YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
24.Prima Dirgantara Ardyansyah


__ADS_3

Setelah perawatan intensif selama 2 hari akhirnya Yumna membuka matanya lalu melihat sekeliling ruangannya tampak sosok bayangan seperti Doni suaminya.


" A..a...bang" panggil Yumna lirih.


" Iya ini abang.... sayang" jawab bayangan itu.


" Abaang Yumna rindu abang....Yumna pengen peluk abang" ucap Yumna sambil terus menangis.


" Maafkan abang yang ngga bisa memenuhi janji abang untuk menemani saat kamu melahirkan adek, terima kasih sayang....sudah memberikan abang jagoan yang tampan sehat dan lucu"ucapnya sambil mendekati Yumna yang masih terbaring lemah.


" Hiks...hiks....abang udah lihat adek?aku belum sempat lihat adek bang maafkan aku yang ngga mampu buat melahirkan secara normal,aku drop bang hiks...hiks...."Yumna terus menangis.


" Adek Prima baik-baik aja,oma opanya merawat dengan baik,kamu fokus ya sayang,rawat dan besarkan dengan penuh kasih sayang maaf abang ngga bisa mendampingimu membesarkan anak kita,Abang sayang kamu dan adek Prima...abang pamit ya sayang I love you Yumna Syarifah"ucapnya bersamaan dengan menghilangnya bayangan itu.


" Abang jangan pergi....abang jangan tinggalin Yumna...Abaaaaaaaaang " teriaknya yang membuat mertuanya lari karena mendengar teriakan menantunya.


" Sayang ada apa tenang sayang ada mama disini" ucapnya sambil memeluk Yumna yang tampak ngos-ngosan.

__ADS_1


" Mah abang datang mah....abang nengokin adek mah"


" Iya sayang....Doni pasti nengokin anaknya" ucapnya sambil membelai kepala Yumna.


" Mah Yumna mau lihat adek mah...Yumna udah janji sama abang buat ngerawat adek dengan baik mah"ucap Yumna kemudian.


" Mama ambil adek dulu ya....adek masih diruang bayi,kamu tunggu sebentar ya" ucap sang mama lalu keluar dari ruangan Yumna.


Dia bersandar dipintu ruangan Yumna sambil menepuk dadanya yang sesak karena ucapan menantunya.


* Mama tahu kamu pasti sangat merindukan Doni sampai kamu berhalusinasi kalau Doni datang...mama ngga sanggup lihat kondisi kamu nak* batin mama Doni sambil mengusap air matanya.


" Sayang ini anak kamu...cucu mama ganteng kan?" ucap mama Doni sambil menyerahkan cucunya kepangkuan Yumna yang sudah dalam kondisi duduk.


Yumna menerima anaknya lalu memandang wajah bayi mungil yang kini berada dalam pangkuannya,air matanya menetes lalu menciumi bayinnya.


" Prima Dirgantara Ardyansyah...itu nama kamu sayang...nama dari papa kamu sayang" ucapnya sambil mencium hidung mungil bayinya.

__ADS_1


" Nama yang bagus....Prima akan menjadi anak yang kuat seperti mama dan papanya, oma suka namanya sayang" ucap sang mama mertua sambil membelai kepala Yumna.


" Yumna juga suka mah...abang pasti udah pilih nama terbaik untuk anak kita makanya pas abang kasih tahu namanya Yumna langsung setuju" ucapnya sambil menoel hidung mancung jagoannya.


Kemudian Yumna mencoba memberikan asi kepada jagoannya dan bersyukur mudah sekali bayinya menyusu bahkan sampai Yumna meringis karena bayinya menyusu sangat kuat.


Mertuanya terharu melihat pemandangan didepannya,bahkan sampai menitikkan air mata,kemudian dia membelai rambut Yumna dan cucunya.


" Mama bangga memiliki kalian, anak mama sudah pergi satu tapi mama diberikan ganti menantu yang cantik dan cucu yang tampan,mama sangat bersyukur nak" ucapnya.


" Yumna juga mah...makasih ya mah udah selalu ada untuk kami, Yumna udah banyak ngrepotin mama dan yang lain, maafin Yumna ya mah" ucap Yumna sambil menitikkan air matanya.


" Nggak sayang kamu ngga ngrepotin jangan pernah berfikir seperti itu ya....mama,papa dan Raina akan selalu ada untuk kalian, oh ya pulang dari sini kamu mau ke rumah mama apa langsung kerumah kalian?" tanya mama mertuanya.


" Yumna kerumah sendiri aja mah.."ucapnya.


" Ya udah ngga apa-apa nanti biar mama minta Raina yang nyetir ya,soalnya papa lagi banyak kerjaan" ucap mertuanya.

__ADS_1


Yumna bersyukur memiliki mertua yang baik bahkan tidak pernah menganggapnya menantu,malah mengganggapnya anak sendiri,apapun kebutuhan Yumna dia siapkan agar menantunya tidak kerepotan.


#dikit dulu lagi sakit


__ADS_2