
akhirnya Aisyah pun keluar dari kamar mandi tersebut, dan Aisyah pun langsung bertanya kepada ayu, tentang tesfek tersebut, Aisyah berjalan ke arah ayu, yang kebetulan sedang bersandar di kasur tersebut,
setelah Aisyah sudah sampai di depan ayu, sebelom Aisyah bersuara pun ayu terlebih dahulu bersuara,
"ada apa ka"
ucap ayu yang melihat Aisyah mendekatinnya ucapan ayu pun sukses membuat Aisyah langsung mengeluarkan kedua alat tesfek tersebut, dan memberikan kepada ayu
"ini apa dee, jawab Kaka siapa yang hamil, mengapah ada di dalam kamar mandimu"
ucap Aisyah kepada ayu yang mungkin sedikit agak tegas, sontak sajah ayu yang melihat dan mendengar pun terkejut pasalnnya dia lupa jika, alat tersebut tidak dia simpan, sehingga lebih dulu ketahuan oleh Aisyah ayu pun, langsung sajah menangis,
"hiks...hiks.. itu punya ayu ka, maafkan ayu ka. ayu ini sudah kotor hiks.. hiks.."
tangis ayu pun semakin jadi ayu menangis aisyah yang melihat ayu menangis pun, mendekatinnya sambil memeluknya, Aisyah bukannya benci kepada ayu tapi Aisyah kecewa, kepada ayu tapi Aisyah tidak mau souzon dulu sebelom tau apa penyebabnya ayu hingga hamil begini, ayu yang melihat Aisyah memeluknya pelahan lahan mundur sambil berkata,
"hentikan Kaka, jangan peluk ayu, ayu ini sudah tidak suci lagi ka ayu kotor hiks..hiks"
ucap ayu yang menjauh dari Aisyah, tapi bukan Aisyah namannya jika tidak mendekati ayu, Aisyah pun langsung bertanya
__ADS_1
"siapah yang berani berbuat mu seperti ini Dee, siapah yang sudah mengambil mahkotamu, katakan sejujurnya biar Kaka cari orangnnya hiks.."
ucap Aisyah sambil memeluk ayu, ayu yang di peluk lagi lagi menolak,
"cukup kaka, jangan peluk ayu, sudah ayu bilang ayu ini kotor ka, kotor kotor hiks"
ucap ayu namun Aisyah tidak memperdulikan itu Aisyah pun tetap memeluk ayu,
"bagi Kaka, kamu tidaklah kotor Dee, jawab Kaka siapah yang tega membuatmu seperti ini hiks"
Aisyah menangis sambil memeluk ayu, namun tanpa mereka sadari ibu dari ayu BI Sri pun mendengarkan perkataan mereka, karna pintu tidak di tutup rapat, ibu ayu pun sudah banjir air mata, tak tahan dari tadi akhirnya ibu ayu pun masuk ke dalam,
ucap ibu ayu menangis langsung memeluk ayu, ayu yang melihat ibunnya menangis pun langsung terkejut ibunnya mendengar semuanya, ayu pun langsung bersujud di kaki sang ibu sambil berkata,
"hiks..hiks.. maafkan ayu buu, ayu sudah membuat ibu malu, ayu pun tidak tau siapah yang telah, mengambil mahkota ayu karena saat itu ayu sedang di ajak sahabat ayu, ke pesta sahabat ayu, yang sedang ulang tahun, trus ayu minum minuman, tapi tidak berakhol, tapi anehnya tak lama setelah meminum minuman itu, badan ayu jadi panas buu, ayu pun meminta ijin untuk ke toilet sama sahabat ayu, awalnnya dia mau anter ayu tapi ayu bilang ayu bisa sendiri, setelah ayu sudah sampai di depan toilet ayu mau buka pintu tersebut, tapi ayu di bius oleh seseorang ibu Kaka, hiks...hiks.."
ucap ayu sambil menangis Aisyah menenangkan ayu, tapi sang ibu bertanya lagi
"lalu sesudah itu bagai mana akhirnya ayu, coba jelaskan agar ibu bisa mengerti"
__ADS_1
unjar sang ibu, ayu pun menjawab
"ketika ayu sudah membuka mata, hari pun sudah berganti pagi hari ayu pun kaget, ada di kamar hotel mewah buu, dan ayu lebih kaget ketika melihat tubuh ayu tanpa pake apapun, hiks..."
ucap ayu menangis, Aisyah langsung sajah memeluk ayu, dan sang ibu pun tidak memarahi ayu, karna ini murni kecelakaan, ini bukan salah anaknnya ayu, tapi ini adalah takdir"
Aisyah yang, mendengar ayu menceritakan hal tersebut pun ikut menangis dan langsung bertanya, agar nanti di cari oleh suaminnya siapah yang tega mebuat ayu seperti ini,
"kamu tau tempat hotel tersebut Dee"
ucap Aisyah kepada ayu dan ayu pun menganggutkan kepala sambil berkata
"iyya ka, hotel bintang lima Jakarta"
ucap ayu kepada Aisyah, Aisyah pun langsung bersuara
"baiklah nanti biar mas Bagas bantu cari orang tersebut, agar dia mau bertanggung jawab atas perbuatannya"
ucap Aisyah sambil memeluk ayu,
__ADS_1
bersambung...