
seketika itu pula Kevin, terkejut mendengar bahwa Alya kecelakaan sehabis datang ke perusahaan Bagas, sehabis Kevin marahi sehabis Kevin bilang ke Alya semuanya, Kevin jadi menyesal jika mengingat kembali ucapannya sewaktu itu, Kevin pun bersuara,
"apa jadi sehabis itu loh kecelakaan? maaf gue Alya bilah perkataaan gue sewaktu itu, menyakiti hati loh, tapi bener omongan gue itu agar loh bisa lepasin Bagas, karna dia udah menjadi Ade ipar loh, dan apa loh ngga malu bilah mana loh datang lagi di kehidupan Bagas, bagaimana tanggapan orang orang, apa lagi orang tua loh, pasti kecewa sewaktu loh ngilang ajah, itu udah bikin nyakitin hati keluarga loh, apa lagi kalo loh sampai hancurin rumah tangga adek loh sendiri Alya"
tutur kata Kevin kepada Alya sambil mengingatkan Alya, dan meminta maaf atas apa yang telah dia bicarakan sewaktu itu, Alya yang mendengar pun langsung menjawab,
"gue udah maafin kesalahan loh sewaktu itu Vin, bukan loh yang salah ini emang murni kesalahan gue, gue udah bikin keluarga gue malu sampai sampai adik gue yang harus mempertanggung jawabkan semuanya, kesalahan yang gue buat memang udah patal, tapi gue juga udah sadar mulai dari sekarang gue udah ngga ngarepin Bagas lagi, karena di hati gue udah ada nama seseorang yang udah bikin hidup gue jadi berubah, dan asal loh tau gue ngelakuin cara selicik itu dulu, sewaktu gue kabur itu keinginan dari tanteh gue, sampai gue di tekan tekan terus, harus mau jadi istri kedua dari Bagas, yang notabenenya adalah suami adik gue sendiri, asal loh tau sewaktu gue ke tempat Bagas waktu itu, gue juga di tekan sama tanteh gue, gue tau cara gue salah Vin"
"asal loh tau, gue juga dulu dendam juga sama mama Aisyah, yang udah menyayangi gue walaupun gue tau gue bukan anak kandungnya, asal loh tau, gue iri juga sama papa selaluh menyayangi adik gue ajah, apa yang Aisyah mau dia turutin? tapi ketika gue mau sesuatu dia jarang nurutin, mama Aisyah pun sama selaluh memprioritaskan anaknnya, di banding gue, emang gue tau gue bukan anak kandungnya, tapi hati gue sakit Vin sakit hiks..., ketika adik gue tertawa gue selaluh nangis, loh bayangin ada di posisi gue sewaktu dulu saat dia kecil gue selaluh ngalah hiks...hiks..."
ucap Alya sambil menangis membayangkan sewaktu dulu, baik Kevin dan juga Adam yang mendengar pun ikut sedih, membayangkan yang Alya rasakan sewaktu dulu,
Adam yang mendengar pun langsung mengambil tisu, langsung menghapus air mata yang sudah jatuh, di pipi cantik Alya, Adam pun langsung bersuara,
"sudah yang lalu biarlah, berlalu yang terpenting sekarang kamu, sudah berubah dan jangan menyesali semua yang sudah terjadi, karna semua yang telah terjadi itu sudah takdir dari Tuhan, dan perbaikan kesalahanmu dulu kamu banyak salah, iri terhadap adik kandungmu sendiri, sekarang perbaikanlah sayangi adikmu dan meminta maaflah dengannya, serta kedua orang tuamu, karna sesungguhnya tiada kata selain kata maaf Allah juga maha pemaaf, untuk hambanya yang mempunyai kesalahan, pasti adikmu serta orang tuamu mau memaafkanmu, pulanglah kepada mereka, mereka pasti merindukanmu Alya"
ucap Adam kepada Alya sambil menghapus air mata di pipi Alya, Kevin yang menyaksikan adegan romantis itu pun jadi bahagia, pasalnnya dia melihat di mata Alya ada cinta untuk Adam, dan Alya yang mendengar Adam mengingatkannya pun langsung tersenyum dan menjawab,
__ADS_1
"iyya ka insyaallah Alya akan kembali pulang ke rumah papa mama, dan meminta maaf kepada Aisyah adik Alya, Alya memang jahat ka hiks...hiks..."
ucap Alya sambil menangis,
"sudahlah jangan menangis lagi, Kaka tadi sudah bilang lupakanlah yang lalu, dan memulailah membuka lembaran baru mulai hari ini, ada Kaka yang akan selalu ada dan mendukungmu Alya"
unjar Adam sambil menguatkan Alya, Kevin yang melihat ke romantis mereka pun jadi, tersenyum dan dia tak mau lama lama mengganggu kedua sejoli pasangan ini, dia pun pamit pergi,
"yasudah maaf sekali lagi, kalo perkataan gue menyakiti hati loh Alya, dan buat loh dam, tolong jaga Alya gue titip dia sama loh, semoga loh bisa rubah sikapnnya gue pamit ya"
ucap kevin menitipkan Alya pada Adam dan pamit dengan kedua pasangan itu,
"iyya Vin insyaallah atas ijin Allah aku akan jaga Alya, dan insyaallah aku akan mengajarkan dia untuk mengubah sikapnya yang dulu menjadi lebih baik lagi"
ucap Adam kepada Kevin, dan Kevin tersenyum sambil mengangguk kepala, Alya pun bersuara,
"hati hati ya Vin, gue akan ingat omongan loh insyaallah nanti, jika gue siap ngga akan lama lagi, gue akan balik lagi ke rumah papa mama gue dan meminta maaf kepada adiku, untuk sekarang gue Masi mau nenangin diri dulu, gue Masi takut sama tanteh gua Vin"
__ADS_1
ucap Alya kepada kevin, Alya Masi takut dengan tantehnnya, Kevin yang mendengar pun bersuara,
"jangan takut masalah tanteh loh, itu biar nanti menjadi urusan gue, yang harus loh pikirkan sekarang adalah, loh harus merubah diri loh menjadi lebih baik lagi, jangan mau tergoda dengan hasutan s*etan, i*Lis, karena kalo kita niat baik insyaallah, Takan Kamakan hasutan itu"
ucap kevin kepada Alya sambil menasehati, Alya yang mendengar pun mengangguk kepala sambil menjawab,
"iyya Vin makasih ya loh udah mau nasehatin gue, ngga benci sama gue"
kata Alya kepada kevin
"santai ajah Ay, kaya sama siapa ajah udah ya gue pamit assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"
pamit Kevin kepada dua orang itu,
"waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh"
ucap Alya dan Adam menjawab salam dari Kevin,
__ADS_1
bersambung....