YUMNA SYARIFAH

YUMNA SYARIFAH
6.Hidup Baru


__ADS_3

Hari ini hari pertama Yumna di kost baru,dia sengaja ijin masuk siang untuk membereskan bajunya,dia tidak membawa barang apapun karena fasilitas dari kost sudah lengkap ada kasur,lemari yang cukup besar, ac,meja rias,kamar mandi dalam dan ada sebuah kulkas kecil.


Yumna membayar cukup mahal untuk kost didaerah Kemang karena memang kawasan yang identik dengan orang dari luar negeri.


Jarak dari kost ke tempat kerjanya cukup dekat,kalau jalan kaki sekitar 30 menit saja,dia pikir sekalian olah raga.


Yumna sudah ditarik oleh madam Irmi untuk mengelola keuangan butik tetapi dikantor yang lokasinya di Kemang, jadi dia memutuskan untuk kost sekalian menghindari pertemuan dia dengan orang orang yang ada disekitar rumah om nya,terutama Hans.


Sehabis magrib Yumna sudah sampai di kost nya,diapun langsung membersihkan diri lalu berniat untuk keluar belanja makanan,ketika dia membuka pintu tampak sebuah mobil memasuki kawasan kostnya. Yumna berfikir mungkin ada tamu dari salah satu anak yang kost disitu,tetapi ketika dia melihat siapa yang keluar dari dalam mobil tersebut dia pun kaget.


" Doni "


Yang disebut namanya pun hanya menunjukkan senyuman dan berjalan kearahnya, " Hay Yumna....maaf aku datang ngga ngabarin kamu ".


Yumna pun mempeesilahkan Doni duduk diruang tamu yang biasa digunakan para anak kost untuk menerima tamunya, " Duduk sini Don, maaf ngga bisa ngajak ke kamar soalnya peraturannya seperti itu".


" Ngga apa kok Yum,kamu nerima aku bertamu aja udah seneng "

__ADS_1


" eeeh ntar dulu Don loe kok jadi aku kamu gitu ngomongnya?aneh tau dengernya biasanya juga loe gue gitu" tanya Yumna yang membuat Doni gelagapan.


" Aaah emang ngga boleh ya kalau gue maunya pake aku kamu?kan lebih sopan Yum,lagian lebih enak ngomongnya "penjelasan Doni.


Akhirnya Yumna pun tidak mempermasalahkan panggilan aku kamu lagi,mereka ngobrol banyak, sedang asik mengobrol tiba tiba perut Yumna pun berbunyi karena minta diisi.


krucuuuuk.....


*aduuuuuuuh ini perut ngga tahu kondisi*batin Yumna.


" Kamu lapar Yum? pasti belum makan ya? " tanya Doni.


Doni pun mengajak Yumna keluar untuk mencari makan,setelah menyusuri jalan cukup lama akhirnya Doni memilih parkir disalah satu restoran yang lumayan besar.Yumna menolak karena kostumnya tidak sesuai dia hanya menggunakan celana pendek ,sweater hoodie dan sendal jepit, rambutnya yang panjang dikuncir asal.


Doni menelisik penampilan Yumna,dia pun tersenyum dan mengatakan #CANTIK# yang malah mendapat pukulan dilengannya.


Agar Yumna tidak minder Doni pun mengganti sepatunya dengan sandal yang lebih santai,lalu mereka pun masuk kedalam memilih kursi yang dekat jendela dilantai dua.

__ADS_1


Doni menarik kursi untuk Yumna,baru dia duduk setelah Yumna duduk.


Pelayan menyarankan menu "Date" karena berfikir bahwa mereka adalah pasangan tetapi Yumna menolak dengan mengatakan bahwa mereka bukan pasangan,berbeda dengan Doni yang langsung mengiyakan dan memilih memesan apa yang disarankan oleh pelayan tersebut.


" Ngapain pilih menu pasangan sih Don,ntar orang beneran berfikir kita pasangan gimana?" protes Yumna.


" Memangnya kamu keberatan Yum? " Doni balik tanya.


" Terserahlah " Yumna mencebik kan bibirnya.


Bukannya tersinggung Doni justru gemas dengan tingkah Yumna,ingin rasanya dia mencubit pipi cabi Yumna tetapi ditahannya, karena takut Yumna marah.


Pesanan pun datang dan mereka segera menikmatinya,sesekali Doni mencuri pandang ke Yumna yang fokus makan karena kelaparan.


Melihat Yumna yang makan belepotan Doni berniat mau membersihkannya tetapi keduluan Yumna yang mengambil tissue untuk mengelap mulutnya sendiri.


Selesai makan Doni bermaksud mengajak Yumna jalan sebentar tetapi saat memasuki mobil Yumna justru menguap karena ngantuk,akhirnya Doni memilih mengantar Yumna kembali ke kostnya.

__ADS_1


# Maaf masih amatiran


# tinggalkan jejak plisss


__ADS_2