(Permata Hati),Air Mata Aisyah

(Permata Hati),Air Mata Aisyah
part78


__ADS_3

**kini hari ini, hari pernikaha yang di tunggu-tunggu, oleh sang gadis,


sang lelaki pun langsung menjebak tangan seorang pria yang tak lain adalah ayah dari gadis yang akan di nikahinya, dan Bagas pun mendengarkan ucapan dari sang ayah, ayah dari wanita yang akan menjadi istrinya,


"saya nikahkan engkau saudara ananda Bagas Aditia Wijaya bin Aditia Wijaya dengan anak kandung saya yang bernama, enjelista Karamoy, dengan mas kawin cincin emas 24 gram, di bayar tunai"


ucap ayah enjel yang terlihat bahagia, serta ada mama enjel yang tersenyum menyaksikan semuanya, tinggal satu langkah lagi anaknya, akan bahagia, ia berjanji akan menghapus dendamnya kepada Aierul Akbar serta anak-anaknya jika anaknya enjel, sudah menikah dengan Bagas,


"sebentar lagi Bagas akan bahagia dengan anakku, aku jangji akan menghapuskan dendam itu Aierul"


unjar batin sang wanita itu, sementara Bagas pun yang langsung terkejut, pasalnya di sini namannya di ubah, dari Raffa, mengapa pas menikah menjadi Bagas, dia semakin curiga dengan semua ini,


"tidak ini pasti aku di jebak, kenapa mereka memalsukan namaku menjadi Raffa, dan sekarang akad nikah menjadi Bagas, aku yakin ada yang mempermainkan semua ini, aku akan berpura-pura pingsan agar tidak jadi menikah, hatiku pun saat ini menjadi tidak yakin untuk menikah dengan enjel, dan semalam pun aku, di mimpikan oleh dua bayi kembar, berjenis kelamin lelaki dan perempuan wajahnya yang lelaki mirip seperti diriku, aku semakin yakin aku di jebak di sini, ada yang mengambil keuntungan dari ingatanku yang hilang ini"


unjar batin Bagas, Bagas pun sudah mulai curiga,


"saya terima nikahnya dan kawinya, enjeli........"

__ADS_1


bruk.....


ucapan yang singkat Bagas pun langsung pingsan, di tempat tersebut, dan semua orang pun panik, apa lagi enjel sang penganten langsung nangis kejer,


"tidak Raffa kamu bangun, kita harus menikah hari ini, hiks....hiks ..."


ucap enjel sambil menangis memeluk Raffa,


langsung saja Raffa, alias Bagas pun di bawa ke kamar untuk beristirahat sebentar, setelah sadar Raffa, akan ijab kabul kembali,


enjel yang sedang memeluk Raffa pun langsung di bawa oleh sang ibu, karena Raffa harus istirahat dulu, satu jam, setelah raffa sadar Raffa baru akan ijab Kabul kembali,


ucap enjel jelas, sambil menangis di pelukan sang mama, mama enjel pun langsung membalas pelukan sang anak dan berkata,


"tidak usah takut sayang, Raffa hanyalah kecapean, biarkanlah dia istirahat dulu satu jam, setelah itu dia akan melanjutkan ijab kabul yang tertunda sayang"


kata mama enjel, sambil mengelus rambut sang anak dengan sayang, enjel pun langsung menganggukkan kepala tanda mengerti,

__ADS_1


"sementara di kamar Raffa, alias Bagas, sesungguhnya sudah ingat kembali ingatan ya saat tadi dia pura-pura pingsan dan kepalanya terjatuh ke lantai dengan begituh keras, akhirnya ia tersadar kembali ingatannya,


"ia pun langsung bergegas pergi, meninggalkan pesta pernikahannya, lewat jendela dia pun langsung kabur dari tempat tersebut,


"maafkan aku enjel, kamu baik, tetapi aku sudah mempunyai istri dan anak-anakku pun akan segerah lahir, atau mungkin sudah lahir, kamu berhak bahagia, bukan aku tidak ingin membalas kebaikanmu, tetapi jika ini di lanjutkan pun, hatiku bukan untukmu, hatiku untuk istriku Aisyah, aku akan membalas semua ini, kan ku pertemukan kau dengan sahabatku, melalui caraku"


unjar Bagas yang berlalu pergi meninggalkan pesta pernikahannya dengan enjel, sesungguhnya Bagas tidak tega, karena enjel wanita yang baik, tapi cara balas Budi bukan dengan menikahinya juga, ia masi punya tanggung jawab,


Bagas pun pergi meninggalkan rumah enjel, tak ada orang yang tau ia pergi"


**bersambung.....


sebelomnya aku minta maaf, cerita ini akan aku tamat ya ka, aku mau fokus nulis cerita baru lagi,


di sini juga, dengan lain judul, sudah aku upload ya, tinggal kalian baca, jangan lupa likenya ya dan komentarnya, agar aku semangat lagi nulisnya**,


dan aku minta maaf jika nama enjel, tidak sama aku lupa, halaman berapah yang aku beri namannya, mohon maaf ya ka

__ADS_1


ada yang masi ingat cerita tentang ayu dan juga randra tidak, mau tau kelanjutannya ngga, coba komentarnya,


__ADS_2