YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
1.Berangkat Ke Jakarta.


__ADS_3

Hari kelulusan....


Disebuah sekolah negeri di kota jawa tengah sedang merayakan kelulusan,para orang tua dan siswa ikut larut dalam acara hari itu.


Semua berbahagia karena 100 persen lulus tanpa hambatan.


Yey...yeyy.....


Suara riuh geng AADC yang beranggotakan 4 orang cewek biang masalah di sekolah tersebut,mereka adalah:


1.Kiki Amara si ketua geng


2.Yumna Syarifah si biang onar


3.Ayu Andari si lemah lembut (tapi menghanyutkan)


4.Tria Mutia si cempreng.


Kalau mereka sudah berkumpul pasti suasana ribut akan terdengar sampai depan ruang kepala sekolah.


Tetapi hari ini adalah hari terakhir mereka bertemu karena setelah ini mereka akan melanjutkan jalan hidupnya masing- masing.


Kiki sudah mendaftar disebuah kampus di kotanya,Ayu sudah ikut interview kerja diperusahaan tempat kakaknya bekerja,Tria akan pergi kuliah di Bandung,dan Yumna masih belum tau bagaimaa orang tuanya mengatur jalan selanjutnya.

__ADS_1


Mereka berpelukan sebelum berpisah,dan ikut pulang dengan orang tua mereka.


Malam hari disebuah rumah sederhana berkumpul semua anggota keluarga Pak Ari dan Ibu Sri dengan ketiga anak mereka.


Yumna adalah anak ketiga pak Ari dan ibu Sri, anak pertama mereka laki-laki bernama Ahmad,yang kedua perempuan bernama Zia.


" Sekarang kamu sudah lulus sekolah Yum,bapak dan ibu tidak ada biaya untuk kamu melanjutkan kuliah,sama seperti mas mu dan mbak mu juga mereka tidak kuliah,tapi kamu bisa lihat mereka tetap bisa bekerja"ucap Pak Ari.


" Kamu bisa lihat adik kecilmu ini juga butuh biaya untuk sekolah,dan bapakmu cuma seorang buruh Yum jadi menurutlah,pergilah ketempat om dan tantemu dijakarta,biar ibumu mengabari mereka"pungkasnya.


Bagai disambar petir,Yumna kaget,dalam hati dia tidak mau pergi tetapi demi keluarganya akhirnya diapun setuju,apalagi setelah melihat adik kecilnya Aira,rasanya dia tidak tega kalau harus egois.


" Baik pak, bu, Yumna mau ke jakarta "


Semua sudah dipacking,bajunya dan berbagai oleh-oleh untuk keluarga om dan tantenya.


Sore hari Yumna berangkat dengan diantar oleh Pak Ari ke jakarta.


Bis Dewisri mengatarkannya meninggalkan kota kelahirannya.


Sepanjang jalan tak henti air mata Yumna menetes membasahi lengannya yang digunakan untuk menutupi kesedihannya didepan ayahnya.


Setelah menepuh perjalanan cukup lama akhirnya mereka smpai di kota Jakarta tepatnya diderah Jakarta Selatan.

__ADS_1


Mereka dijemput oleh Om Maman ke daerah Fatmawati.


Tiba disebuah rumah yang cukup sederhana,Yumna menghela nafas.


Tantenya menyambut dengan suka cita,diajaknya sarapan pagi karena kebetulan pagi hari mereka sampai di Jakarta.


Siang harinya sang ayah berpamitan untuk pulang ke jawa tengah.


Yumna rasanya enggan berpisah dengan ayahnya,tetapi semua harus terjadi dan jalannya memang seperti itu.


Yumna merasa seperti orang asing karena masih bingung dengan suasana perumahan disana,apalagi dilingkungan baru yang sangat berbeda dengan saat dia ada dikampungnya.


Tante Ervi (nama tantenya) baru saja selesai mandi sore dia mengajak Yumna mengobrol diteras rumahnya.


" Aku pikir yang kesini si Zia kakak kamu yang kerja disalon,ternyata kamu yang baru lulus terus kamu mau kerja apa?"


" Saya belum tahu tante nanti saya coba cari lewat internet barang kali ada yang cocok dengan saya" jawab Yumna semampunya.


Karena kalau dilihat tante Ervi kurang suka dengan keberadaan Yumna dirumahnya,yang saudara dengan Yumna adalah om Maman suaminya yang merupakan adik dari ibunya Yumna.


#masih amatiran


#kritik dan saran saya terima

__ADS_1


#tinggalkan jejak ya


__ADS_2