YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
9.Meminta ijinmu.


__ADS_3

Tak terasa huhungan Yumna dan Doni sudah memasuki tahun kedua, benih cinta dihati keduanya sudah berkembang pesat bahkan mereka sudah tidak canggung memanggil sayang ketika berada ditempat umum atau dihadapan orang tua Doni


Yumna sudah beberapa kali bertemu dengan keluarga Doni meskipun Doni belum pernah bertemu orang tua Yumna.


Keluarga Doni sangat menyukai Yumna terutama ibu Aminah mamanya Doni, sering kali dia menanyakan Yumna pada Doni setiap dia pulang.


Doni sendiri berencana mau melamar Yumna kalau dia sudah selesai ikut ujian dikesatuannya.


Doni adalah seorang tentara tetapi Yumna tidak tahu karena Doni memang menyembunyikanya dari Yumna takut kalau Yumna tidak mau menerimanya.


Setiap Doni tugas dia hanya mengatakan pada Yumna kalau dia sedang dinas luar kota dan Yumna tidak pernah ambil pusing karena dia percaya Doni bisa menjaga hatinya.


Doni sudah membicarakan rencananya pada keluarganya bahkan termasuk dia sudah membeli rumah untuknya setelah menikahpun keluarganya sudah tahu,dan mereka ikut mendukung keputusan Doni.


Hari itu Doni berencana memberi kejutan pada pujaan hatinya yang sudah 2 minggu tidak bertemu,rasa rindunya sudah tidak terbendung lagi.Dia sengaja menunggu kekasihnya didalam kamar kostnya setelah ijin kepada pemilik kost.


Yumna yang baru pulang kerja dikejutkan dengan adanya boneka besar diatas kasurnya dan 1 box coklat, ketika dia berada dikondisi bingung sebuah pelukan hangat dari belakang tubuhnya dia rasakan seketika dia merasakan pelukan yang lama dirindukannya.


" Hah...sayang gimana caranya kamu bisa ada disini? " pekik Yumna kaget dan takut diomelin ibu kost.


" Aku udah ijin bu kost sayang,lagian aku ngga lama kok"kata Doni saat melihat Yumna celingukan ketakutan.

__ADS_1


" Lho emang kamu mau kemana lagi ?"tanya Yumna.


" Aku mau ngajak kamu keluar....kita makan diluar ya sayang " ajak Doni.


" Ya udah aku ganti baju dulu....eeeh tapi mau makan dimana? aku takut salah kostum nih?".


" Pakai casual aja yank soalnya abis makan aku mau ngajak kamu kesuatu tempat".


Doni pun segera turun,sementara Yumna mengganti pakaian dulu.


Yumna turun dengan kaos ketat dilapisi jaket kulit,celana jeans panjang,sneakers, dan topi.


Doni memandang kekasihnya lalu tersenyum mengembang,memberikan tangannya untuk disambut oleh kekasihnya.


Akhirnya setelah menempuh waktu cukup lama Doni pun segera memasuki sebuah komplek perumahan,lalu berhenti disebuah rumah yang masih belum jadi sempurna namun sudah bisa ditempati.


Doni mengajak Yumna turun lalu masuk kerumah tersebut,Yumna yang masih bingung menurut saja dengan arahan Doni.


" Ini rumah siapa yank, bagus biarpun ngga terlalu besar "ucap Yumna ketika diajak mengelilingi dalam rumah.


" Kalau diijinkan,ini akan menjadi rumah kita sayang..itupun atas ijin Allah,dan tentunya restu kedua orang tua kita" jawab Doni tanpa ragu.

__ADS_1


Yumna kaget dan langsung memeluk Doni,dia menitikkan air mata terharu dan saking bahagianya justru Yumna malah menangis dalam pelukan kekasihnya.


Doni bingung dengan sikap Yumna tetapi berusaha menenangkan Yumna dengan mengelus punggumg Yumna.


" Sayang maaf kalau ini terlalu kecil,kamu pasti kecewa ya makanya nangis "tanya Doni pada kekasihnya yang masih terisak dalam pelukannya.


Seketika Yumna mendongak menatap wajah kekasihnya" ngga sayang ini udah lebih dari cukup...aku bahagia banget,saking bahagianya sampai nangis....makasih ya sayang semoga Allah melancarkan maksud dan tujuan kamu".


Doni kembali memeluk Yumna lalu memberikan kecupan dikening Yumna,kemudian mereka saling menatap cukup lama,jantung Doni makin tidak karuan begitupun dengan Yumna .


" Sayang kita udah lama pacaran boleh ngga aku ikat kamu pakai cincin,atau yang biasa disebut lamaran "tanya Doni setelah mereka duduk disofa yang ada diruangan itu.


" Maksudnya gimana yank ?" Yumna balik bertanya,bukan dia tidak tahu hanya dia syok saja.


" Aku pengen melamar kamu yank...bolehkah?" tanya Doni lagi sambil megenggam tangan Yumna.


Yumna terkejut menatap Doni," kenapa harus minta ijin sih yank,aku jadi malu" .


Donipun melepas genggamannya menggantikan sebuah pelukan," apapun yang aku lakukan sekarang harus ijin Allah dan ijin kamu yank,kalau kau mengijinkan aku dan keluargaku akan kerumah kamu di jawa"


Yumna memeluk erat tubuh kekasihnya " akan aku sampaikan niat baik kamu ke keluargaku yank,semoga ini yang pertama dan terakhir untuk kita ya yank"

__ADS_1


Doni mengangguk lalu mencium kening Yumna,selama mereka pacaran Doni sangat menjaga Yumna makanya dia hanya berani memeluk dan mencium kening saja.


# lanjut ga ya???


__ADS_2