
Pagi ini Yumna memutuskan untuk merapikan pakaiannya dan pakaian milik Prima tanpa sepengetahuan Rangga.
Yumna memutuskan untuk kembali ke Jakarta tanpa Rangga karena dia ingin segera menumpahkan segala sesak didadanya ke makam bang Doni.
Rangga sudah rapi dengam baju kerjanya dan segera turun ke ruang makan untuk sarapan,disana sudah ada papi dan maminya serta Yumna dan Prima, Rangga segera meneguk susu dan mengambil roti dipiring Yumna lalu berpamitan segera kekantor.
Yumna menatap curiga lalu sengaja pamit ke mertuanya untuk jalan-jalan dan menitipkan Prima, beruntung mertuanya tidak curiga jadi dia langsung mengendarai mobil mertuanya mengikuti Rangga.
Ketika dia fokus melihat kedepan dilampu merah tanpa sengaja dia melihat kesebuah cafe disamping tampak Rangga dan seorang wanita sedang berbincang.
Yumna menepikan mobilnya menuju cafe tersebut secara sembunyi-sembunyi.
" Ngga aku maunya kamu tanggung jawab" ucap wanita itu.
" Aku pasti tanggung jawab tapi bagaimana dengan keluargaku?" ucap Rangga sambil menggenggam tangan wanuta itu.
Yumna meremas tangannya sambil terus fokus menguping.
" Sayang...anak kamu butuh nutrisi lho" ucap wanita itu genit menatap Rangga.
__ADS_1
" Sayang kemarin kan udah....nanti aku cari alasan ya ke istriku supaya bisa menginap.
Yumna langsung mendatangi meja dimana Rangga dan wanita itu sedang asik bermesraan.
" Jadi begini cara kamu dibelakang aku?".
"Yumna...." Rangga kaget melepas tangannya.
Yumna memilih pergi,Rangga hendak menyusul tetapi wanita yg diketahui bernama Rena itu menahannya untuk tidak pergi.
19:00
Yumna dan Prima sudah sampai di Jakarta tepatnya dirumahnya.
Yumna memilih masuk kamar, memasukkan baju Rangga ke sebuah koper lalu membuangnya ke gudang belakang.
Foto pernikahannya dengan Rangga segera diambil dan diganti fotonya ketika menikah dengan Doni, seakan mau menghillangkan Rangga dari hidupnya dia memilih langsung menghubungi pengacara keluarga Doni untuk mengurus perceraiannya tanpa ada yang tahu.
SURABAYA
__ADS_1
Keluarga Rangga dibuat panik mencari dimana Yumna dan Prima pergi,berbeda dengan Rangga yg sedang menginap dirumah sekretarisnya yaitu Rena yang kini sedang hamil akibat perbuatan mereka ketika tugas luar kota dan menginap disebuah hotel.
Beberapa kali mertua Yumna mencoba menghubungi Yumna tetapi ponselnya sengaja tidak diaktifkan, bahkan Yumna sudah membuang simcardnya.
Rangga pulang pagi- pagi sekali langsung menuju kamar mencari istrinya tetapi nihil,kemudian dia berlari kekamar Prima ternyata sudah kosong.
Mami Mien melihat anaknya kebingungan hanyaenghela nafas lalu mendatanginya, " Bagaimana Rangga? apa kamu sudah puas dengan hasil dari kelakuanmu? kamu sudah kehilangan Yumna, Prima bahkan calon anak kalian, apa Rena masih mempertahankan kandungannya?".
" Masih mi...Rangga semalam berada di apartmennya, Rangga nggak pulang karena berfikir Yumna ngga bakal nekat tetapi Rangga salah mi,..hikshikshiks...." Rangga menangis sesenggukan dilantai depan pintu kamarnya.
" Segera ambil keputusan Ngga...mami nggak mau semuanya hancur apalagi papi sampai tahu kalau kamu sudah membuat rumah tanggamu hancur karena ulahmu sendiri!" ucap sang mami kemudian berlalu meninggalkan Rangga yang masih menangis.
Sementara Rangga terpuruk berbeda dengan Yumna yang sudah siap dengan segala resiko, dia lebih tegar menghadapi masalah dalam rumah tangganya.
Hari ini Yumna sudah resmi dengan status barunya yaitu janda dengan 1 anak dan calon anak dalam perutnya, kedua orang tuanya dan orang tua mendiang suami pertamanya berkumpul untuk menghiburnya.
Prima sedang bermain bersama duo kakek sedangkan duo nenek sedang memasak untuk makan bersama.
Yumna memandangi foto Doni lalu memeluknya serta mulut yang terus bergumam meminta maaf karena keputusannya menjadikan dirinya harus menanggung semuanya aampai harus merepotkan keluarganya.
__ADS_1
*maaf lama nggak up
* baru pulang tugas