YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
29.CALON PAPA


__ADS_3

Orderan membludak,Yumna kerepotan sampai harus pontang panting meski bibik membantunya tetapi dia benar-benar kerepotan,Raina ikut membantu sebisanya dengan perut yang sudah besar,berhubung Bagas suaminya libur jadi tugasnya menemani Prima bermain agar tidak bosan.


Setelah barang siap diantar ke jasa pengantaran Yumna sendiri yang menyetir mobilnya,dan seperti biasa Prima akan merengek untuk ikut.


Prima selalu ikut kalau Yumna pergi dengan mengendarai mobil kemanapun karena semenjak dia lahir Yumna tidak pernah meninggalkannya kemanapun dia pergi Prima pasti diajaknya.


Tiba ditengah jalan sudah cukup jauh dari kompleknya,mobil yang dikendarai Yumna mogok,dia pun bingung karena memang tidak mengerti soal mesin.


Yumna turun mau mencari bantuan lalu lewatlah sebuah mobil kemudiam berhenti dan berniat menolong Yumna.


" Mobilnya kenapa?" tanya orang tersebut.


" Ngga tahu tiba-tiba mogok mana aku ngga tahu soal mesin" jawab Yumna tanpa melihat kearah orang yang bertanya.


Prima turun dari mobil langsung mendatangi orang yang sedang membantu mamanya.


" Om...kok om baik banget sih? om mau ngga jadi papa aku?" tanya Prima polos.

__ADS_1


" Eeh Prima...ngga boleh kaya gitu ya, mama ngga pernah ngajarin Prima buat ngomong sembarangan kan?" ucap Yumna menasehati putranya.


" Maaf ya mas....anak kecil suka sembarang bicara" Yumna meminta maaf pada orang yang masih memperbaiki mobilnya.


" Mama itu kan om yang pernah kerumah kita....bener kan om?" tanya Prima lagi.


Yumna langsung memperhatikan orang tersebut dan ternyata yang membantunya adalah Rangga, mantan kekasihnya yang sedang memcoba mendekatinya lagi.


" Rangga..."kata Yumna pelan.


Yang disebut namanya pun tersenyum memandang sejenak kearah Yumna dan anaknya lalu melanjutkan memperbaiki mobil Yumna.


" Sama- sama Yum, oh ya kalian mau kemana udah sore begini?"


" Kami mau ke expedisi untuk mengirim orderan pelanggan"


" Boleh aku anter kalian? mobil ini harus segera masuk bengkel,pasti sudah lama tidak diservice ya?"

__ADS_1


" Eeeeh itu aku ngga tahu soal mesin hanya tahu pakai saja,biasanya ada yang tukang service datang tetapi memang udah lama sih ngga datang" cerita Yumna.


Rangga manggut-manggut, " Baiklah aku mengikuti dari belakang,nanti setelah dari expedisi mobil langsung antar ke bengkel saja,dan kalian biar aku yang antar kalian pulang" tawar Rangga.


" Asiiiiik diantar pulang calon papa Prima" pekik Prima sambil tepuk tangan.


Yumna langsung membekap putranya dan meminta maaf pada Rangga.


Mobil mereka beriringan menuju expedisi,kemudian kearah bengkel langganan Yumna, setelah itu Yumna dan Prima ikut ke mobil Rangga.


Mereka tidak langsung pulang tetapi menuju restoran untuk makan malam karena waktu sudah menunjukkan jam 19:30 dan putranya sudah merengek juga karena lapar.


Ketika menikmati hidangannya,Rangga dengan telaten menyuapi Prima, sebenarnya Yumna sudah melarang Rangga tetapi Prima menangis karena ingin disuapi oleh Rangga yang disebut oleh Prima sebagai calon papanya, akhirnya Yumna pun mengalah membiarkan Rangga menyuapi buah hatinya.


Terlihat Prima sangat antusias bercerita dengan Rangga sedangkan Yumna hanya diam sibuk dengan ponselnya membalas chat dari pelanggan dan adik iparnya yang menanyakan dimana posisinya sekarang.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit, Yumna sudah sampai didepan rumahnya, dan Prima sudah tertidur di kursi belakang karena sudah kelelahan.

__ADS_1


Yumna pun turun bermaksud untuk menggendong putranya tetapi malah keduluan Rangga yang sudah menggendong Prima.


#nggantung ya


__ADS_2