YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
12.Rindu itu berat


__ADS_3

Benar....sungguh berat bagi Doni karena harus berjauhan dengan kekasih hatinya,hampir setiap ada waktu luang dia gunakan untuk menghubungi sang pujaan.


Yumna pun merasa seolah Doni berada didekatnya,bahkan karena terlalu sering Doni menghubungi beberapa teman kerja Yumna mengejeknya.


" Aduuuh Yumna....segitu tergila gilanya pacar loe sampai telepon setiap detik" celetuk Santi.


" Apaan sih San....namanya juga yang muda yang bercinta"Lisa ikut menyahut.


" Eh gile ye dese ternyata lekong dese tentara aduuuuh mau dong dikenalin abang-abang tentara" cerocos Yudi yang agak melambai.


" Yum ayolah kenalin satu buat gue...loe tahu sendiri kan gimana nyokap gue udah ngebet pengen gue nikah" seru Lisa.


" Nanti ya kalau bang Doni pulang aku ajak meetup deh biar dia ajak temennya tapi 2 aja ya Yudi mah ngga usah....", sahut Yumna langsung disambut sorakan dari Santi dan Lisa ,ssdangkan Yudi hanya bisa manyun kesal.


Sore itu mereka berencana nongkrong di kost Yumna karena mumpung besok free jadi mau menghabiskan waktu bersama.


Sebelum menuju kost Yumna, mereka mampir ke Hero di kawasan Kemang untuk membeli aneka makanan dan minuman setelah itu baru menuju kost Yumna dengan menggunakan mobil Santi.


Sampai di kost Yumna....


Mereka segera turun dan langsung menuju ke ruang santai dekat taman didalam kost, mereka makan sambil becanda hingga tidak sadar bahwa ada sepasang mata yang mengawasi mereka dari tadi.


Dengan langkah pelan dia memdekati ruang santai tersebut,rasa rindunya semakin membuncah ketika menatap sosok yang sangat dirindukannya.


Greeb...dan langsung memeluknya dari belakang.


Semuanya tampak terkejut, Yumna pun sama tetapi dengan mencium aroma parfumnya dia sudah tahu siapa yang memeluknya.


" Abaaaang..." pekiknya.


Yang dipanggil abang pun langsung tersenyum dan menciumj kepala Yumna sambil terus memeluknya.


Merasa menjadi tontonan teman-temanya Yumna segera melepaskan diri dari pelukan Doni.


" Guest sorry ya kebawa suasana,kenalin ini bang Doni calon suamiku" ucapnya.

__ADS_1


" Ini Shanti"


" Hay "


" Ini Lisa"


" Hay "


" Dan ini...." terpotong.


" Hay akyu yang paling imyut monthok kiyut ini Yudai" Yudi memperkenalkan diri sendiri dengan gaya centilnya.


" Hay gue Doni calon su...."terpotong.


" Eits baru calon ye masih bisa ditikungan khaaaaan" cerocos Yudi sambil mengerlingkan matanya.


Yang lain pun tertawa terbahak melihat kelakuan Yudi sedangkan Doni hanya menggarung tengkuknya yang tidak gatal.


" Udah Yud tar lakinya Yumna sawan lihat loe" kata Lisa.


" Iya Yud kasihan noh udah sampe gatel badannya kena ulet bulu macam loe" sahutan Santi membuat bibir Yudi mencebik.


" Eh iya ko abang udah balik dari Bandung? katanya 2 minggu? " tanya Yumna penasaran.


" Apalagi alasannya kalau bukan karena elo peak" celetuk Yudi yang langsung mendapat pelototan Yumna.


" Abang udah selesai lebih cepat ini dari Bandung langsung kesini belum kerumah mama soalnya mama bilang kerumahnya ajak kamu sekalian" jawab Doni.


" Yaaah Yumna lagi kumpul sama temen bang gimana dong?"ucap Yumna yang menjadi tidak enak karena temanya baru sebentar main.


" Kita ngga apa apa kok Yum,lagian kalian kan udah lama ngga ketemu,mungkin banyak yang mau diobrolin" Ucap Santi.


" Iya Yum kita pamit ya" sahut Lisa.


" Dah gih sono balik gue lagi mau nikung laki orang" ucap Yudi.

__ADS_1


pletak....kepalanya ditimpuk dengan botol air mineral yang sudah habis oleh Santi.


" Pulang ngga loe!....ayo Lis tarik nih ulet bulu" Santi menarik tangan Yudi.


" Temen temen maaf ya jadi ngga bisa lama mainnya" ucap Yumna merasa bersalah.


" Santai aja kali Yum kita ngerti ko....Ya udah ya kita pamit byeee....awas jangan nyicil-nyicil loe hahahaha" ucap Lisa menggida Yumna yang langsung memerah kaya udang rebus.


Yumna kembali menemui Doni,sedangkan Doni sedang merebahkan badannya dibalai yang ada diruang santai tersebut.


Dia menatap kekasihnya yang sedang terlelap kelihatan sekali wajah lelah Doni.


" Bang....abang bangun, kenapa tidur disini?"


Doni pun terbangun lalu membantu Yumna membereskan sisa makanan tadi.


" Apa mereka sering kesini disaat aku ngga ada yank?" tanya Doni.


" Ngga juga bang cuma sesekali aja kok,emang kenapa bang?" Yumna balik bertanya.


Doni membelai rambut Yumna sambil tersenyum, " ngga kok sayang...tadinya abang berfikir kamu bakal kesepian ternyata ada teman teman kamu yang menemanimu,abang justru bersyukur sayang" lanjutnya.


Setelah selesai Yumna mandi dulu,Doni menunggunya di kamar Yumna karena ibu kost sudah tahu bahwa Doni adalah calon suami Yumna,tetapi ketika ada Doni dikamar diharuskan pintu kamarnya dibuka lebar,itulah syarat dari ibu kost.


Ketika Yumna membuka pintu kamar mandi dilihatnya Doni kembali tertidur.*tampaknya bang Doni sangat lelah*batinnya ,jadi membiarkannya terlelap sementara dia merapikan kamarnya lalu berdandan tipis karena mau kerumah orang tua Doni.


" Bang ini sudah hampir jam 8 malam,kita mau berangkat jam berapa" Yumna membangunkan Doni sambil membelai rambut Doni.


Bukannya bangun Doni justru menjadikan paha Yumna sebagai bantalnya.


" Abang ih ayo bangun....aq udah pesan taksi online sebentar lagi udah mau sampai bang"


Kali ini Doni terbangun,lalu ke kamar mandi mencuci mukanya.


" Maafin abang ya....abang ngantuk banget" ucap Doni sambil menyisir rambutnya.

__ADS_1


Yumna tersenyum lalu mengajak Doni keluar karena taksi online pesananya sudah datang.


#dukung karyaku plissss


__ADS_2