YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
5.Akhirnya bertemu


__ADS_3

Sudah hampir 2 minggu Hans tidak pernah bertemu atau sekedar melihat Yumna, bahkan setiap dia datang membantu Mentari belajar tetap tidak bisa sekedar melihat Yumna.


Yumna menutup diri dan memilih untuk tidak berinteraksi dengan siapapun selain keluarga dan rekan kerjanya saja.


Sore itu


Rio yang baru pulang kerja tidak sengaja melihat Yumna ditaman, Rio mematikan mesin motornya dan menghampiri Yumna yang sedang duduk sendiri melamun disalah satu sudut taman.


" Yumna....." panggil Rio melambaikan tangannya, Yumna hanya menoleh tanpa bersuara.


" Gue duduk disini boleh ya ?" tanya Rio langsung duduk disamping Yumna.


" loe kenapa?ada masalah apa? cerita ya ama gue, oke gue ngga ngerti masalah antara kalian tapi yang gue denger Rida sempet ngamuk ke loe sama Hans...apa itu bener? loe ada hubungan apa sama Hans?" cecar Rio.


Yumna menghela nafasnya berat...." gue ngga ada masalah kok om sama mereka,gue cuma pengen sendiri aja ".


" Ngga ada masalah juga kalau Hans sampe cium loe dicafe?" tanya Rio.


Yumna tercengang " Apa om Hans yang cerita?".


" Bukan tapi Rida yang ngoceh didepan rumah gue dan gue yakin om dan tante loe juga pasti denger..heh dasar norak" ucap Rio mencibir.


" Terserah om mau ngomong apa intinya gue ngga ada urusan,dan juga gue ngga menganggap itu sebuah first kiss tapi cuma kecelakaan aja" Yumna menjelaskan ke Rio.


Tiba tiba Rio menarik Yumna lalu mencium paksa Yumna tepat dibibirnya seakan memaksa menggigit bibir Yumna,tangannya menahan tubuh Yumna agar tidak kabur.

__ADS_1


Yumna mendorong Rio sekuat tenaga lalu memukulinya,menapar Rio berkali kali, menendang kaki Rio.


Rio pun mengaduh ," apa itu yang dinamakan first kiss menurut loe?" sembari menatap Yumna dengan seringainya.


" Br*****k loe om...loe pikir gue apaan yang mudah loe mainin?, gila loe om gue benci orang yang manfaatin orang lain "teriak Yumna langsung pergi meninggalkan Rio ditaman itu.


Yumna bingung mau kemana,akhirnya Yumna pulang kerumah omnya berkemas pamit ke keluarga om dan tantenya untuk pindah kost agar bisa mandiri dan dekat dengan tempat kerjanya.


Awalnya omnya menolak karena bingung alasan apa yang akan disampaikan ke kakaknya (orang tua Yumna),tapi Yumna memberikan solusi bahwa Yumna dipindah tugaskan jauh jadi terpaksa kost dan omnya pun setuju.


Malam itu Yumna pamit lalu pergi mencari taksi,ketika sedang menunggu taksi tiba-tiba ada yang menarik tangannya,dia kaget dan ternyata dia adalah Hans.


Hans kalut melihat Yumna keluar dari rumah omnya menenteng koper,makanya dia mengikuti Yumna.


" Lepas!"teriak Yumna.


" Denger ya jangan ganggu gue lagi om,gue ngga mau pacar loe salah paham dan mulai detik ini loe ngga bakal ketemu gue lagi!"ucap Yumna berapi api .


" Yum ijinin gue nebus semua kesalahan gue,pliiiisss Yum gue janji ngga bakal nyakitin loe,gue nyesel udah buat loe nanggung kesalahan gue,perasaan gue dan kelakuan gue yang udah buat loe jadi kaya gini,ijinin gue tebus semua kesalahan gue dan gue mohon jangan pergi Yumna"ucap Hans berlinangan air mata.


" Percuma om semuanya ngga bakal bisa balikin kondisi seperti semul jadi buat apa hah...buat apa?" teriak Yumna kencang hingga mereka menjadi bahan tontonan orang yang berlalu lalang.


Doni yang baru pulang kuliah tidak sengaja melihat kejadian itu langsung berhenti lalu mendekati mereka,Yumna yang sudah terisak langsung dipeluk sambil diajaknya masuk kemobil.


" Kalau orangnya ngga mau jangan dipaksa Hans loe kaya pecundamg tahu ngga?" ucap Doni sambil berlalu menuju mobilnya.

__ADS_1


Doni sengaja mengajak Yumna kedalam mobilnya agar tidak mejadi bahan tontonan.


Yumna masih terisak menangis,Doni hanya menemaninya,dia membiarkan Yumna mengeluarkan semua kesedihannya.


Selang beberapa saat Yumna sudah mulai tenang dan sudah tidak menangis lagi.


" Don sorry ya loe jadi ngelihat gue kaya gini" ucapnya sambil megelap air matanya dengan tissue.


Doni membelai rambut Yumna," ngga apa apa Yum,yang penting loe aman dan ngga jadi bahan tontonan,so sorry gue tadi main peluk loe aja ".


" it's oke Don....justru gue yang makasih loe udah nolongin gue" jawab Yumna.


" Trus loe mau kemana bawa koper segala? jangan bilang loe mau minggat ya?"


" Enak aja loe...gue udah ijin sama om tante gue kalau gue mau kost "


Doni manggut- manggut " Kost loe dimana biar gue anter,ini udah malem bahaya cewek keluar malem sendirian".


" Didaerah kemang Don deket tempat kerja gue,emang loe ngga keberatan ngantar gue? gue bisa naik taksi kok" tolak Yumna secara halus.


" Ngga lah,lagian taksi itu kalau udah jam segini susah,pokoknya gue anter dan loe tinggal kasih tahu alamatnya aja" titah Doni mulai menyalakan mesin mobilnya.


Akhirnya Yumna diantar oleh Doni sampai ke kostnya,bahkan Doni membantu membawakan koper ke kamar Yumna setelah mendapat ijin dari ibu kost tentunya.


#masih amatiran

__ADS_1


# kritik dan saran boleh kok


__ADS_2