ZAHRA BERLIAN YANG TERABAIKAN

ZAHRA BERLIAN YANG TERABAIKAN
Pernikahan


__ADS_3

Pernikahan Za dan Wibi berlangsung meriah. Juno dan istrinya bahkan datang di acara pernikahan mereka.


Semua orang tampak bergembira dalam resepsi megah yang diadakan oleh dua keluarga konglomerat tersebut.


Dirga tampak begitu bahagia saat melihat putri sulungnya menemukan jodohnya. Begitupun dengan Zahra yang tak berhenti menangis bahagia saat menyaksikan putri semata wayangnya menikah dengan pria yang dicintainya.


Memang Zahra tidak tahu jika sebenarnya putrinya menikahi Wibi karena perjodohan yang dilakukan oleh mantan suaminya.


Wanita itu mengira jika Zalika dan Wibi saling mencintai. Apalagi Wibi pernah beberapa kali mengantarnya pulang.


Pesta pun akhirnya usai. Zalika dan Wibi langsung menuju ke hotel tempat mereka akan menghabiskan malam pertama mereka sebagai pasangan suami istri.


Zalika tampak sibuk melepaskan satu persatu aksesoris yang menempel di rambutnya.


Melihat kesibukan istrinya Wibi pun menawarkan diri untuk membantunya. Za tak keberatan saat pria itu membantunya melepaskan beberapa aksesoris yang terpasang di rambutnya.


"Terimakasih," ucap Za datar


Selesai melepaskan semua pernak-pernik pengantin yang melekat di tubuhnya, Za kemudian bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

__ADS_1


Sementara menunggu Za mandi, Wibi tampak membalas satu persatu pesan singkat yang masuk ke ponselnya.


Karena seharian ia tak mengaktifkan ponselnya, maka ratusan pesan singkat langsung bermunculan saat Wibi menyalakan ponselnya.


Tak lama Zalika keluar dari kamar mandi dengan menggunakan piyama.


Ia duduk di samping Wibi sambil menyisir rambutnya yang basah.


"Kamu gak mandi?" tanyanya sinis


Wibi menggeleng, " Males ah udah malam dingin!" sahut Wibi


Dengan wajah malas Wibi beranjak dari duduknya dan menuju ke kamar mandi.


Pria itu terdengar bersenandung saat di kamar mandi.


Namun Za yang sudah terlalu capek langsung membaringkan tubuhnya di ranjang.


Wibi yang begitu bersemangat karena akan menghabiskan malam pertamanya dengan wanita yang ia cintai buru-buru mempercepat mandinya.

__ADS_1


Namun sayangnya ia harus kecewa saat melihat Zalika sudah terbaring pulas di ranjang.


"Astaghfirullah gimana mau malam pertama kalau pengantin wanitanya KO gini, nasib-nasib!" gerutunya


Ia kemudian menggendong Za untuk membetulkan posisi tidurnya.


"Kalau lagi tidur gini sebenarnya kamu tampak manis Za," ucap Wibi kemudian mengecup kening istrinya


"Selamat malam sayang mimpi indah ya, jangan lupa besok kamu punya utang malam pertama sama aku," Wibi buru-buru membaringkan tubuhnya di samping istrinya dan memeluknya.


Namun sayangnya Zalika malah mendorongnya hingga ia jatuh dari tempat tidur.


*, Bugghh!!


"Aww sakit, kamu sadis banget Za. Kalau kamu belum siap tinggal bilang aja kok, aku juga gak bakal maksa kamu kok, paling aku kasih obat perangsang biar kamu nurut," tutur Wibi


Lelaki itu kemudian berbaring lagi di samping Zalika. Kali ini ia sengaja menjaga jarak karena tak mau di tendang oleh Zalika lagi. Malam berlalu begitu cepat. Pagi harinya Wibi dikejutkan oleh teriakan Zalika yang kaget saat mendapati dirinya tidur seranjang dengan Wibi bosnya sendiri.


"Ngapain kamu tidur di sini, apa yang sudah kamu lakukan padaku!" seru Zalika memberondong suaminya yang masih belum ngumpul dengan puluhan pertanyaan

__ADS_1


"Sunah rasul," jawab Wibi sambil menguap


__ADS_2