(Permata Hati),Air Mata Aisyah

(Permata Hati),Air Mata Aisyah
part48


__ADS_3

sementara itu, di tempat lain terlihatlah dua orang pria sedang berbicara,


"gimana Vin, apa udah ada kabar baru?"


ucap seorang pria tampan siapa lagi dia adalah Bagas,


"gas, maaf bahwa sampai hari ini Masi belom ada kabar"


ucap kevin sahabat Bagas, yang sedang di tugaskan untuk mencari seseorang, Bagas yang mendengar pun bersuara


"g*a kasihan sama istri g*a Vin, dan juga papa mama mertua g*a, yang sampai detik ini, Masi berharap kalo kakannya, istri g*a Masi ada, kalo pun sudah tiada, mereka ingin tau tempat peristirahatan terakhirnya, anak mereka Vin, g*a ngga sanggup lihat istri g*a, sedih meski g*a tau dia berusaha menutupinya dari g*a, tapi g*a tau dari sorot matannya ada, kerinduan pada sang Kaka, apa lagi dia ngga pernah lihat secara langsung, wajah kakannya karna dari dalam kandungan dia, udah ngga liat kakannya, bahkan sampai dia lahirpun, kakannya ngga ada"


ucap Bagas yang panjang lebar sambil meneteskan air mata, karna dia tak sanggup melihat sang istri menangis, dan Kevin sang sahabat yang melihat Bagas, menangis pun langsung mengusap punggungnya sambil berkata,


"sabar gas, semua itu butuh proses, berdoa dan istiar juga harus, selebihnnya kita serahkan kepada Allah, selama g*a Masi bernafas insyaallah atas ijin Allah, istri dan mertua l*h akan di pertemukan, meskipun g*a ngga jangji akan bertemu secara, hidup tapi setidaknya istri dan mertua, l*h tau tempat peristirahatan terakhir anaknnya"


ucap kevin kepada Bagas,


"tengkyu, bro l*h emang sahabat terbaik bagi g*a, yang ngerti posisi dan keadaan, g*a saat ini"

__ADS_1


tutur kata Bagas pun di balas dengan Kevin,


"sama sama lah bro, Kalam kita kan cs, hehe...."


ucap kevin pun langsung anggukan oleh Bagas, dan Bagas ijin kepada kevin untuk pergi menemui rekan bisnisnya"


"yaudah Vin, g*a pamit dulu ya, ada jangji sama pak bayu"


pamit Bagas pun di balas oleh Kevin


"yaudah hati hati ya gas"


ucap kevin dan di anggukan oleh Bagas, dan Bagas pun keluar dari ruangannya, dia mau menemui rekan bisnisnya,



Bagas yang berjalan tetapi banyaknya kaum hawa, yang memperhatikannya, banyak perempuan yang bersuara tapi di abaikan oleh bagas, Bagas berjalan sambil pake, kacamata dan jaket mirip seperti, oppa oppa korea, maka tak jarang para kaum hawa yang melihatnya, langsung bersuara, bahkan ada yang pernah juga menawarkan dirinnya kepada Bagas, namun Bagas bukanlah lelaki yang berengsek, maka Bagas abaikan suara suara mereka"


bagas yang berjalan tanpa melihat kanan dan kiri pun, tak sengaja menabrak, seorang wanita cantik dan seksi"

__ADS_1



"bruk"


bunyi tabrakan tersebut wanita itu pun terjatuh ke lantai, karna tidak sengaja kesenggol oleh Bagas, yang sedang terburu buru, karna Bagas sedang mengejar waktu"


Bagas yang mendengar suara itu pun langsung menengok dan ketika dia sudah menengok ke arah kiri, ternyata ada wanita yang terjatuh, karnannya yang tak sengaja menabrak, dan Bagas pun baru sadar, Bagas pun langsung mengulurkan tangannya kepada sang wanita dan sang wanita itu pun memegang tangan Bagas,


"nonah maafkan saya, yang tidak sengaja"


ucap Bagas yang sambil membantu wanita tersebut berdiri sementara sang wanita yang, mendengar tutur kata halus dari, seorang pria pun langsung melihat ke arah sang pria, dan sunggu, saat sang wanita melihat ke arah pria tersebutpun, sang wanita itu langsung memegang jantungnya,


"tampan ya tuhan"


kata hati sang wanita


tak mau lama lama, pun sang wanita langsung bersuara,


"tidak apa apa aa, dan terima kasih sudah menolong sayah"

__ADS_1


ucap sang wanita lalu, di anggukan oleh Bagas dan Bagas pun pergi dari tempat tersebut, namun banyak pasang mata kaum hawa, yang bersuara betapah beruntungnnya sang wanita tersebut di tolong oleh sang pangeran, dan banyak yang memuji bahwa mereka berdua sangatlah cocok"


bersambung.......


__ADS_2