Zeasy

Zeasy
Cerewet


__ADS_3

"Cy, Zeasy mana? Dari tadi Om cari kok gak ketemu ya?" tegur Collin disaat Rosy sedang merapikan meja prasmanan yang sedikit berantakan.


"Loh Om gak tahu? Zeasy kan udah du-"


"Pa,"


"Yuke?" tersenyum, Collin memberikan itu pada calon anak tirinya. Walau hati merasa tidak tenang saat Rosy ingin mengatakan sesuatu tentang putrinya.


Seolah Yuke pun tidak memberikan kesempatan pada calon ayahnya untuk mengetahui jika Zeasy selama satu minggu ini menghilang.


Bersyukur, Yuke merasa tenang karena di sekolahnya tidak ada Zeaay si cewek jadi-jadian. Entah, mengapa cewek itu merasa sangat membenci Zeasy. Padahal Yuke tahu sendiri jika Zeasy tidak pernah mencari gara-gara padanya.


"Makasih ya, Pa. Udah mau datang jadi wakil Yuke."


Collin hanya mengangguk.


"Cy, tadi Zeasy kenapa?" tanya Collin beralih kembali menatap Rosy.


"Zeasy-"


"Oh iya, Pa. Tadi kepala sekolah pengen bertemu sama Papa."


Dasar cewek gak waras. Niat banget menjauhkan Collin dari putrinya.


Sedangkan di tempat lain.


David duduk di tepi barankar Zeasy. Gadis itu masih belum tersadar juga. Setelah sebelumnya, David mengusir Elang yang memaksa ingin menhetahui Zeasy kenapa. Akhirnya Elang pun mengalah. Percuma bukan Elang terus bertanya pada David. Lebih baik cowok itu mencari tahu sendiri saja tentang kenapa Zeasy dan sakit apa cewek itu.


"Zeas, loe sadar dong. Jangan pengen gue khawatir kek gini." David mengguyar rambutnya kebelakang. "Cewek hulk!"

__ADS_1


"Lebay banget loe. Gue belum mati ya." Zeasy membuka matanya pelan. David berseru senang. Masa bodo mau dibilang apa pun sama Zeasy. Yang penting gadis itu telah sadar.


"Loe bikin gue takut. Sumpah!" sahut David kembali dengan wajah tengilnya.


Zeasy berdecih. Ia setengah bangkit untuk bersandar pada kepala brankar. David pun segera membantu menumpukkan bantal di belakang kepala Zeasy. "Thanks!" ujar Zeasy tersenyum tulus.


"Dav, Elang?"


"Sans, sesuai janji gue sama loe. Gue gak kasih tahu apa pun sama dia. Walau tadi sempet maksa juga sampai mau tonjok gue segala. Nyebelin banget tuh cowok." Adu David memayunkan bibirnya jenaka. Yang membuat Zeasy terkekeh pelan.


"Loe cantik tahu kalau senyum kek gitu. Bikin jantung gue ketar-ketir. Sumpah, Zeas!"


"Loe mau apa? Bilang aja. Gak usah basa-basi segala sama gue!" Seolah Zeasy tahu dengan apa yang dikatakan David.


"Cewek hulk,"


"Hem."


Zeasy berdecih. Sedari dulu ia tidak suka jika ada orang yang mengatur hidupnya. Cewek keras kepala yang selalu mandiri dan serasa hidup sendiri. Itu lah Zeasy.


"Dih ... so melow loe. Gak pantes tahu gak."


"Serius gue, Zeas!"


Sesaat Zeasy menatap netra David yang mendung. Entah kenapa sekarang perasaannya lebih menghangat. "Punya sodara ternyata asyik juga ya. Apalagi sodaranya kaya loe. Sumpah, pengen nampol gue." Ia terkekeh geli. Walau sejujurnya hatinya itu sangatlah basah. Sampai kapan gadis itu akan selalu menyembunyikan perasaannya. Dan harus berpura-pura.


"Rela gue mah loe tampol juga. Asal loe mau berobat!" ucap David dengan wajah serius. Yang membuat Zeasy bergidik ngeri melihatnya.


"Loe tahu konsekuensi di kemo?" David menggeleng. "Gue gak mau jadi jelek. Nanti gak bakal ada yang mau, lagi sama gue. Ogah ya. Mending gue kek gini tapi aura kecantikkan tetap terpancar dari diri gue."

__ADS_1


"Tapi, cewek hulk-"


"Astaga ... sumpah loe cerewet banget. Udah persis loe kaya mak-emak yang suka ngerubuni kang sayur keliling," cibir Zeasy tergelak. Membuat perasaan David kian hanyut saja.


**


Di ruang kerja rumahnya, Collin terus mondar-mandir memikirkan putri satu-satunya. Tak ada kabar apa pun darinya membuat Collin merasa tidak tenang. Ia ambil ponsel yang ada di atas meja. Mendial nomor Zeasy, tapi sayang. Nomor itu sudah tidak aktif. Membuat pikiran Collin merasa kian tidak tenang.


Terpaksa, Collin harus menghubungi sang mantan istri demi mencari tahu kondisi sang putri.


TBC


Curahan Seizy :


Segini dulu ya tayang Up-nya. Aku lagi terkena virus galau. Jadi lagi badmood. Tapi aku tetep ingat kalian yang selalu mampir disini.


Bay the way ada yang suka baca di aplikasi WP gak ya? Kalau ada kunjungi aku disana ya. @seizyKurniawan


Aku punya cerita disana. Jangan tanya kenapa, kok gak disini aja ?


Dan ya, aku hanya ingin coba aja di aplikasi oranye itu.


Judulnya tuh, emang kek pasaran banget. Tapi aku gak jamin kalau kalian gak bakal ketawa.


Because ini tu tentang murid cewek yang selebor banget. Jahilnya jangan tanya lagi. pokoknya komedi banget gitu.


Judulnya tuh I Love Pak Guru


jangan lupa yesss!

__ADS_1


follow akun aku @seizyKurniawan dan juga Ig aku @seizyll_koerniawan.


Thanks beribu ribu thankssss


__ADS_2