
kini di tempat lain ada seorang gadis cantik yang sedang bersedih, yaa siapah lagi dia adalah alya kekasih bagas sekaligus kakannya aisyah,
alya sedang menggenggam sebingkai poto saat masi bersama bagas betapah bahagiannya,
tapi itu semua hanya tinggal kenangan saat ini bagas bukan lagi miliknnya tapi sudah menjadi suami adennya lebih tepatnya sekarang bagas adalah adek iparnnya alya,
"aku masi belom ikhlas yang, kamu sama dia walaupun kini dia itu adalah adikku, pers*tan dengan seorang adik, ibunnya sajah telah menghancurkan hidup ibuku? apa masi bisa ku panggil adikku, sementara sakit hatiku kepada ibunnya belom terbayarkan?"
gumah, alya seorang diri sambil menatap poto bagas..
"akan ku buat kau kembali kepadaku, akan aku balas kan dendamku ini kepada adikku sendiri, meski harus pertumpahan darah, karna dia telah merebut semua apa yang aku punya? termaksud cintaku pun dia rebut, hiks,,, hiks,, hikss,,"
tangisan alya pun pecah melihat sebingkai poto dirinya dan bagas
"maafkan aku sayang, bukan aku tak cinta padamu tapi aku harus membalaskan dulu dendam ku, kepada mereka karna telah membuat hidup mamaku, hancur hingga mamaku meninggal"
ucap alya sambil menangis menatapi potonnya sambil memeluk sang poto
sementara itu ada sosok yang melihat alya menangis kemudian dia langsung mendekat yaa siapa lagi dia adalah tanteh alya,,
sang tanteh yang melihat keponakan kesayangannya bersedih langsung memeluk keponakannya itu sambil berkata
"menangislah sayang, jika kau ingin menangis bercerita lah kepada tanteh agar tanteh bisa memberi solusi kepadamu"
__ADS_1
ucap tanteh alya yang bernama Riri, Riri memeluk alya seakan seperti anaknnya sendiri sambil menghapus air mata alya dan tak lama alya menjawab
"hiks,,hiks,, tanteh apakah, bagas masi mencintai alya setelah apa yang alya lakukan kepadannya? alya menghiyanatinnya tanteh,, hiks,, hiks,,"
tangis alya kepada tantehnnya, tak lama sang tanteh menjawab
"sudah alya, sayang keponakan tanteh yang paling cantik, jangan menangis percaya sama tanteh bagas masi mencintaimu, dan tanteh punya kabar untukmu kabar baik"
ucap riri kepada keponakannya siapa lagi kalo bukan alya dan alya yang mendengar tantehnnya mempunyai kabar baik pun langsung menatap tante nya sambil berkata
"kabar baik apa tanteh?
pertanyaan alya kepada tantehnnya, dan tanteh alya pun tersenyum kepada alya sambil mengusap usap rambut alya tak lama sang tanteh pun menjawab
kata riri kepada alya tak lama alya pun menjawab
"tanteh serius,"
kata alya yang bertanya kepada riri, dan kemudian di anggukan dengan riri sambil senyum, tak lama alya pun berkata lagi
"tapi tanteh, apakah bagas akan menerima alya lagi?
sementara alya sudah menyakitinya dan menghiyanatinnya,,"
__ADS_1
perkataa alya kepada tantehnnya tak lama di jawab oleh tantehnnya
"soal itu gampang alya, tinggal kita susun rencanannya, ikuti sajah apa kata tanteh kamu ini"
perkataan riri pun sontak membuat alya terkejut yaa rencana rencana apa yang tantehnnya maksud itu alya pun berpikir dan tak lama bersuara
"rencana? memang nya rencana apa yang tanteh maksud? alya tidak tau"
pertanyaan alya kepada tantehnnya tak lama pun ririn menjawab sambil berbisik
"buatlah bagas membenci aisyah, perlahan lahan, dengan cara kamu menjebak aisyah dengan seorang lelaki, dan pasti bagas akan benci aisyah dan di situh baru kamu masuk, dan dekati bagas dan buat dia bisa menikahimu, menjadi istri keduanya walaupun hanya siri,"
perkataan riri kepada alya tak lama pun alya menjawab
"tapi tanteh nanti apa jawabanku? ketika bagas bertanya mengapah aku. baru datang kembali setelah aku meninggalkan pernikahanku dengannya"
sontak perkataan alya pun membuat riri sang tanteh pun bingung dan memikirkan tak lama riri pun menjawab
"tanteh punya rencana lagi, alya tenang sajah, intinya nanti bagas akan percaya apa katamu dan membenci aisyah adikmu,"
ucap sang tanteh riri, sambil memeluk alya dan tak lupa juga ada senyum di balik itu,,,
bersambung,,,
__ADS_1
jahat bangt yaa,, alya sama adik nya sendiri author jadi sedih,,