
"lalu siapa itu Randra.."
ucap Aisyah sontak kedua orang tua Aisyah pun terkejut terutama sang mama, tak di sangka sang anak mendengar pembicaraan mereka, tak ingin menyembunyikan rahasia lagi sang mama yang notabenenya sudah mendem rasa sakit dan penyeselan karna tidak memberitahukan sang anak pertama kepada sang anak kedua, Aisyah berhak tau kalo dia mempunyai seorang kaka, dan sang mama pun mau menceritakan semuanya yang sudah lama di rahasiakan sang anak berhak tau kalo dia Masi mempunyai saudara kandung akhirnya sang mama pun membuka suara
__ADS_1
"maafkan mama nak, randra adalah anak mama dan randra adalah Kaka kandungmu.. hiks... kiks..."
tutur kata sang mama pun membuat Aisyah kaget mengapa selama ini dia tidak tau dan baru kali ini dia tau di kasih tau bahwa dia mempunyai saudara lantas selama ini mengapah papa dan mamanya menyembunyikan semua ini darinnya, tak lama pun sang papa bersuara
__ADS_1
ucap papa Aisyah sambil berlutut di kaki sang anak dan ketahuilah dari semua ucapan yang papa mama Aisyah itu di dengar oleh Bagas Bagas yang notabenenya tau dari si bibi kalo sang istri ke rumah sang mertuannya tak lama pula Bagas menyusul sang istri untuk bersilaturahmi dengan mertuannya juga namun siapa sangka ketika Bagas sudah sampai di depan rumah sang mertua pintu rumah sang mertuannya terbuka lebar yang biasannya tertutup pun kini terbuka Bagas yang penasaran pun berjalan masuk meski terkesan ya tidak sopan, abis sedari tadi dia memberi salam sayang tak ada yang mendengar, jadi dia masuk sajah tapi ketika sudah masuk dia mendengar suara dan Bagas pun berjalan menuju suara itu ketika sudah sampai dia pun niatnnya mau langsung masuk tapi dia menghentikan langkahnya ketika melihat sang istri berdiri di depan pintu kamar kedua orang tuannya yang terbuka sedikit tapi Masi bisa kedengaran suarannya dan dia pun memutuskan untuk ikut mendengarkan perdebatan kedua mertuannya sampailah dimana kedua mertuannya membawa bawa nama Alya pun dia menjadi bingung dan berpikir tak lama terdengarlah suara dari sang mertua perempuan bahwa Alya bukanlah anaknnya dan anaknnya hanya randra dan Aisyah, dan di situh Bagas pun ikut sedih ketika mendengar bahwa sang mertua lelaki berbuat dosa di masa lalunya apa lagi dengan sahabat dari mertua perempuan nya, Bagas pun sebagai lelaki merasa kecewa terhadap papa Aisyah dan Bagas pun melihat Aisyah yang menangis ketika mendengar perkataan kedua orang tuannya, Bagas yang sudah mulai kasihan terhadap sang istri pun mulai berjalan menemui sang istri untuk menenangkannya namu sayang baru dua langkah sang istri pun sudah masuk ke kamar kedua orang tuannya,
**bersambung....
__ADS_1
hy ka maaf ya lama upnya**,,,