
Setelah proses pemakaman Serda Doni ardyansyah, sebagian pelayat sudah pulang,ada juga yang masih membantu membereskan rumah Yumna, orang tua Doni dan Yumna masih menemani Yumna, mereka tidak tega kalau harus meninggalkan Yumna dalam keadaan kalut dan duka.
" Nak...makanlah dulu kamu dari tadi belum makan lho" suara ibunya sambil membawa sepiring nasi beserta lauknya.
" Yumna ngga lapar bu" jawab Yumna tanpa memandang ibunya dia sibuk dengan lamunanya sendiri.
" Sedikiiit saja nak....pikirkanlah calon anakmu yang masih diperut,pasti dia sangat lapar, nak Doni juga pasti sedih kalau melihat kamu kaya gini" ibu Sri mencoba menasehatinya.
Air mata Yumna seketika menetes mendengar nama suaminya disebut,rasa gemuruh didada membuatnya sesak lalu menangis sambil memeluk kedua kakinya.
Hatinya kosong,hampa seperti tidak ada lagi semangat untuk hidup tetapi dia masih punya calon anaknya yang masih memerlukan dirinya, bagaimana nasib anaknya nanti kalau ibunya sampai meninggalkannya juga sedangkan dia sudah ditinggalkan oleh ayahnya ketika masih dalam kandungan.
" Abaaaaaaang.......aku ngga tahu apa yang harus aku lakukan bang" teriaknya sambil terus menangis pilu.
Semua yang mendengar suara tangis Yumna merasa iba dan sedih,membayangkannya saja sudah berat bagaimana yang mengalaminya?.
__ADS_1
Mama mertuanya berlari menuju kamar Yumna melihat menantunya meringkuk sambil memeluk foto dan baju Doni sambil terus menangis membuatnya tidak sanggup melihatnya lalu keluar dan menangis dipelukan suaminya.
" Pah...mama ngga sanggup lihat Yumna pah,mama ngga kuat,mama udah mencoba tegar mengikhlaskan anak kita tetapi Yumna pah...Yumna" ucapnya sambil terisak dalam pelukan suaminya.
" Papa tahu ini berat,tugas kita membuat Yumna kuat mah kamu jangan kaya gini,kalau kita terlihat lemah dihadapan Yumna lalu dimana tempat Yumna bersandar?papa tahu kita semua berduka mah tapi jangan sampai kita terlihat rapuh dihadapan Yumna" ucap Papa Doni sambil menguatkan istrinya.
Raina adik Doni masuk menemui Yumna, dia berjanji akan menemani Yumna setelah Doni pergi,dia memutuskan akan tinggal dengan Yumna agar kakak iparnya tidak kesepian.
" Kak....kakak ngga sendiri,kita semua berduka atas kepergian abang tapi kalau abang melihat kita terus menangisinya abang pasti sedih, abang bisa lihat kakak menangis dari sana....kakak masih punya kita masih ada calon anak kak Yumna dan Abang, jangan sampai abang sedih karena kakak mengabaikan anak kalian" ucapnya sambil membelai punggung Yumna.
Raina memeluk kakak iparnya sambil terus menguatkannya, sedangkan ibu Yumna sudah keluar karena tidak sanggup melihat keadaan anaknya.
Nasinya belum habis tetapi Yumna menyudahi makannya setidaknya perutnya tidak kosong, dia meminum susu hamil yng dibuatkan oleh ibunya, rasanya berbeda dengan yang biasa Doni buatkan untuknya.
Yumna memaksakan diri menghabiskan susunya,setelah itu dia turun dari ranjang dan keluar kamar,semua orang menatap kearahnya,diapun mengelus perutnya sambil menahan air mata.
__ADS_1
" Semuanya...terima kasih sudah membantu saya,maaf kalau dari tadi saya tidak dapat menyapa satu persatu,dan saya mohon maaf atas nama bang Doni..hiks...hiks...(air matanya lolos begitu saja)apabila semasa hidupnya ada kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja dari almarhum mohon dimaafkan, dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf atas nama suami saya" ucapnya sambil menggigit bibirnya menahan tangisnya.
" Ibu jangan khawatir kami sudah memaafkan semuanya ibu harus kuat ya...semangat bu" ucap salah satu anggota persit.
" Iya bu semangat demi calon bayinya....ibu pasti kuat" ucap yang lainnya.
Yumna mencoba tersenyum meski terasa hambar baginya.
Sorenya....
Para tamu sudah pulang kerumah masing- masing,tinggal keluarga Yumna dan keluarga mertuanya yang masih menemaninya,bik Saroh akan menemani Yumna, dia adalah asisten rumah tangga dirumah orang tua Doni yang ditugaskan membantu Yumna sekarang.
Mengingat kehamilan Yumna yang sudah mendekati bulan ketuju mama Doni berinisiatif meminta bik Saroh membantu Yumna apalagi kini Yumna seorang diri tanpa suami lagi.
#maaf kalau ada salah kata
__ADS_1