(Permata Hati),Air Mata Aisyah

(Permata Hati),Air Mata Aisyah
part41


__ADS_3

kini semua yang di katakan papa mama Aisyah membuat Aisyah pun menangis dan tak kuat mendengar semuanya Aisyah pun terjatuh pingsan untung sajah Bagas, siap siaga dari tadi yang menyembunyikan dirinnya pun muncul karna melihat sang istri yang terjatuh untungnnya Bagas tepat sehingga Aisyah tidak jatuh ke bawah, malah jatuh di pelukan Bagas, **usai sudah rahasia yang selama ini di tutup tutupi, kini terbongkar,


memang bener apa kata pepatah mengatakan sepandai pandainnya kita menyimpan bangkai pasti akan tercium baunnya, dan kini sepandai pandainnya seseorang menyimpan rahasia pasti suatu saat akan ketahuan juga**,


waktu terus berlalu, tak terasa kini usia kandungan Aisyah sudah 6 bulan tapi sampai saat ini Aisyah dan Bagas pun belom menemukan keberadaan sang Kaka, saat ini Aisyah dan Bagas serta keluarga Aisyah papa mamanya sudah pasrah menyerahkan kepada Allah jika memang Masi di Takdirkan bertemu maka akan di pertemukan, mereka pun tak putus berdoa dan Bagas serta papa mertuanya pun tak putus mencari randra. entah hidup atau mati yang penting mereka bisa tau di mana itu, keberadaan randra saat ini, jika pun randra sudah tiada setidaknnya mereka bisa bertemu di pemakamannya dan akan di jaga dan rawat,


pagi ini Aisyah sedang membantu si bi, Sri menyiapkan sarapan untuk Bagas, tiba tiba dari arah kanan muncullah ayu yang tergesah2 berlari kemar mandi,


"Houek... houek...


houek..."


suara muntahan ayu terdengar di telinga aisyah dan ibunnya ayu si bibi sri pun mendengar anaknnya mual mual, tak lama pula si bibi itu meminta ijin kepada Aisyah untuk menemui anaknnya, tapi siapa sangka Aisyah pun ikut menemui ayu karna Aisyah juga kahwatir dengan ayu yang sudah di anggap adik sendiri oleh Aisyah


Aisyah dan bi Sri pun sampai di kamar mandi tersebut,


__ADS_1


di lihatnya ayu sedang mual mual, dan wajahnnya pucet, tak lama ayu pun hilang keseimbangan hingga hampir sajah jatuh tapi untung ada Aisyah, akhirnya ayu tak jadi jatuh Aisyah pun membantu ayu, berdiri lalu di bantu juga oleh ibu ayu bi Sri, memapah anaknnya masuk ke kamarnnya setelah Aisyah pun yang kahwatir dengan keadaan ayu langsung sajah Aisyah menelpon dokter tapi ketika baru sajah berbicara di hentikan oleh ucapan ayu


"assalamualaikum dok.. tolong ke rumah say...."


perkataan Aisyah pun terputus ketika ayu mendengar dan langsung memeluk Aisyah sambil berkata


"ayu ngga sakit apa apa ko ka?


ayu cuma masuk angin ajah, dan ayu tidak mau di periksa oleh dokter ayu takut jarum suntik ka, hiks... hiks... hiks...."


ucap ayu sambil memeluk Aisyah dan menangis karna dia takut jika nanti akan di suntik oleh dokter karna memang sedari kecil ayu sangat takut dengan dokter bukan karna seragamnya, tapi karna jarum suntik nya karna dia trouma"


"iyya neng, ayu anaknya sangat takut untuk ketemu dokter bukan karna seragamnya tapi karna takut di suntik, ayu troum karna waktu usia 6 tahun, dia di suntik dan ayu langsung sakit tangannya sampai bengkak, dan butuh waktu 3 minggu ayu sembuh, makanya ayu takut sangat takut sekali ketika dia bertemu dengan dokter"


ucap ibu ayu kepada Aisyah dan Aisyah pun langsung paham dan dia langsung menghubungi sang dokter pribadinya untuk tidak jadi datang ke rumahnnya,


**bersambung,

__ADS_1


"""""""kira kira ayu kenapa ya ka,


penasaran kan coba yang penasaran komen, dan jangan lupa dukungannya,


pabilah ada salah dalam kata kata ini saya mohon maaf,


**dan apa bilah ada yang tidak suka dengan karya saya ini, tak apa tapi setidaknya hargai,


saya memang bukan penulis yang ahli bahkan saya baru sajah belajar menulis,


" jika saya salah katakan, jika tidak suka jangan menunjukan, dan jangan menjatuhkan


sebagai penulis harus saling mendukung,


saya memang tidak berpendidikan tinggi, bahkan jauh dari kata itu,


tapi apahka saya juga tidak boleh menyaturkan hobby saya ini, hobby menulis mengarang cerita untuk di baca,

__ADS_1


bukankah diri saya juga punya hak,


saya tidak meminta orang lain untuk menyukai karya saya ini, tapi saya cuma ingin berbagi cerita dengan mereka apa itu salah? jika mereka suka, itu hak mereka jika tidak juga tak apa karna saya di sini hanya ingin menulis dan berbagi cerita ke mereka bersyukur ada yang suka Alhamdulillah, tak ada pun tak apa apa di syukuri sajah**"


__ADS_2