
seorang wanita hamil sedang bahagia, karena sang suami akan pulang ke Jakarta malam ini, dia pun menceritakan ke adiknnya yang sudah dia anggap adik sendiri, bayangkan tiga bulan tidak bertemu rasanya semakin rindu,
"Dee Kaka sangat bahagia, kamu mau tau tidak"
ucap Aisyah kepada ayu sontak saja ayu yang, penasaran pun langsung menjawab,
"mau tau dongk ka"
ucap ayu yang sedang meminum susu hamil, kehamilan ayu juga sudah berjalan empat bulan,
"mas Bagas suami Kaka, barusan dia bilang akan kembali ke Jakarta Dee, Kaka seneng bangt waktu dia barusan ngabarin Kaka, bahwa dia sudah di dalam pesawat, ayu yang mendengar pun tersenyum langsung menjawab,
"Alhamdulillah akhirnya suami Kaka, bisa menemani Kaka lahiran juga"
__ADS_1
ucap ayu sambil mengusap perutnnya, Aisyah yang melihat ayu tersenyum, di depannya tersenyum walaupun Aisyah tau ayu hanya bersandiwara tersenyum di depannya seakan, dia baik baik saja, padahal Aisyah sering melihat ayu menangis, sambil mengusap perutnya, Aisyah pun bersuara,
"iyya de Alhamdulillaah, kamu juga sabar ya Dee, mas Bagas sudah berjangji kepada Kaka jika dia sudah pulang dia akan mencari orang yang sudah, membuatmu seperti ini, dan membuat orang tersebut bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan kepadamu"
ucap Aisyah sambil mengelus pundak ayu ayu, yang mendengar pun tersenyum memeluk kakannya, yaitu Aisyah, tak lama bunyi hp Aisyah pun berbunyi tanda ada yang chat di wasapnya, Aisyah pun seketika langsung melepaskan pelukan dari ayu dan berkata,
"maaf ya Dee Kaka, lepaskan dulu pelukanmu hp Kaka ada yang chat"
ucap Aisyah kepada ayu, ayu pun mengangguk kepalanya, Aisyah pun membuka isi chat,
"tidak ini tidak mungkin ya Allah, hiks... hiks..."
ucap Aisyah di sertai tangisnya, ayu yang berada di situ pun langsung terkejut saat Aisyah menangis, ayu pun langsung membaca isi pesan di hp Aisyah, yang baru saja terjatuh seketika, itu pula ayu menjadi tau dan memeluk Aisyah sang Kaka yang, sudah baik terhadapnnya, tak lama Aisyah kehilangan kesadaran saat di peluk ayu, ayu pun langsung berteriak, langsung saja kedua orang tua Bagas yang memang sedang berada di rumah pun langsung menjadi panik, saat mereka sedang makan siang tiba tiba mendengar jeritan meminta tolong, dari arah kamar ayu, mereka pun langsung menghintikan makan siang, lalu berlalu, pergi ke kamar ayu yang menang tidak jauh dari meja makan,
__ADS_1
betapa terkejutnnya kedua orang tua Bagas, saat ****melihat**** sang menantu yang mereka sayangi, tak sadar diri langsung saja ayah dari Bagas pun langsung mengangkat sang menantu untuk di bawa ke rumah sakit, sementara itu bunda dari Bagas langsung menangis tidak berhenti, melihat sang menantu tak berdaya seperti ini, dan apa lagi ibunda Bagas ini, baru saja dapat kabar dari ayu, mengapa Aisyah ****pingsan**** karena, Aisyah baca chat dari suaminya, bahwa pesawat yang di tumpangi oleh suaminya sedang tidak baik-baik saja, **mendengar perkataan dari ayu pun, membuat bunda dari bagas melemas,
di tempat lain, seorang pria sedang tidak baik-baik saja, dia adalah vano, vano adalah anak dari omnnya Bagas yang baru saja belom lama menikah, sayangnya Bagas saat itu tidak bisa datang, karena saat itu Bagas sedang di Yogyakarta, vano melangsungkan pernikahan di Jakarta sepulang dari luar negri**,
"vano pun menangis, saat tau sang sahabat mengalami kecelakaan, dapat info dari Kevin sepupunya vano, bahwa pesawat yang di tumpangi Bagas terjatuh ke laut, vano pun langsung menyetel tv dan, benar saja berita itu sudah tersebar, akhirnya vano menangis, sambil memeluk sang istri, tak lama vano pun pergi untuk menuju tempat kejadian tersebut, bersama Kevin sepupunya,
**bersambung......
"mau Bagas selamat?
"atau Bagas mati ajah?
"atau selamat tapi hilang ingatan"
__ADS_1
aku lupa, nama panggilan orang tua dari Bagas itu, bunda atau mama ayah atau papa, klo aku salah maaf ya ka,
mohon di maklumkan, aku lupa juga mau baca partnnya sibuk terus, jadi mohon di mengerti saja ya "terima kasih,"