
seorang lelaki yang baru sajah, pulang dari pertemuannya dengan rekan kerjannya, yang tepatnya om nya sendiri baru sajah sampai di rumahnya, dia adalah Bagas, Bagas baru sajah pulang pun langsung masuk ke kamarnya dia ingin menemui sang istri dia kangen dengan istrinnya, padahal baru beberapah jam dia tidak berjumpah dengan istrinnya,
dia pun membuka pintu kamarnya, ketika sudah di buka pintu kamar tersebut niat awalnnya ingin bermanja manja dengan sang istri, justru di kejutkan dengan sang istri yang menangis, dia yang penasaran pun langsung mendekati sang istri dan langsung memeluk dan bertannya,
"hy sayang kenapa kamu menangis"
ucap Bagas kepada Aisyah sambil menghapus air mata di pipi sang istri Aisyah yang di peluk sang suami pun, langsung menangis di pelukannya,
"mas hiks...hiks...hiks"
tangis Aisyah sambil memeluk Bagas sang suami, sang suami pun yang di peluk jadi merasa bingung, pasalnnya tadi ketika di tinggalkan olehnya sang istri tidak apa apa, tapi ketika dia sudah pulang sang istri malah menangis, dia pun mengusap usap pundak sang istri,
"husss cup cup jangan nangis sayang, kamu kenapa menangis bilang sama mas, apa ada yang membuat kamu bersedih, sehingga kamu menangis coba ceritakan sama mas, agar mas mengerti dan bisa memberi masukan"
ucap Bagas kepada sang istri, sang istri pun menjawab,
"hiks... ini tentang ayu mas, hiks...hiks"
ucap Aisyah Masi menangis, Bagas pun bersuara kembali' dia bingung saat sang istri mengatakan tentang ayu adik kesayangan istrinnya pun Bagas mulai bertanya,
"ada apa dengan ayu sayang? Jawab mas jangan sambil nangis, kamu ngga kasihan sama anak anak kita, kalo kamu bersedia anak anak kita juga ikut bersedih sayang, ceritakan baik baik agar mas bisa mengerti, kalo kaya gini kamunya mas jadi bingung sayang"
ucap Bagas sambil mengelus wajah sang istri dan menghapus air mata di pipi sang istri, dan sang istri pun akhirnnya berhenti menangis dan menceritakan kepada sang suami tentang apa yang telah terjadi dengan ayu, adik kesayangannya"
"ayu hamil mas"
ucap Aisyah kepada Bagas, Bagas yang mendengar pun terkejut, pasalnnya ayu adalah gadis baik baik dan tidak pernah pulang malam selaluh tepat, jarang juga berkumpul kumpul dengan teman temannya, lalu sekarang Bagas dapat kabar dari sang istri jika ayu adik kesayangan sang istri hamil, siapah yang tidak terkejut mendapat kabar ini, Bagas kenal dengan ayu dan ibunnya sebelom istrinnya mengenal mereka pun sudah Bagas anggap ibu ayu adalah ibu kedua baginnya dan ayu juga sudah Bagas anggap adik, tapi ketika kabar ini yang di beri tahu oleh sang istri Bagas jadi sedih mendengarnya,
"apa kamu serius sayang"
__ADS_1
ucap Bagas yang tak percaya, dan Aisyah sang istri pun mengangguk kan kepala,
"iyya mas Aisyah, ingin minta tolong sama mas agar cari orang yang sudah membuat ayu seperti ini, agar dia bisa bertanggung jawab atas apa yang dia perbuat, sakit mas hati Aisyah liat ayu seperti ini hiks...hiks..."
ucap Aisyah meminta tolong kepada sang suami agar mau mencari orang yang, telah membuat ayu sang adik seperti ini, agar orang tersebut mau bertanggung jawab atas apa yang dia perbuat,
Bagas yang mendengar sang istri meminta tolong, kepadannya pun langsung memeluk sang istri menc*umi kening sang istri sambil berkata,
'mas jangji akan mencari orang tersebut, yang sudah menghancurkan ayu, hati mas juga sakit sayang karna apa? karna ayu pun sudah mas anggap seperti adik mas, jauh sebelom kamu mengenalnya ayu sudah mas anggap adik sendiri dan ibu ayupun bi sri, sudah mas anggap ibu kedua bagi mas, kamu jangan bersedih mas jangji akan mencari nya sayang"
ucap Bagas berjangji kepada Aisyah, Aisyah pun menc*um sang suami sambil berkata
"jangji ya mas"
ucap Aisyah sambil mengambil tangan kelingking Bagas sang suami, agar berjangji Bagas pun menuritinnya dan berkata,
"iyya sayang, tapi ada sesuatu yang ingin mas bicarakan sama kamu"
"bicaralah mas"
ucap Aisyah, Bagas pun langsung berbicara,
"sayang mas lusa harus pergi ke Surabaya, untuk mepembangunan perusahaan yang di peroleh oleh mas dan juga Paman mas, paman Bayu"
unjar Bagas kepada Aisyah, Aisyah pun bersuara,
"yasudah pergi sajah mas, kan juga seperti itu"
ucap Aisyah kepada Bagas karna memang biasannya Bagas itu pergi pulang dua atau tiga hari paling lama lima hari, tapi situasi dan keadaan sekarang berbeda, Bagas pun bersuara kembali'
__ADS_1
"iyya sayang tapi kali ini, tidak untuk dua atau tiga hari tapi untuk dua bulan, atau bisa sajah lebih karna pembangunan tersebut pun cukup besar, mas takut saat nanti kamu mau lahiran pun mas tidak bisa ada di sampingmu sayang"
ucap Bagas kepada Aisyah, Aisyah yang mendengar pun langsung memeluk sang suami sambil menangis,
"hiks....hiks... kenapa harus mas yang pergi? kenapa tidak Paman mas sajah yang pergi, Aisyah takut mas Aisyah tidak biasa di tinggalkan oleh mas dengan jarak yang lama, apa lagi adek adek yang notabenenya ngga bisa jauh dari ayahnnya hiks...hiks.."
ucap Aisyah sambil menangis lagi di pelukan sang suami, sang suami pun menceritakan apa yang terjadi, agar sang istri mengerti dan akhirnya sang istri pun mengerti,
"Aisyah akan mengijinkan mas pergi, asal mas berjangji akan pulang kembali' ke sini rumah mas, dan menepati jangji mas untuk mencari laki-laki yang sudah membuat ayu seperti ini"
ucap Aisyah, Bagas pun tersenyum karna sang istri mengijinkannya, dia pun menjawab,
"iyya sayang mas, jangji akan pulang kembali' dan menepati jangji mas untuk mencari laki-laki tersebut, bilang dengan ayu untuk bersabar dan doakan mas, agar pembangunan tersebut segerah selesai agar mas bisa cepat kembali' sebelom kamu melahirkan itu harapan mas sayang"
ucap Bagas kepada Aisyah sang istri yang tadinnya menangis pun jadi tersenyum sambil berkata,
"iyya mas sayang, insyaallah Aisyah akan selaluh, mendoakan mas agar cepat pulang, dan perkerjaan tersebut segerah selesai"
ucap sang istri
"iyya sayang, kalo begituh boleh kan malam ini, mas kunjungi si kembar"
ucap Bagas kepada sang istri Aisyah, sang istri pun menggunakan kepala sambil berkata,
"iyya mas lakukan sajah ini hak mas"
ucap Aisyah sang istri memberi ijin kepada sang suami agar melakukan hal tersebut, sang suami Bagas pun tersenyum langsung sajah dia menindihi sang istri, dan terjadilah malam panas itu,
**bersambung........
__ADS_1
hy Kaka Kaka, apa kabar semoga selaluh di berikan kesehatan ya, terima kasih sudah berkunjung membaca cerita ini, semoga kalian semua, di beri kelancaran dalam perkerjaan dll, semoga selaluh di beri kesehatan sama Allah SWT amin amin, doaku yang baik baik ajah**"