
**sementara itu di tempat lain tepatnnya sudah 6 bulan berlalu, ada yang masi ingat kan dengan Alya, dan bagaimana sekarang kabarnnya,
ya Alya sekarang kabarnya baik cukup baik tapi Alya** sekarang tinggal di rumah Adam karna Alya tak mau bertemu dengan tantehnnya yang egois mau menang sendiri, dan tantehnnya itu Masi sajah menghasut Alya untuk menghancurkan rumah tangga Bagas dan Aisyah, Alya harus jadi istri keduanya Bagas tetapi, Alya Masi bingung satu sisi dia sudah tidak mau merusak rumah tangga adiknnya sendiri di sisi dia Masi bingung, mengapa tantehnnya begituh jahat, padahal Alya sudah mulai melupakan dendamnnya itu dengan orang tua Aisyah tapi tantehnnya terus terus menerornya dan mengancamnnya,
**hati Alya bingung, satu sisi Alya sudah bisa melupakan Bagas dan sudah mulai ada rasa dengan Adam, orang yang menolongnya sewaktu dia kecelakaan mungkin jika tidak ada Adam Alya sudah tiada,
Adam rela mendonorkan darahnya sendiri untuk Alya padahal Adam belom kenal siapa Alya tapi Adam mau menolongnya,
6bulan bukanlah waktu yang sebentar setengah tahun tinggal bersama adam dan mamannya Alya pun pelahan lahan Alya sudah bisa membaca Al-Qur'an, meski penampilannya kini belom sepenuhnya berubah, ya alya Masi memakai pakean pendek**,
seperti hari ini Alya dengan adam sedang bermain sedaha sedahan alya yang di belakang Adam yang bawa pedah tersebut
karna Alya jarang di ajak Adam keluar dari rumahnnya, Alya kurang tau daerah luar kali ini Adam ada waktu mengajak Alya untuk mengelilingi komplek rumahnnya, Alya yang senang di ajak keluar pun tertawa bahagia dengan ****Adam****
**Adam pun ikut tertawa entah kenapa hati Adam jadi berbeda sejak kedatangan Alya ini, mengubah hidupnnya yang dulu sedih karna di tinggal tunangannya menikah dengan calon Kaka iparnya sendiri tapi ketika di pertemukan dengan Alya Adam jadi pelahan lahan mulai bisa melupakan Aisyah sang calon istrinya namun takdir berkata lain, melihat Alya Adam merasa melihat Aisyah ada kembali di kehidupannya meski kini penampilan yang berbeda Adam juga tak tau entah ada apa pada hatinnya ini, 6 bulan bersama Alya mama Adam pun sudah mulai sayang kepada Alya, bahkan mama Adam pun tak segan segan menyuruh sang anak untuk meminang Alya kepada keluargannya, namun Adam Masi ragu dengan perasaannya bukan tak mau untuk meminang Alya tapi Adam Masi trouma akibat pernikahannya yang tak sampai,
Adam pun belom yakin dengan perasaanya dia takut menyakiti Alya jika dia Masi belom bisa melupakan masa lalunya, maka dari itu Adam diam belom menyatakan perasaannya kepada Alya, Adam takut ini hanyalah perasaan suka sesaat dan hilang begituh sajah, Adam tak mau membuat Alya sedih tak mau menyakiti Alya,
tapi Adam takut pasalnnya Alya pernah bilang jika tantehnnya yang selaluh mengancam Alya untuk merebut apa yang seharusnya jadi milik Alya, membalaskan dendamnnya, Alya hanya cerita sampai di sana tapi Adam jadi penasaran maka dari itu pun salah satu alasan mengapa Adam tidak sepenu'h hati dengan Alya dia Masi ragu karna Alya Masi berurusan dengan tantehnnya dan juga dendamnnya Adam jadi ragu,
Masi asik dengan sepeda pedahan, tak lama pun Adam** ****berhenti****
__ADS_1
dan bersuara
"Alya,"
ucap Adam kepada Alya yang masi asik berpegangan tangan di pinggang Bagas tanpaknnya Alya belom menyadari jika Adam sudah berhenti tak lama adampun memegang tangan Alya dan Alya pun terkejut dan langsung tersadar jika Adam sudah tak lagi membawa sepedah tersebut ke lalu Alya melihat tempat yang indah dan dia langsung menoleh ke arah Adam karna tangannya di pegang Adam dan bertanya
"iyya ka, ada apa?"
pertanyaan Alya kepada Adam dan Adam yang di tanya pun langsung melepaskan tangannya dari Alya sungguh Adam pun tak ada niat persentuhan dengan alya tapi ketika tangan Adam dan Alya bersentuhan hatinnya adam jadi dak dig duk tak karuan tak lama pun adam menjawab
"Alya sebenernya Kaka mau bilang sesuatu kepada alya, tapi tidak untuk sekarang,"
ucap Adam sambil menatap mata Alya
ucap hati Alya dan Alya yang di tatap pun bersuara karna dia juga penasaran pasalnnya baru kali ini Adam berbicara tapi tidak di lanjut malah menunggu nanti Alya yang penasaran pun akhirnnya membuka suaranya kepada Adam
"iyya emangnnya Kaka, mau bilang apa sama Alya? ko ngga bisa bilang sekarang memang kenapa ka"
akhirnnya Alya pun bertanya tak lama Adam pun bersuara
"Kaka cuma harap, Alya sabar menanti suatu saat nanti bilah jodoh pasti di satukan"
perkataan Adam pun membuat Alya bingung dan bertanya mengapa Adam berbicara seperti itu apakah Adam ada rasa dengan Alya atau hanya sekedar mengingatkan, dan Alya pun menjawab
__ADS_1
"mengapah Kaka berbicara seperti itu?"
ucap Alya kepada Adam sementara Adam yang di tanya pun langsung tersenyum sambil bersuara
"kaka takut kamu terhasut oleh tanteh kamu, Kaka takut kamu menuruti semua kemauannya, Kaka mohon jangan percaya oleh tanteh kamu yang katannya, (..........) Kaka yakin tanteh kamu punya Maksud lain Alya, dan Kaka mohon tolong jaga jari manismu, karna suatu saat nanti jika memang di takdirkan dan di jodohkan, akan ada seseorang yang datang untuk meminang mu, Kaka mohon bersabarlah, dan Kaka minta jari manismu untuk berjangji dengan Kaka, bahwa kamu akan menunggu waktu itu tiba"
ucapan Adam pun membuat Alya bertanya tanya mengapa Adam meminta berjangji akankah seseorang itu adalah Adam akankah Adam yang akan meminangnya tak pikir waktu lama akhirnnya Alya pun memberikan jari kelingking nya dan Alya dan Adam pun berjangji
tak lama Alya pun bersuara dan berkata
"**ka, insyaallah Alya siap menunggu ka, tapi Alya hanya manusia biasa jika, memang di takdirkan dan di jodohkan alya akan siap menunggu, tapi jika memang tidak di ijinkan dan di takdirkan, Alya akan menerima pinangan orang lain ka, karna Alya hanyalah manusia biasa"
ucap Alya pun membuat Adam tersenyum meskipun kini Adam belom memberi tau tentang perasaanya tapi Adam tersenyum dan Adam hanya bisa pasrah terhadap takdir dari...
Allah jika memang Alya yang di takdirkan untuknnya maka sejauh manapun akan di satukan namun jika bukan, Adam juga ikhlas mungkin harus merasakan kehilangan lagi untuk yang kedua kalinya, bukanya Adam tak mau untuk meminang Alya sekarang tapi Adam ingin tau siapa Alya dan siapa keluargannya identitasnya bahkan saat ini pun Adam belom bisa menemukannya, dan Adam juga Masi penasaran dengan tantehnya Alya sebenernya ada apa di balik semua ini, Adam sudah tau bahwa kejadian kecelakaan Alya itu di sengajai oleh tantehnnya sendiri Adam tau dari orang suruhannya, tapi yang jadi pertanyaan Adam saat ini mengapa, tega seorang tanteh menyelakai keponakan sendiri,
bersambung......
pengen langsung ENDING.....
TAPI NGGGA SERU KLO BELOM TERUNGKAP SEMUANNYA....
__ADS_1
LANJUT JANGAN NIE**.....?