YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
10.Lamaran


__ADS_3

1 bulan kemudian....


Hiruk pikuk dirumah Doni mempersiapkan keberangkatannya ke rumah orang tua Yumna,sedangkan Yumna sudah berada dikampungnya lebih dulu karena mau menyiapkan penyambutan keluarga Doni.


Doni sendiri masih bingung mencari baju yang pas sedangkan yang lain sudah menunggu di ruang tamu ada juga yang diruang keluarga.


Ibu Aminah sang mama menjadi gemas karena Doni terlalu lama tidak keluar dari kamarnya.


Raina adik Doni pun sudah berkali kali mengetuk pintu sang kakak tetapi hanya mendapat jawaban #iya sebentar#


" Bang mau berapa lama lagi?semakin abang lama semakin banyak juga abang membuang waktu untuk bertemu kak Yumna, abang mau papa ngambek terus ngebatalin semuanya?"ancam Raina dari depan kamar Doni.


Pintu pun akhirnya terbuka dan Doni masih dengan kaos dalam belum berpakaian sedangkan diatas kasurnya sudah penuh aneka baju seakan semua isi lemarinya dia keluarkan.


Raina menepuk jidat melihat kelakuan sang kakak.


" Abang bener bener ya?" geramnya.


" Abang bingung dek pakai baju apa?" jawab Doni sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Raina pun menerobos masuk mencari salah 1 kemeja diatas tumpukan kasur kakaknya,lalu memberikan pada Doni, " pakai ini dan segera turun,awas kalau masih lama aku bakal laporin ke papa!" ancam Raina sambil berlalu meninggalkan Doni.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Doni keluar dari kamarnya,papa,mama dan yang lainnya sudah menunggu dimobil sementara Raina tetap setia menunggu kakaknya yang lelet.


" Siap siap aja bang disemprot mama di mobil " ucap Raina sambil berlalu keluar rumah menuju mobil,Doni pun mengikutinya setelah mengunci semua pintu dan pagar.


Di mobil....


" Lama banget sih Don,mama sampai jamuran nungguin kamu " ketus sang mama.

__ADS_1


Doni cuma nyengir sambil meminta maaf.


Doni kini sibuk berkirim pesan dengan Yumna,mengabarkan posisinya serta keadaannya,dia sesekali merayu Yumna atau sekedar bercanda untuk menghilangkan rasa bosannya.


10 jam perjalanan sampailah rombongan Doni dikediamaan orang tua Yumna.Ada 3 mobil dalam rombongan itu,Doni yang sudah rindu dengan Yumna langsung buru-buru turun menghampiri kekasihnya yang sedang menyambut bersama keluarga besarnya.


Kalau saja tidak ditarik oleh Raina mungkin Doni langsung memeluk Yumna, untungnya sang adik bergerak cepat, " abang jangan bikin malu " bisik Raina.


Acara lamaran berlangsung sakral, kedua keluarga setuju 6 bulan lagi mereka baru akan menikahkan anak mereka.


Tetapi Doni merengek minta 2 bulan lagi,orang tua Yumna akhirnya memberikan keputusan pada Yumna,karena antara Yumna dan Donilah yang akan menjalaninya.


" Bagaimana nak, keputusan ada ditangan kamu,ambilah keputusan yang paling bijak, kami para orang tua hanya tinggal mengikutinya" ucap ibu Yumna sambil menggenggam tangan putrinya.


Yumna memandang semua orang yang hadir,terakhir dia menatap Doni yang sudah dengan mode melasnya, dia menghela nafas lalu menjawab," Bismillah...Yumna terserah bang Doni saja ".


Setelah mendengar jawaban Yumna akhirnya semua mengikuti keputusan Doni bahwa 2 bulan lagi mereka akan menikah.


Usai acara lamaran ,Doni meminta ijin mengobrol berdua dengan Yumna,setelah mendapatkan ijin mereka mencari tempat yang nyaman.


Tatapan mata Doni tak pernah berpaling dari Yumna,apalagi saat ini Yumna tampak cantik dengan riasan tipis,kebaya warna nude,kain jarik dan rambut yang ditata simpel tapi justru tampak anggun,sedangkan kakinya memakai hells yang berwana senada dengan kebayanya.


"Cantik banget sih calon istri aku " kata Doni yang mampu membuat Yumna tersipu.


" Yum...aku seneng banget kita akhirnya sampai ditahap ini, dua bulan lagi kita akan menikah sungguh semuanya seperti mimpi, dulu aku ngga pernah mimpi bisa sampai tahap ini apalagi kamu dikelilingi para lalat yang seakan nemplok mulu, aku hanya mampu memandangmu dari jauh,mengagumi dalam diam,sampai suatu ketika Allah berpihak padaku yang mengijinkan aku untuk dekat denganmu" ucap Doni sambil menggenggam jemari Yumna,dia menunduk menitikan air mata bahagianya.


Yumna sangat tersentuh dengan penuturan Doni, dia pun terisak dan langsung mendapat pelukan dari Doni.


" Maafin Yumna bang....maaf kalau nanti abang bukan yang pertama hiks...hiks,bibir Yumna sudah tidak suci bang" suara Yumna bergetar didada Doni.

__ADS_1


"Kamu tahu Yum aku ngga pernah mempermasalahkan soal itu....aku seneng banget saat kamu panggil aku abang,seterusnya panggil abang ya...tapi ditambahin pake sayang,jadinya abang sayang" kalimat yang Doni ucapkan mendapat balasan cubitan dari Yumna.


Akhirnya keduanya tertawa...


" Ada satu hal lagi yang aku mau omongin ke kamu sayang..."Doni menjeda omongannya.


" Apa itu?" tanya Yumna penasaran.


" Tentang pekerjaan abang, sebenarnya abang selama ini ngga jujur sama kamu karena takut kamu menolak abang.....abang ngga sanggup kalau harus dijauhin kamu" wajah serius Doni membuat Yumna semakin penasaran.


" Abang menjual barang haram?atau apa?"tebak Yumna.


Doni menjawab dengan gelengan kepala.


" Lalu apa? jangan bertele tele bang atau aku pergi nih" ancam Yumna.


Kemudian Doni menatap kedua mata Yumna,menarik nafas dalam dan berkata jujur, " sebenarnya abang seorang tentara yank,selama ini ketika abang mendapat tugas luar maka abang selalu bilang dinas luar kota karena abang takut kamu nolak abang, biasanya perempuan akan menolak jika berhubungan dengan TNI ".


Yumna sempat kaget kemudian tertawa....Doni menjadi makin bingung.


" Abang apaan sih, abang salah menilai aku, kalau aku ngga mau sama abang harusnya dari awal aku menolak abang bukan karena status maupun pekerjaan bang,abang sendiri bisa lihat Yumna cuma karyawan biasa bukan orang yang istimewa" ucap Yumna.


Doni pun akhirnya lega karena Yumna mau menerima pekerjaanya.


" Bagi abang kamu sangat istimewa sayang "ucapnya sambil membelai kepala Yumna.


" Lagian bang kalau mau nolak juga udah terlanjur dilamar kok..nih" ucap Yumna sambil menunjukkan jarinya yang sudah diisi cincin oleh Doni.


Keduanya kembali tetawa,mereka bahagia karena pada akhirnya tinggal selangkah lagi bisa bersatu.

__ADS_1


Mereka kembali bergabung dengan keluarga mengikuti acara makan malam,rencananya keluarga Doni akan menginap semalam disana baru esok paginya mereka bertolak ke jakarta,Yumna juga ikut rombongan karena sudah harus bekerja kembali.


#like dan komen ya


__ADS_2