ZAHRA BERLIAN YANG TERABAIKAN

ZAHRA BERLIAN YANG TERABAIKAN
Baper


__ADS_3

"Apa sunah rasul??" seketika Zalika membelakakan matanya mendengar jawaban Wibi


"Iya memangnya kenapa, ada yang salah, toh kita sudah menjadi pasangan suami istri jadi gak salah dong kalau kita melakukan sunah rosul didalam pertama kita,"


Seketika raut wajah Zalika berubah pucat, wanita itu langsung menangis tersedu-sedu saat mengetahui jika dirinya sudah menikah dengan Wibi.


"Apa kau menyesal sudah menikah denganku?" tanya Wibi sinis


"Bukan begitu, hanya saja aku belum siap?" jawab Zalika dengan nada sedih


"Belum siap untuk apa?. Memangnya untuk melakukan sunah rosul perlu kesiapan?" sindir Wibi


"Tentu saja, meksipun kita sudah menjadi suami istri tetap saja tidak boleh melakukan hubungan suami istri tanpa persetujuan istri. Jadi harus dilakukan atas dasar suka sama suka bukan karena ada unsur paksaan atau keterpaksaan dari salah satu pasangan," jawab Zalika


"Sepertinya kau Lebih tahu masalah ini daripada aku. Apa tanda merah di seluruh tubuhku ini sudah cukup untuk membuktikan jika kita melakukannya atas dasar suka sama suka?" sahut Wibi sambil memperlihatkan beberapa tanda stempel bibir Zalika


Seketika wajah Zalika berubah merah saat melihat banyaknya tanda merah di wajah dan leher Wibi.


"Astaghfirullah, apa benar aku seganas itu, bagaimana aku tidak ingat semuanya?" ucap Zalika menutup wajahnya


Wanita itu buru-buru menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.

__ADS_1


Saat ia membuka pakaiannya, Zalika semakin malu saat melihat beberapa tanda cinta yang ditinggalkan Wibi di seluruh tubuhnya.


"Astaghfirullah, bagaimana bisa seperti ini. Apa aku terlihat begitu bin*l semalam, bagaimana aku tidak ingat semuanya?"


*Ting nong!


Bunyi suara bel membuat Wibi langsung beranjak dari ranjangnya dan membuka pintu kamarnya..


Seulas senyum tersungging di wajah tampan seorang pria yang berdiri tepat di depannya.


"Cie, mentang-mentang pengantin baru jam segini baru bangun!" goda Juno


"Ah kaya gak tahu aja lo. Harusnya senior kaya lo sudah paham ap yang dilakukan pasangan pengantin baru di malam pertama mereka," sahut Wibi


"Semalam kuat berapa lama lo?" tanya Marsel


"Standar SNI aja Sel,"


"What Standar SNI, emangnya ada?" tanya Marsel membelakakan matanya


"Ada dong, makanya buruan lo kawin biar tahu standar SNI," sahut Wibi

__ADS_1


"Jangan ngadi-ngadi lo Bi, mana ada standar SNI untuk malam pertama,"


"Ada dong Marsel. Btw lo gak harus mengikuti standar SNI kalau lo gak mampu. Jalani aja sesuai kemampuan anda bro!" sahut Wibi


Juno dan Marsel seketika terkejut saat melihat Zalika yang keluar dari kamar mandi dengan rambut basah.


"Ehem!!" seru Wibi membuat kedua sahabatnya itu langsung memalingkan wajahnya dari Zalika.


"Daripada menimbulkan bahaya, bagaimana jika kita ngobrol di kafe depan saja!" ajak Wibi


Lelaki itu kemudian menarik keluar dua sahabatnya yang masih terpaku menatap Zalika.


"Gila bro, lo emang benar-benar keren!" seru Marsel.


"Semua orang juga akan melakukan hal yang sama seperti ku jadi jangan terlalu kagum," sahut Wibi


"Gimana gak kagum bro, lo bisa menaklukkan gadis berkebutuhan khusus seperti Zalika. Gimana rasanya saat anu dengannya?" tanya Marsel


Seketika raut wajah Wibi berubah kesal saat mendengar ucapan sahabatnya tersebut.


"Sekali lagi lo singgung masalah istri gue, aku tak segan uny menghajar mu!" ancam Wibi dengan nada tinggi

__ADS_1


🌹


__ADS_2