Ailee yang membawa pergi Ayana agar bisa di make over oleh tangan ajaib Ailee.


“Benarkah Zein akan menyukainya?” tanya Ayana dengan penuh semangat.


“Tentu saja, dia pasti tidak akan berkedip begitu melihatmu nanti.” Ailee pun menjawabnya dengan penuh keyakinan.


Setelah itu, tangan Ailee mulai bergerak melakukan tugasnya. Ailee mulai dengan menggunakan make up natural di wajah mungil Ayana.


Selesai dengan make up natural yang mempesona, Ailee pun segera beralih menata rambut panjang Ayana.


Bahkan dengan senang hati, Ailee juga membantu Ayana memilih dan mengganti sebuah gaun, tas dan high heels.


Karena pertama kalinya Ayana memakai high heels, Ailee pun dengan sabar mengajarinya jalan berjalan yang baik menggunakan High heels.


Hingga tidak memerlukan waktu lama, Ayana bisa berjalan dengan nyaman menggunakan high heels barunya itu.


Bersambung,.......


...****************...


Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗


Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 10 pagi ‘yah!😍😍


Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰


Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰


Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat.


Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓


Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!


Agar tidak ketinggalan kisah seru antara Zein si Ceo tampan dengan tokoh animasi ciptaannya yang berubah menjadi manusia. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!


Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2